Prospek Obligasi Berkelanjutan Wilayah Asia-Pasifik 2026: Peluang Tersembunyi dari Jatuh Tempo Massal

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Setelah mengalami penurunan pada tahun 2025, pasar obligasi berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan tetap stabil atau sedikit meningkat pada tahun 2026. Peningkatan jumlah jatuh tempo obligasi, pasar obligasi dalam mata uang lokal yang tetap relatif aktif, serta perkembangan regulasi dan aturan yang berkelanjutan, dapat mendukung penerbitan obligasi berkelanjutan. S&P Global Ratings memperkirakan bahwa volume penerbitan obligasi berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik akan tetap berada di kisaran 170 miliar hingga 200 miliar dolar AS pada tahun 2026.

Dukungan dari Jatuh Tempo Besar dan Langkah Regulasi untuk Penerbitan

Di antara obligasi berkelanjutan yang diterbitkan selama periode aktif di Asia-Pasifik pada 2020—2021, sekitar 180 miliar dolar AS akan jatuh tempo pada tahun 2026. Jumlah jatuh tempo ini berpotensi menjadi dasar refinancing untuk obligasi berlabel. Namun, penerbit juga mungkin memilih untuk melakukan refinancing dengan obligasi tradisional.

Disarankan untuk mengakses database Caixin, yang memungkinkan Anda memantau data makroekonomi, saham, obligasi, profil perusahaan, dan data keuangan kapan saja.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan