Kurang dari dua bulan sejak peluncuran ETF XRP spot pertama di AS, produk keuangan inovatif ini telah membawa lebih dari $1 miliar arus modal masuk ke pasar XRP. Hanya dalam minggu pertama tahun 2026, XRP mencatat hampir $100 juta arus masuk kumulatif, dengan arus masuk bersih satu hari sebesar $46,1 juta pada 5 Januari.
Kinerja impresif XRP di awal tahun 2026 mendorongnya melampaui BNB, merebut kembali posisinya sebagai mata uang kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar. Per 7 Januari, kapitalisasi pasar beredar XRP mencapai $138 miliar, menempati peringkat keempat secara keseluruhan. Meski turun 4% dalam 24 jam terakhir, XRP membukukan kenaikan mengesankan sebesar 22% selama sepekan terakhir.
01 Kinerja Pasar
Di awal tahun 2026, XRP mencatat rebound harga yang signifikan di bursa Gate. Dari titik terendah $1,84 pada 1 Januari, XRP melonjak ke puncak $2,40 pada 6 Januari—kenaikan lebih dari 30% hanya dalam beberapa hari.
Pada 6 Januari, XRP melesat 11,34% dalam satu hari, sempat menyentuh $2,40 dan mencatat harga tertinggi sejak 13 November 2025.
Data pasar Gate menunjukkan XRP saat ini diperdagangkan di $2,26. Meski turun 4% dalam 24 jam terakhir, XRP tetap naik 22% selama sepekan, menunjukkan ketahanan yang kuat. Arus masuk ke ETF XRP berperan krusial dalam pergerakan harga ini.
02 Efek ETF
Sejak peluncuran ETF XRP spot AS pada 13 November 2025, dana tersebut mencatat arus masuk bersih selama delapan minggu berturut-turut, menarik lebih dari $1,23 miliar secara total. Aliran modal institusional yang stabil ini memberikan dukungan solid bagi pasar XRP.
Arus masuk ETF semakin cepat di awal 2026. Pada 5 Januari, ETF mencatat arus masuk bersih satu hari sebesar $46,1 juta, tertinggi sejak 3 Desember. Pada hari yang sama, total volume perdagangan ETF XRP mencapai $72,15 juta—level tertinggi sejak 24 November dan kedua tertinggi sejak pencatatan.
| Tanggal | Arus Masuk Modal ETF | Dampak Pasar |
|---|---|---|
| 13 Nov 2025 | ETF XRP AS pertama diluncurkan | Membuka pintu bagi arus modal institusional |
| 5 Jan 2026 | Arus masuk bersih $46,1 juta dalam satu hari | Tertinggi sejak 3 Des 2025 |
| Kumulatif | Lebih dari $1,23 miliar arus masuk bersih | 8 minggu berturut-turut arus masuk |
CNBC menyebut XRP sebagai "perdagangan kripto terpanas tahun 2026", dengan catatan, "Bukan Bitcoin atau Ethereum—ini adalah XRP."
Tingkat pengakuan institusional ini mencerminkan penilaian ulang pasar terhadap potensi XRP dalam pembayaran lintas negara, terutama setelah Ripple mencapai penyelesaian dengan US Securities and Exchange Commission (SEC), mengakhiri ketidakpastian hukum.
03 Momentum Institusional
Arus masuk ETF hanyalah salah satu aspek dari minat institusional terhadap XRP. Data yang lebih mendalam menunjukkan XRP yang disimpan di bursa telah turun ke level terendah dalam beberapa tahun, menandakan semakin sedikit token menganggur yang siap dijual cepat saat harga naik.
Menurut CryptoQuant, cadangan XRP di Binance turun ke level terendah dalam dua tahun terakhir. Saldo tinggi di bursa biasanya menandakan investor siap menjual, sementara saldo rendah menunjukkan pemegang lebih memilih menyimpan aset untuk jangka panjang.
Di saat yang sama, aktivitas on-chain XRP meningkat. Data dari XRPscan menunjukkan aktivitas jaringan dan volume transaksi tumbuh lebih dari 50% dalam dua minggu terakhir.
Ripple Labs baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan institusi keuangan besar Jepang—termasuk Mizuho Bank, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, dan Securitize Japan—untuk mendorong adopsi XRP Ledger di Jepang. Kolaborasi ini semakin memperkuat posisi XRP di sektor pembayaran lintas negara.
04 Perspektif Teknikal
Dari sudut analisis teknikal, XRP baru-baru ini menyelesaikan breakout klasik, melonjak keluar dari pola konsolidasi "falling wedge" dan bertahan di atas rata-rata pergerakan 50 hari—sinyal bullish yang kuat.
Saat harga melonjak, gelombang posisi short XRP dilikuidasi. Hanya dalam satu jam, total likuidasi XRP di seluruh pasar melebihi $250 juta, menyoroti aksi beli agresif dan penutupan posisi short.
Analis grafik "The Great Mattsby" mencatat bahwa rasio XRP/BTC hampir menembus di atas Ichimoku Cloud bulanan untuk pertama kalinya sejak 2018. Jika terkonfirmasi, kekuatan relatif ini berpotensi membuat XRP mengungguli Bitcoin.
| Level Teknikal Kunci | Rentang Harga | Signifikansi Pasar |
|---|---|---|
| Support | $2,21 | Support jangka pendek utama |
| Resistance | $2,31–$2,32 | Resistance kritis untuk rebound terbaru |
| Breakout | $2,39 | Membuka peluang kenaikan lebih lanjut |
Saat ini, para trader mengamati apakah XRP dapat merebut kembali zona $2,31–$2,32 atau tetap berada di kanal penurunan. Pada 6 Januari, ketika harga turun ke $2,21, volume perdagangan melonjak ke $256,3 juta—142% di atas rata-rata pergerakan sederhana 24 jam. Namun, aksi jual ini diimbangi oleh permintaan kuat, membantu menstabilkan harga.
05 Prospek
Meski XRP menghadapi tekanan koreksi teknikal jangka pendek, sejumlah firma analisis tetap optimistis terhadap prospek jangka panjangnya. Menurut berbagai platform prediksi, performa XRP di tahun 2026 dapat mengikuti beberapa skenario.
Secara fundamental, hubungan Ripple yang membaik dengan regulator AS telah menghilangkan hambatan hukum yang lama bagi XRP. Pada musim panas 2025, gugatan panjang antara SEC dan Ripple Labs akhirnya berakhir, dengan kedua pihak secara resmi mencabut banding mereka.
Pengadilan memutuskan bahwa XRP bukanlah sekuritas, meski Ripple Labs dikenai denda $125 juta. Keputusan ini menghapus ketidakpastian terbesar bagi investor institusional yang mempertimbangkan alokasi XRP.
Analis pasar memperkirakan rentang harga XRP tahun 2026 antara $1,77 hingga $3,40, dengan beberapa skenario sangat bullish memproyeksikan kenaikan hingga $8. Prediksi ini didasarkan pada faktor seperti semakin luasnya penggunaan XRP dalam pembayaran lintas negara, percepatan adopsi institusional, dan arus masuk ETF yang berkelanjutan.
Menatap Ke Depan
Pada 6 Januari, ketika harga XRP sempat menembus $2,40, para trader antusias membagikan tangkapan layar di ruang obrolan. Seorang pengguna menulis, "Rasanya seperti tahun 2017, tapi kali ini benar-benar ada dana institusional yang mendukung."
Dengan XRP merebut kembali posisinya sebagai mata uang kripto terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar, para analis mulai memperdebatkan apakah XRP dapat menantang Ethereum untuk posisi kedua. Data CoinDesk menunjukkan saldo XRP di bursa telah turun ke level terendah dalam beberapa tahun.
Meski sebagian besar investor masih menunggu di pinggir lapangan, institusi yang membeli ETF XRP saat pasar turun di kuartal IV kini menikmati keuntungan signifikan di awal 2026. Mereka bertaruh bahwa reli XRP kali ini bukan sekadar lonjakan sesaat, melainkan didukung oleh perubahan fundamental yang jauh lebih kuat.


