Era Keuangan Baru di Tahun 2026: Ondo Finance dan Solana Mengubah Wajah Wall Street

Pasar
Diperbarui: 2025-12-17 06:11

Ondo Finance baru-baru ini mengumumkan di X bahwa platform saham dan ETF ter-tokenisasi miliknya akan resmi diluncurkan di blockchain Solana pada awal tahun 2026.

Kabar ini dengan cepat menyebar di industri kripto. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa ini akan menjadi platform saham dan ETF ter-tokenisasi terbesar hingga saat ini, dengan tujuan membawa likuiditas Wall Street ke pasar modal digital.

01 Tren Industri

Langkah terbaru Ondo Finance bukanlah keputusan mendadak, melainkan hasil dari pesatnya pertumbuhan pasar saham ter-tokenisasi. Berdasarkan data Token Terminal, per Desember, valuasi saham dan komoditas ter-tokenisasi telah mencapai rekor tertinggi.

Komoditas ter-tokenisasi bernilai US$3,7 miliar, sementara saham ter-tokenisasi sekitar US$808 juta. Meski aset-aset ini masih mewakili bagian kecil dari keseluruhan pasar aset dunia nyata ter-tokenisasi, sektor ini menunjukkan pertumbuhan aktif dalam beberapa bulan terakhir.

Ondo Finance melaporkan bahwa nilai saham ter-tokenisasi di platformnya mencapai sekitar US$368 juta, menjadikannya, bersama satu pemain besar lain yakni XStocks, sebagai pemimpin industri.

02 Evolusi Platform

Perjalanan Ondo Finance dalam tokenisasi telah dimulai jauh sebelum pengumuman ini. Pada awal September, Ondo Finance dan Ondo Foundation meluncurkan lebih dari 100 saham dan ETF AS ter-tokenisasi di Ethereum.

Aset-aset ini menawarkan perdagangan on-chain 24/7 bagi pengguna di Asia Pasifik, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin. Untuk memastikan kepatuhan regulasi, investor dari AS dan Inggris dikecualikan. Saat itu, Ondo telah menyampaikan rencana ekspansi ke BNB Chain dan Solana dalam tahun yang sama.

Ekspansi lintas rantai dari Ethereum ke Solana menandai upaya Ondo Finance membangun ekosistem multi-chain untuk aset ter-tokenisasi. Pergeseran strategis ini dirancang untuk memanfaatkan keunggulan berbagai blockchain, memperluas cakupan aset dan jangkauan pengguna.

03 Terobosan Teknologi

Salah satu tantangan utama saham ter-tokenisasi adalah bagaimana mencerminkan aksi korporasi secara akurat di blockchain, seperti pemecahan saham dan pembagian dividen. Setiap blockchain menangani peristiwa ini dengan cara berbeda, sehingga menciptakan hambatan teknis untuk transfer lintas rantai.

Baru-baru ini, XStocks meluncurkan xBridge, jembatan pertama yang memungkinkan transfer saham antara Solana dan Ethereum sambil tetap mempertahankan seluruh fitur dan nilai saham ter-tokenisasi.

Jembatan ini memanfaatkan CCIP dari Chainlink sebagai infrastruktur lintas rantai, menandai kemajuan teknologi signifikan bagi industri saham ter-tokenisasi dan membuka jalan bagi penerapan multi-chain.

04 Kebangkitan Solana

Solana dengan cepat muncul sebagai blockchain pilihan untuk saham ter-tokenisasi. Data terbaru menunjukkan bahwa tokenisasi saham kini menjadi kelas aset dengan pertumbuhan tercepat di Solana, bahkan melampaui token meme yang sebelumnya sempat populer.

Keputusan Ondo Finance untuk berekspansi di Solana jelas mencerminkan keunggulan blockchain ini dalam hal throughput tinggi, biaya transaksi rendah, dan ekosistem pengembang yang aktif.

Keunggulan teknis tersebut memungkinkan Solana mendukung transaksi keuangan berfrekuensi tinggi dan berbiaya rendah, menawarkan alternatif on-chain yang lebih efisien dibandingkan perdagangan saham tradisional.

05 Momentum Pasar

Pasar saham ter-tokenisasi diperkirakan akan mengalami ekspansi signifikan pada tahun 2025. Jumlah pemilik wallet telah tumbuh menjadi lebih dari 571.000. Meski masih merupakan sebagian kecil dibandingkan dengan pemilik stablecoin, tren pertumbuhan pasar ini cukup kuat.

Saat ini, saham ter-tokenisasi di pasar terbagi dalam dua kategori utama: jenis permissionless dan yang terhubung dengan akun bursa yang telah diverifikasi sepenuhnya. Keragaman ini memberikan pilihan bagi investor dengan profil risiko yang berbeda.

Persaingan di industri semakin intensif. Selain Ondo Finance dan XStocks, platform keuangan tradisional seperti Robinhood juga telah meluncurkan layanan tokenisasi saham di Arbitrum. Lanskap kompetitif ini mendorong inovasi dan meningkatkan pengalaman pengguna di seluruh sektor.

06 Peluang Investasi

Bagi investor internasional, saham ter-tokenisasi menawarkan jalur yang lebih praktis untuk berinvestasi pada ekuitas AS. Pada tahun 2025, minat global terhadap potensi pertumbuhan perusahaan AS semakin mendorong permintaan atas saham ter-tokenisasi.

Sebagai contoh, saham Netflix ter-tokenisasi (NFLXON) milik Ondo Finance. Data perdagangan terbaru di Gate menunjukkan bahwa per 17 Desember, harganya mencapai US$1.043,33, dengan volume perdagangan 24 jam sebesar 108,65 ribu.

Saham ter-tokenisasi lain yang populer, Meta Platforms (METAON), mencatat rekor tertinggi lebih dari US$788,74 pada 18 September 2025. Angka-angka ini menunjukkan bahwa saham ter-tokenisasi tidak hanya menawarkan nilai investasi seperti ekuitas tradisional, tetapi juga volatilitas khas aset kripto.

Struktur kepemilikan saham ter-tokenisasi juga terus berkembang. Meski stablecoin masih mendominasi aset dunia nyata ter-tokenisasi, semakin banyak wallet yang kini berinvestasi di berbagai jenis aset, termasuk komoditas, saham, dana, dan kredit swasta.

07 Prospek

Peluncuran platform saham dan ETF ter-tokenisasi Ondo Finance di Solana mungkin hanya awal dari konvergensi antara keuangan tradisional dan blockchain. Menjelang tahun 2026, sektor ini diperkirakan akan mengalami inovasi lebih lanjut dan panduan regulasi yang semakin jelas.

Pertumbuhan pasar saham ter-tokenisasi tidak hanya bergantung pada infrastruktur teknis yang kuat, tetapi juga pada pengembangan kerangka hukum dan regulasi yang komprehensif. Saat ini, sikap dan kebijakan terhadap sekuritas ter-tokenisasi berbeda-beda di setiap yurisdiksi, menghadirkan tantangan sekaligus peluang.

Dengan semakin banyak institusi keuangan arus utama dan platform perdagangan yang masuk ke ruang saham ter-tokenisasi, pasar diperkirakan akan menarik lebih banyak investor tradisional, meningkatkan likuiditas dan kematangan pasar.

Jika rencana Ondo Finance berhasil, ini dapat mengubah cara investor internasional mengakses pasar saham AS, terutama bagi mereka yang menghadapi hambatan pada saluran investasi tradisional.

"Membawa likuiditas Wall Street ke pasar modal internet" bukan sekadar slogan Ondo Finance—ini bisa jadi menandai arah masa depan evolusi sistem keuangan.

Fusi antara aset keuangan tradisional dan teknologi blockchain sedang menciptakan paradigma investasi baru, di mana aksesibilitas, efisiensi, dan transparansi mendefinisikan ulang cara kerja pasar modal global.

Menjelang tahun 2026, baik industri kripto maupun keuangan tradisional akan mencermati langkah Ondo Finance berikutnya di Solana, serta bagaimana perkembangan ini akan membentuk masa depan pasar aset ter-tokenisasi.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten