Pendiri Strategy, Michael Saylor, memposting pesan singkat di X, sekali lagi merujuk pada Bitcoin Tracker, disertai dengan keterangan "Orange or Green?".
Pasar secara luas menafsirkan langkah ini sebagai sinyal bahwa Strategy akan segera mengumumkan pembelian Bitcoin berikutnya. Secara historis, perusahaan biasanya mengungkapkan rencana akuisisinya sehari setelah merilis pesan serupa.
01 Sinyal Muncul Kembali
Meskipun pembaruan dari Michael Saylor singkat, pesan tersebut dengan cepat menarik perhatian komunitas kripto. Penyebutan "Bitcoin Tracker" sering dianggap sebagai indikator awal bahwa Strategy tengah bersiap untuk melakukan pembelian Bitcoin berikutnya.
Postingan ini muncul pada awal Januari 2026, di saat pasar sedang mencermati harga Bitcoin.
Pelaku pasar langsung berspekulasi mengenai besaran dan waktu akuisisi terbaru yang mungkin dilakukan Strategy. Bagi mereka yang sudah memahami pola operasional perusahaan, pendekatan ini sudah sangat dikenali.
02 Kerajaan Bitcoin
Strategy mulai mengakumulasi Bitcoin pada tahun 2020 dan sejak itu telah membangun kerajaan aset digital yang masif. Data terbaru menunjukkan bahwa per 15 Desember 2025, Strategy memiliki total 671.268 Bitcoin.
Menurut Bitbo, kepemilikan ini saat ini bernilai sekitar $62,35 miliar, mewakili 3,197% dari total suplai Bitcoin. Harga rata-rata pembelian perusahaan tercatat di angka $66.384,56 per Bitcoin.
Riwayat akuisisi Strategy mencerminkan strategi akumulasi yang konsisten dan agresif. Hanya pada bulan Desember 2025, perusahaan melakukan beberapa pembelian dalam skala besar.
Dengan kepemilikan Bitcoin saat ini, Strategy menjadi pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia, jauh melampaui perusahaan publik lainnya.
03 Konteks Pasar
Sinyal akumulasi terbaru ini muncul di tengah situasi pasar yang kompleks. Harga Bitcoin belakangan ini berfluktuasi dan, per 5 Januari 2026, berada di kisaran $92.966,06.
Pada saat yang sama, harga saham Strategy sendiri mengalami penurunan signifikan sepanjang 2025, turun 49,3% selama setahun.
Para analis menyoroti bahwa penurunan harga saham perusahaan sangat terkait dengan performa Bitcoin yang kurang menggembirakan. Sepanjang 2025, Bitcoin turun 5,7%, memberi tekanan pada Strategy yang sangat bergantung pada nilai Bitcoin.
Baru-baru ini, terdapat beberapa tanda positif di pasar kripto. Pada hari perdagangan pertama tahun 2026, ETF kripto spot AS mencatat arus masuk bersih sebesar $670 juta, menandakan minat investor institusi terhadap kelas aset ini mulai tumbuh kembali.
04 Tantangan Finansial
Meski terus mengakumulasi Bitcoin, Strategy menghadapi berbagai tantangan finansial dan struktural. Kapitalisasi pasar perusahaan saat ini sekitar $45,16 miliar, lebih rendah dari nilai kepemilikan Bitcoinnya.
Kesenjangan ini berarti saham Strategy diperdagangkan dengan diskon 20% hingga 25% dibandingkan nilai aset Bitcoin yang dimiliki.
Klasifikasi ulang indeks MSCI yang akan datang menjadi tantangan lain. MSCI mengusulkan untuk mengklasifikasikan perusahaan yang aset digitalnya melebihi 50% dari total aset sebagai "funds", sehingga tidak memenuhi syarat masuk dalam indeks saham utama.
Bagi Strategy, keputusan ini dapat berdampak besar. JPMorgan memperkirakan, eksklusi dari indeks MSCI bisa memicu arus keluar modal hingga $8,8 miliar.
05 Potensi Dampak
Jika Strategy benar-benar melanjutkan pembelian Bitcoin seperti yang diantisipasi pasar, langkah ini bisa membawa sejumlah efek pada pasar kripto. Masuknya modal baru dapat membantu menopang harga Bitcoin, terutama dalam situasi saat ini.
Aksi beli berkelanjutan dari Strategy juga mengirimkan sinyal bullish jangka panjang yang kuat ke pasar. Sebagai pemegang Bitcoin korporasi terbesar, keputusan strategis perusahaan sangat diperhatikan dan dapat memengaruhi langkah investor institusi lain.
Dengan skala kepemilikan Bitcoin Strategy, bahkan akuisisi yang relatif kecil pun dapat memengaruhi likuiditas pasar. Riwayat pembelian perusahaan menunjukkan bahwa satu kali akuisisi bisa bernilai mulai dari jutaan hingga miliaran dolar.
Pelaku pasar kripto juga memantau posisi likuiditas Strategy. Perusahaan menyatakan, bahkan jika harga Bitcoin turun ke rata-rata harga beli mereka di $74.000, mereka masih memiliki cukup aset untuk menutupi utang konversi.
Prospek
Sebanyak 671.268 Bitcoin milik Strategy tetap tersimpan aman di "brankas" dunia kripto. Meski saham perusahaan kehilangan hampir setengah nilainya sepanjang 2025, cuitan Saylor ibarat batu yang dilempar ke danau tenang, membangkitkan ekspektasi bahwa paus Bitcoin ini mungkin akan kembali membuka "peti perangnya".
Trader Bitcoin di platform Gate sudah merasakan ketegangan dan antusiasme yang menggelayuti pasar. Terlepas dari seberapa besar pembelian yang akan dilakukan, langkah ini sendiri sudah menjadi barometer kepercayaan pasar.


