
Tinjauan data utama pasar harian dan analisis tren, dipersembahkan oleh PANews.
Pasar tengah mencermati arah kebijakan moneter Amerika Serikat di masa depan. Presiden AS Donald Trump telah secara tegas menyatakan rencana untuk menunjuk Ketua Federal Reserve yang baru pada awal 2026, dan mengisyaratkan Direktur Dewan Ekonomi Nasional Kevin Hassett sebagai kandidat pilihannya. Trump sejak lama mengkritik Ketua saat ini, Jerome Powell, yang dinilai lamban dalam menurunkan suku bunga, dan berharap penggantinya dapat lebih agresif mendorong kebijakan pelonggaran. Meski kandidat akhir harus dikonfirmasi oleh Senat, dan daftar calon masih mencakup nama-nama senior seperti Christopher Waller dan Michelle Bowman, fokus pasar telah tertuju pada kemungkinan perubahan kebijakan di masa depan.
Sementara itu, divisi komputasi awan Amazon, AWS, meluncurkan chip AI generasi baru Trainium 3 pada konferensi tahunannya, dan mengumumkan dukungan Trainium 4 berbasis NVLink Nvidia. AWS juga meluncurkan seri model Nova 2 dan berbagai layanan inovatif lainnya, dengan tujuan memperkuat tantangan terhadap dominasi Nvidia dan Google di bidang AI. Langkah ini mendorong harga saham Amazon naik, sementara saham Nvidia dan AMD tertekan. Secara keseluruhan, meskipun pasar saham AS tampil kuat belakangan ini, ketidakpastian ekonomi makro, persaingan teknologi yang semakin ketat, serta perbedaan sentimen pasar membuat arah ke depan masih penuh ketidakpastian.
Pasar Bitcoin baru-baru ini mengalami volatilitas hebat, dengan harga sempat turun ke 83.800 dolar AS sebelum rebound kuat menembus 93.800 dolar AS, memicu perdebatan hangat di kalangan analis mengenai arah harga selanjutnya. Kelompok optimis menilai siklus kenaikan baru telah dimulai. Analis Michaël van de Poppe menekankan bahwa menembus 92.000 dolar merupakan kunci untuk menguji level psikologis 100.000 dolar. Nick Ruck juga menyatakan bahwa ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan arus balik dana ETF menjadi katalis makro yang mendukung Bitcoin kembali ke 100.000 dolar dalam beberapa bulan ke depan. Laporan Bitwise menyoroti dari sudut suplai uang global, menilai nilai Bitcoin saat ini sangat undervalued, dengan nilai wajar model mereka mendekati 270.000 dolar. Analis teknikal Man of Bitcoin dan Axel Bitblaze juga bersikap positif; Man of Bitcoin menargetkan harga 96.965 dolar, sementara Axel Bitblaze menilai 80.000 dolar mungkin telah menjadi dasar siklus ini dan target menembus 100.000 dolar sebelum akhir tahun, dengan likuidasi short di atas 93.000 dolar berpotensi menjadi pendorong kenaikan.
Namun, pasar juga dipenuhi suara hati-hati dan bearish. Analis Bloomberg, Mike McGlone, memperingatkan bahwa Bitcoin bisa kembali menguji 50.000 dolar. Kepala riset BRN, Timothy Misir, mengamati bahwa penambahan kepemilikan oleh whale melambat sementara retail justru mempercepat pembelian — ini sinyal klasik kerentanan di fase akhir siklus. Analis Murphy menegaskan, bila harga turun di bawah 80.000 dolar, banyak pemegang jangka panjang bisa mengalami unrealized loss, meningkatkan risiko sensitivitas harga. Data F2Pool menunjukkan, pada harga saat ini, sebagian besar mesin mining lama sudah dalam kondisi merugi dan dimatikan, berpotensi memberi tekanan jual ke pasar. Dari sisi teknikal, analis umumnya fokus pada area support penting di 86.000-88.000 dolar; jika jebol, aksi jual lebih luas bisa terjadi. Selain itu, pasar juga terpengaruh secara signifikan oleh sektor keuangan tradisional dan ekonomi riil, misalnya perusahaan Strategy yang memperbarui ekspektasi laba fiskal 2025 berdasarkan rentang harga Bitcoin, dengan target pendapatan sangat tergantung pada kemampuan Bitcoin bertahan di rentang 85.000 hingga 110.000 dolar.
Pasar Ethereum juga menghadapi titik krusial, meski harganya telah rebound ke atas 3.000 dolar, sentimen pasar masih didominasi keraguan. Data pasar derivatif menunjukkan, premi tahunan futures Ethereum bertahan di level rendah 3%, sementara premi opsi put relatif terhadap call justru melebar, menandakan trader aktif melakukan hedging risiko penurunan dan kurang yakin pada kenaikan lebih lanjut. Dari sisi fundamental, jaringan Ethereum menghadapi tantangan, dengan biaya jaringan mingguan turun tajam 49% dan volume transaksi DEX menurun. Dalam konteks ini, analis memberikan prediksi harga yang beragam. Pandangan bearish menilai bila harga gagal bertahan di support kunci, bisa terjadi koreksi lebih dalam. Model MVRV dari Glassnode menunjukkan, jika support di sekitar 2.820 dolar jebol, target berikutnya adalah 2.500 dolar. Pola “bearish pennant” di grafik harian menunjuk ke area 2.200-2.220 dolar. Namun, peluang kenaikan masih terbuka. Analis Don menyoroti pola “falling wedge” yang membuka kemungkinan rebound ke 3.550 dolar. Man of Bitcoin, berdasarkan Fibonacci retracement, memperkirakan harga bisa menguji 3.216 dolar. Analis Wolf menilai pasar mendekati titik krusial, yakni neckline inverted head and shoulders di kisaran 3.700 dolar, yang menjadi penentu keberlanjutan bull run.
(Sumber data: CoinAnk, Upbit, Coingecko, SoSoValue, CoinMarketCap)

Top gainers 24 jam di antara 100 koin teratas: Sui naik 30,2%, Pudgy Penguins naik 26,4%, Chainlink naik 18,9%, Virtuals Protocol naik 18,7%, Pepe naik 18,5%

Artikel Terkait
Tidak, Bitcoin Tidak Membentuk Pola 'Cangkir dan Pegangan' Menuju $500.000, Kata Peter Brandt - U.Today
Graydex mengirimkan 211 BTC dan 3844 ETH ke alamat CEX tertentu
Hari ini, ETF Bitcoin AS mengalami arus keluar sebesar 5409 BTC, dan ETF Ethereum mengalami arus keluar sebesar 36599 ETH