California sedang membentuk lanskap regulasi untuk Aset Kripto melalui legislasi, mencari keseimbangan antara inovasi dan perlindungan. Pada tahun 2025, dengan disahkannya AB 1052 dan penerapan Undang-Undang Aset Keuangan Digital (DFAL), lembaga pemerintah California dan bisnis akan menghadapi kerangka kepatuhan baru, menarik perhatian luas dari industri.
Jalur Regulasi Progresif California
- Legalisasi Pembayaran Pemerintah (Tidak Wajib). RUU AB 1052 secara eksplisit mengizinkan (tetapi tidak mewajibkan) lembaga pemerintah di semua tingkat di California untuk menerima pembayaran Aset Kripto mulai 1 Juli 2026. Ini berarti bahwa departemen kota, kabupaten, atau negara bagian dapat memilih untuk menerima aset digital seperti Bitcoin sebagai metode pembayaran untuk biaya layanan publik atau pajak, membuka saluran baru untuk keuangan publik.
- Kontroversi tentang Regulasi Dompet Menganggur. RUU yang sama menetapkan bahwa dompet Kripto kustodian yang tidak memiliki aktivitas pengguna selama tiga tahun akan disita sementara oleh pemerintah negara bagian. Meskipun pemerintah berjanji untuk "menahan daripada melikuidasi" dan mendukung penebusan setelah verifikasi identitas, ketentuan ini telah memicu kritik karena "melanggar sifat terdesentralisasi dari Aset Kripto." Komunitas on-chain secara sinis menyebutnya sebagai "kebijakan penyitaan khas California," mendorong lebih banyak pengguna menuju dompet dingin non-kustodian.
Kepatuhan Korporat: Sistem Lisensi DFAL Secara Resmi Efektif
Mulai 1 Juli 2025, DFAL California akan sepenuhnya diterapkan, dengan persyaratan inti termasuk:
- Ruang lingkup lisensi yang wajib: Bisnis yang terlibat dalam perdagangan, transfer, penyimpanan, atau penerbitan stablecoin aset digital harus mengajukan lisensi dari DFPI (Departemen Perlindungan dan Inovasi Keuangan California), dengan pelanggar menghadapi denda sebesar $100,000 per hari.
- Entitas kunci yang dikecualikan: Bank, broker sekuritas, penyedia teknologi, dan usaha kecil dengan volume transaksi tahunan di bawah $50,000 tidak diwajibkan untuk mengajukan.
- Langkah-langkah perlindungan konsumen: Bisnis berlisensi harus mengungkapkan risiko dan biaya transaksi, mempertahankan cadangan modal yang cukup, dan menerapkan tinjauan anti pencucian uang (AML).
Ketentuan Dompet Tidur: Perlindungan atau Penyalahgunaan?
AB 1052 membawa Aset Kripto di bawah yurisdiksi Undang-Undang Properti yang Tidak Diklaim di California, memicu pendapat yang terpolarisasi:
- Pendukung berargumen bahwa kebijakan ini dapat mencegah aset hilang secara permanen (seperti ketika pengguna lupa kunci mereka atau meninggal), membandingkannya dengan proses penanganan akun tidur di bank.
- Penentang mengkritiknya sebagai pelanggaran hak properti. Pengguna menekankan bahwa penyimpanan mandiri adalah satu-satunya cara untuk menghindari regulasi.
Perbandingan Horizontal: California dalam "Kamp Regulasi Ketat"
Dibandingkan dengan negara bagian lain di Amerika Serikat, California setara dengan New York (sistem BitLicense) dan New Jersey sebagai wilayah dengan regulasi ketat, yang sangat berbeda dari "negara bagian ramah kripto" seperti Wyoming dan Texas. Contohnya:
- New York: Bisnis harus melalui proses persetujuan BitLicense yang rumit, yang mengarah pada biaya kepatuhan yang tinggi.
- Wyoming: Mengakui status hukum DAO dan mengecualikan aset kripto dari pajak properti.
- Connecticut: Secara langsung melarang lembaga negara untuk terlibat dengan aset kripto pada tahun 2025.
Pandangan Masa Depan: Kebijakan Federal dan Negara Bagian
Meskipun California memperketat regulasi, tingkat federal menunjukkan tren relaksasi:
- Administrasi Trump mendorong legislasi "Genius Act" dan "Clarity Act," yang bertujuan untuk memasukkan stablecoin di bawah regulasi federal dan memperjelas standar klasifikasi token sebagai "sekuritas/komoditas."
- DFPI mempertahankan fleksibilitas kebijakan: dapat mengecualikan perusahaan tertentu berdasarkan "kepentingan publik," meninggalkan jalur percobaan untuk inovasi.
California sedang mengeksplorasi legalisasi Aset Kripto dengan mentalitas "kotak pasir regulasi", dan kerangkanya menyampaikan sinyal yang jelas: menerima "atribut mata uang" Aset Kripto (legalisasi pembayaran), sambil memperkuat "atribut aset keuangan" mereka (kepatuhan perusahaan dan perlindungan konsumen).
Jalur ini bisa menjadi model bagi negara bagian—bahkan ketentuan dompet yang tertidur yang kontroversial telah mendorong pengguna untuk menilai kembali nilai sebenarnya dari "kedaulatan kunci pribadi." Saat AB 1052 California sepenuhnya berlaku pada 2026, hasil dari eksperimen ini akan sangat mempengaruhi arah kebijakan aset digital di Amerika Serikat.


