Bithumb Secara Tidak Sengaja Melakukan Airdrop 620.000 Bitcoin—Regulator Korea Selatan Luncurkan Investigasi Menyeluruh

Pasar
Diperbarui: 2026-02-10 10:40

Pada malam tanggal 6 Februari, harga Bitcoin di Bithumb, bursa kripto terbesar kedua di Korea Selatan, anjlok hingga 17% hanya dalam hitungan menit, turun ke level serendah 81,11 juta won Korea (sekitar $55.000) per koin.

Penyebabnya adalah kesalahan operasional yang nyaris tak terbayangkan: Bursa tersebut awalnya bermaksud memberikan hadiah kepada pengguna sebesar 2.000 hingga 50.000 won Korea (sekitar 9,5 hingga 237 RMB) per orang, namun secara keliru mengatur satuan hadiah menjadi Bitcoin alih-alih won Korea saat konfigurasi sistem.

Gambaran Umum Kejadian

Sebuah kampanye promosi rutin di Bithumb berubah menjadi salah satu kesalahan operasional termahal dalam sejarah industri. Pada pukul 19.00 waktu setempat hari Jumat, Bithumb meluncurkan acara "Random Treasure Box".

Apa yang seharusnya menjadi kampanye pemasaran sederhana dengan hadiah uang tunai kecil bagi peserta, berubah menjadi airdrop Bitcoin dalam jumlah besar akibat kesalahan staf dalam pengaturan satuan hadiah.

Menurut tinjauan pasca-kejadian dari Bithumb, bursa menyadari adanya kejanggalan 20 menit setelah acara dimulai—"Bitcoin didistribusikan alih-alih won Korea."

Diperlukan waktu total 35 menit sejak terjadinya kesalahan hingga akhirnya terdeteksi dan dilakukan langkah mitigasi, sehingga dampaknya menyebar dengan cepat. Baru pada pukul 19.40 Bithumb membekukan izin perdagangan dan penarikan untuk akun-akun yang terdampak.

Perbedaan Data dan Respons Regulator

Terdapat perbedaan signifikan dalam laporan mengenai jumlah Bitcoin yang keliru didistribusikan. Media Korea seperti Yonhap News melaporkan bahwa Bithumb secara keliru menerbitkan hingga 620.000 Bitcoin, senilai lebih dari $44 miliar pada saat itu.

Namun, sumber media internasional menyebutkan angka yang lebih mendekati 2.000 Bitcoin. Kesenjangan data ini menunjukkan betapa kacau dan simpangnya aliran informasi terkait insiden tersebut.

Terlepas dari apakah jumlahnya 620.000 atau 2.000, insiden ini cukup untuk membuat regulator Korea Selatan waspada. Setelah kejadian, Financial Supervisory Service mengadakan rapat darurat pada Sabtu pagi, yang dipimpin langsung oleh Direktur Lee Chan-jin.

Kwon Dae-young, Wakil Ketua Financial Services Commission, menegaskan dalam pertemuan tersebut: "Kami menganggap insiden ini sebagai kasus serius atas kerentanan dan paparan risiko pada aset virtual."

Dampak Pasar dan Kompensasi Pengguna

Ketika harga Bitcoin di Bithumb anjlok akibat aksi jual panik, pasar kripto secara keseluruhan juga mengalami koreksi tajam. Bitcoin sempat menyentuh level $60.000, terendah dalam 16 bulan terakhir.

Data CoinGlass menunjukkan lebih dari 580.000 trader terlikuidasi secara global pada hari itu, memicu kepanikan pasar yang meluas. Per 10 Februari, data platform Gate menunjukkan harga Bitcoin telah pulih ke kisaran $69.000.

Pengumuman terbaru dari Bithumb mengonfirmasi bahwa hingga pukul 16.00 Sabtu, kerugian pengguna akibat "panic selling" mencapai sekitar 1 miliar won Korea. Bursa berkomitmen untuk mengompensasi seluruh kerugian pengguna yang terdampak dan memberikan bonus tambahan sebesar 10%.

Sementara itu, Bithumb tengah berupaya memulihkan aset yang keliru didistribusikan. Berdasarkan pengungkapan terbaru, dari 620.000 Bitcoin yang salah diterbitkan, sebanyak 618.212 telah berhasil dipulihkan. Setelah insiden, total 1.788 Bitcoin dijual, dan 93% di antaranya telah berhasil dikembalikan.

Kelemahan Sistem dan Implikasi bagi Industri

Yang paling mengejutkan, menurut laporan triwulanan Bithumb, bursa ini sebenarnya hanya memiliki 42.600 Bitcoin hingga akhir kuartal ketiga tahun lalu. Artinya, 620.000 Bitcoin yang keliru didistribusikan hampir 15 kali lipat dari total kepemilikan aktual bursa.

Fakta ini memicu kekhawatiran di industri terkait isu "phantom Bitcoin" di bursa kripto. Jika Bitcoin tersebut sebenarnya tidak ada, transparansi cadangan aset bursa menjadi pertanyaan serius.

Bithumb telah berkomitmen melakukan serangkaian perbaikan, termasuk memperketat proses persetujuan untuk kampanye hadiah, menambah minimal dua tahap persetujuan, serta memperkuat deteksi transaksi abnormal dan intersepsi otomatis menggunakan sistem AI.

Insiden ini mengungkap kelemahan signifikan dalam pengendalian internal dan manajemen risiko, bahkan di bursa kripto besar. Sebuah kesalahan input sederhana dapat memicu kekacauan bernilai puluhan miliar dolar, menjadi sinyal peringatan bagi seluruh industri.

Kesimpulan

Per 10 Februari, harga Bitcoin di Gate telah pulih ke kisaran $69.000, namun selisih 125 Bitcoin akibat insiden Bithumb masih belum terselesaikan.

Regulator Korea Selatan telah mengumumkan tinjauan menyeluruh terhadap seluruh pengendalian internal, kepemilikan aset, dan prosedur operasional bursa kripto domestik. Badai yang dipicu oleh kesalahan input sederhana ini, pada akhirnya, mungkin akan mendorong industri menuju standar operasional dan kerangka regulasi yang lebih ketat.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten