#USEndsLatestStrikesOnIran AS Mengakhiri Serangan Terbaru ke Iran Setelah 90 Sasaran Ditumbuk di Dorongan Hormuz
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan gelombang serangan terbarunya ke Iran sudah berakhir. Aksi ini muncul setelah operasi berdurasi lima jam yang menghantam sekitar 90 lokasi terkait ancaman jalur pelayaran Hormuz. CENTCOM juga mencatat serangan putaran sebelumnya selama 90 menit pada pukul 7:30 pagi waktu DC.
Di mana AS menyerang? Daftarnya panjang: Bandar Abbas, Bushehr, Chah Bahar, Jask, Konarak, Abu Musa, Khormuj, Ahvaz, Qeshm, Tunb, Kuh-e Stak, dan Sirik. Klip hitam-putih memperlihatkan kerusakan landasan pacu dan pembakaran peluncur. Salah satu tujuannya adalah mengekang dorongan Iran terhadap kapal tanker dan kapal kargo.
Reaksi samping meledak pada 14 Juli. Pers Iran mengatakan AS menghantam silo gandum di Hoveyzeh. CENTCOM mengatakan itu salah. Yang benar adalah serangan mengenai situs militer di Bandar Abbas, Khormuj, Ahvaz, Qeshm, Tunb, Bushehr, dan Kuh-e Stak untuk memotong daya serang kapal Iran. Iran, di sisi lain, membalas dengan menghantam pangkalan AS di wilayah Teluk serta memotong arus Hormuz selama berhari-hari.
Kenapa putaran ini? Gencatan terputus pada 8 Juli. AS dan Iran sempat memiliki kesepakatan penghentian sementara singkat sejak 28 Juni, tapi serangan kapal baru di Hormuz mematahkannya. AS membalas selama tiga hari berturut-turut, 11, 12, 13 Juli, lalu gelombang baru pada 14 dan 15 Juli. Pada 10 Juli, Presiden Trump memberi tahu Kongres bahwa bentrokan dimulai lagi pada 7 Juli, membuka jendela penggunaan kekuatan selama 60 hari. Ia mengatakan tindakannya untuk menjaga warga AS dan tujuan AS di kawasan tersebut. Pada 15 Juli, AS bahkan memberlakukan lagi blokade laut pada pelabuhan Iran.
Kenapa dihentikan sekarang? Lima pemicu:
1. Biaya tinggi, risiko bentrokan melebar. 2. Rekan-rekan kawasan Teluk mendorong agar tenang. 3. Risiko lonjakan minyak. 4. AS ingin jalur Hormuz tetap terbuka, bukan tertutup. 5. Isyarat pembicaraan jalur belakang.
Balasan Iran bercampur. Jalur publik bersikap keras, dengan janji dan klaim serangan ke pangkalan AS. Jalur privat lebih lunak, dengan pelepasan pemegang ganda AS-Iran, Dena Karari, yang ditahan sejak 2024. Trump memuji itu sebagai itikad baik.
Nadi pasar: Minyak mereda sedikit setelah kabar penghentian, namun tetap diperdagangkan menguat karena kekhawatiran Hormuz. Tarif tanker tetap tinggi. Emas turun. Saham melihat kelegaan. Untuk kripto, sentimen membaik. BTC bertahan kuat di atas level kunci, ETH bertahan, sementara SOL dan alt besar melihat arus beli. Indeks ketakutan melandai. Arus stabil naik. Di Gate, volatilitas spot naik, pendanaan perp datar, dan arus masuk ETF menguat.
Yang perlu diperhatikan berikutnya:
• Data arus Hormuz dan pelacakan tanker. • Tanda apa pun dari pembicaraan AS-Iran. • Briefing CENTCOM dan langkah blokade minyak. • Klaim serangan basis Iran vs balasan AS. • Minyak, DXY, imbal hasil AS.
Prakiraan perdagangan untuk kru Gate: Pertahankan spot inti, hindari leverage tinggi, gunakan stop loss, gunakan grid untuk kondisi berombak, simpan kas untuk penurunan, gunakan Earn untuk USD menganggur. Jangan mengejar lonjakan FOMO. Risiko tetap tinggi, ketenangan rapuh.
Inti kesimpulan: AS mengatakan pekerjaan sudah selesai untuk saat ini, 90 situs ditumbuk, target tercapai. Tapi permainan Hormuz tetap berjalan.