Binance Raih Status Legal Resmi di India! Analisis Komprehensif atas Detail Kepatuhan dan Dampak Terhadap Pasar

Pasar
Diperbarui: 2025-11-13 08:49

Pada Agustus 2024, setelah membayar denda sebesar $2,25 juta dan secara resmi terdaftar di Financial Intelligence Unit (FIU) India sebagai "entitas pelapor," Binance kembali memasuki pasar India.

Langkah ini menandai pencapaian status legal operasi Binance di India dan berarti kini Binance dapat membagikan informasi tentang dugaan penghindar pajak kepada pemerintah India, menandai babak baru dalam regulasi aset kripto di negara tersebut.

01 Perjalanan Kepatuhan Binance

Perjalanan Binance menuju kepatuhan di India tidaklah mudah. Pada akhir 2023, Financial Intelligence Unit India mengeluarkan surat peringatan kepada sembilan bursa, termasuk Binance, dan meminta Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi untuk memblokir situs web mereka.

Pada saat itu, Binance dituduh gagal mematuhi Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang (PMLA) India.

Setelah berbulan-bulan melakukan penyesuaian, Binance akhirnya kembali ke pasar India pada Agustus 2024. Titik balik utama adalah penerimaan denda sebesar $2,25 juta oleh Binance serta pendaftaran resminya di FIU sebagai "entitas pelapor."

Pendaftaran ini tidak hanya memungkinkan Binance beroperasi secara legal, tetapi juga mewajibkannya untuk membangun proses uji tuntas nasabah dan pencatatan, memperkuat pengendalian internal, memenuhi kewajiban pelaporan transaksi mencurigakan, serta membagikan informasi tentang dugaan penghindar pajak kepada otoritas pajak.

02 Aturan Kepatuhan Baru yang Ketat

Saat kembali ke pasar India, Binance menunjukkan komitmen kuat terhadap kepatuhan penuh. Pada 18 April 2025, Binance mengumumkan kebijakan utama: seluruh pengguna India wajib melakukan verifikasi ulang informasi Know Your Customer (KYC).

Kebijakan ini berlaku untuk seluruh pengguna India, baik pengguna baru maupun lama.

Verifikasi Wajib Detail PAN

Sebagai bagian dari proses KYC, pengguna diwajibkan mengirimkan detail Permanent Account Number (PAN) mereka.

PAN adalah identitas alfanumerik unik 10 karakter yang diterbitkan oleh Departemen Pajak Penghasilan India kepada individu, bisnis, dan entitas yang terlibat dalam transaksi keuangan.

"Persyaratan ini bukan hanya berlaku di Binance, tetapi juga untuk seluruh bursa lokal dan global yang terdaftar di bawah undang-undang anti pencucian uang (AML) India," jelas Binance dalam pernyataannya.

Tenggat Waktu dan Konsekuensi

Meskipun Binance tidak menyebutkan tenggat waktu universal, laporan menunjukkan bahwa pengguna yang tidak menyelesaikan verifikasi ulang hingga 20 April 2025 dapat menghadapi pembatasan pada aktivitas perdagangan dan penarikan.

Langkah ini dirancang untuk meningkatkan keamanan, mematuhi undang-undang AML, serta mendefinisikan ulang tanggung jawab pengguna.

03 Kerangka Regulasi Kripto di India

Lanskap regulasi aset kripto di India telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir, dari pembatasan ketat menuju penyesuaian bertahap.

Status Legal dan Rezim Pajak

Sejak 2022, India mengklasifikasikan aset kripto sebagai aset digital virtual di bawah Undang-Undang Pajak Penghasilan, dengan menerapkan rezim pajak yang ketat.

Trader kripto di India dikenakan pajak pemotongan (withholding tax) sebesar 1% dan pajak keuntungan modal sebesar 30%. Setelah memperhitungkan seluruh faktor, individu dengan kekayaan tinggi dapat menghadapi tarif pajak efektif hingga 42%.

Tarif pajak yang sangat tinggi ini tergolong langka secara global, tanpa ada pengurangan kecuali biaya, dan kerugian tidak dapat dikompensasikan.

Penguatan Regulasi Anti Pencucian Uang

Pada 7 Maret 2023, Kementerian Keuangan India menerbitkan pemberitahuan yang menegaskan bahwa aktivitas terkait aset digital virtual kini tercakup dalam Undang-Undang Pencegahan Pencucian Uang.

Di bawah undang-undang ini, penyedia layanan kripto yang beroperasi di India wajib mendaftar di FIU sebagai entitas pelapor dan mematuhi serangkaian kewajiban sesuai ketentuan PMLA.

04 Dampak Pasar dan Respons Pengguna

Upaya kepatuhan Binance memberikan dampak signifikan pada pasar kripto di India.

Peluncuran Investigasi Pajak

Pendaftaran Binance di FIU memudahkan pengawasan oleh otoritas pajak. Pada 2025, otoritas pajak India mulai menyelidiki lebih dari 400 individu dengan kekayaan tinggi yang berdagang di Binance, diduga menghindari pajak besar atas transaksi kripto selama tahun fiskal 2022-23 hingga 2024-25.

Penyelidikan ini juga mencakup pembayaran peer-to-peer yang diselesaikan melalui rekening bank domestik atau Google Pay.

Strategi Respons Pengguna

Menghadapi lingkungan regulasi yang ketat, pengguna kripto di India perlu mengambil langkah proaktif:

  • Menyelesaikan verifikasi ulang KYC: Pastikan Anda menyelesaikan proses verifikasi ulang di Binance, termasuk pengiriman detail PAN dan verifikasi wajah secara real-time.
  • Kepatuhan pajak: Laporkan keuntungan perdagangan kripto secara akurat dan patuhi persyaratan pajak keuntungan modal 30% serta TDS 1%.
  • Pilihan platform: Pertimbangkan menggunakan bursa yang terdaftar secara lokal seperti CoinDCX dan CoinSwitch, yang juga terdaftar di FIU, sebagai alternatif.

05 Prospek dan Peluang

Legalitas Binance di India menandai kematangan pasar kripto di negara tersebut. Dalam putusan penting pada November 2025, Pengadilan Tinggi Madras menegaskan bahwa aset kripto dianggap sebagai "properti" dan dapat dimiliki dalam bentuk trust.

Pengakuan yudisial ini semakin memperkuat status hukum aset kripto.

India memiliki basis pengguna kripto yang sangat besar, dan seiring bursa-bursa utama bergerak menuju kepatuhan, pasar siap untuk pertumbuhan yang lebih terstandarisasi dan luas.

Pengalaman kepatuhan Binance di India juga menjadi referensi bagi platform perdagangan global lainnya.

Dengan kerangka regulasi yang semakin kokoh, pasar kripto India memasuki tahap perkembangan baru.

Melihat ke Depan

Saat otoritas pajak India menyelidiki lebih dari 400 individu dengan kekayaan tinggi, mereka yang sebelumnya mencoba memanfaatkan celah regulasi untuk menghindari pajak besar kini menghadapi pengawasan ketat.

Platform yang sepenuhnya patuh seperti Binance secara aktif membangun ekosistem perdagangan kripto yang transparan dan teratur dengan membagikan informasi kepada pemerintah.

Gelombang regulasi telah tiba, dan hanya mereka yang patuh yang dapat terus melaju.

Bagi pelaku pasar kripto di India, mengikuti aturan baru bukan lagi pilihan—melainkan sebuah keharusan.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten