9 Januari 2026 — Harga spot emas tetap tinggi di kisaran $4.480 per ons, sementara harga spot perak telah mencapai $77,40 per ons.
Menurut halaman pasar Gate, bursa saat ini menawarkan berbagai token berbasis logam mulia, termasuk PAXG, XAUT, dan SLVON, memberikan pengguna kripto jalur baru untuk berinvestasi pada aset logam mulia tradisional.
01 Awal Era Emas Digital
Emas dan perak, yang telah dihargai manusia selama berabad-abad, kini memasuki fase baru investasi dalam ekonomi digital. Secara tradisional, investasi pada logam mulia fisik menghadirkan tantangan seperti penyimpanan, keamanan, dan likuiditas.
Munculnya logam mulia yang ditokenisasi telah mengubah lanskap ini secara fundamental. Setiap token dipatok 1:1 dengan emas atau perak fisik, mengubah nilai logam mulia menjadi aset digital berbasis blockchain.
Keunggulan utama inovasi ini terletak pada kombinasi keamanan aset tradisional dengan kemudahan aset digital. Berbeda dengan logam fisik, token-token ini dapat dengan mudah dibagi, dipindahkan, dan diperdagangkan layaknya mata uang kripto.
Investor kini tidak perlu lagi khawatir soal penyimpanan dan keamanan, namun tetap memperoleh manfaat perlindungan nilai dan potensi apresiasi dari logam mulia. Bagi mereka yang selama ini fokus pada investasi kripto, logam mulia yang ditokenisasi menawarkan tambahan berharga untuk alokasi aset.
02 Keunggulan Utama: Mengapa Membeli Logam Mulia dengan Token Kripto?
Dibandingkan dengan investasi emas konvensional, membeli token logam mulia menggunakan mata uang kripto menawarkan sejumlah keunggulan. Pertama adalah divisibilitas: jika unit terkecil batangan emas biasanya satu ons, emas yang ditokenisasi dapat dipecah menjadi fraksi yang jauh lebih kecil.
Artinya, investor dapat dengan mudah membeli emas senilai $100, tanpa harus membeli satu ons penuh yang bernilai lebih dari $4.400.
Likuiditas dan kemudahan transaksi juga menjadi manfaat utama. Token logam mulia dapat diperdagangkan 24/7 di bursa kripto yang mendukung, tanpa batasan geografis atau waktu.
Investor dapat menyesuaikan kepemilikan kapan saja sesuai perubahan pasar—fleksibilitas yang sulit dicapai dengan logam mulia tradisional.
Transparansi dan keamanan juga menjadi pertimbangan penting. Token logam mulia berbasis blockchain menawarkan catatan transaksi yang terbuka dan dapat dilacak, sehingga seluruh transfer dan kepemilikan dapat dipantau.
Selain itu, token-token ini didukung oleh cadangan fisik, sehingga investor benar-benar memegang hak atas aset nyata—bukan sekadar janji kosong.
03 Cara Membeli Token Logam Mulia di Gate
Membeli token logam mulia di Gate mirip dengan pembelian mata uang kripto lainnya. Pertama, Anda perlu memiliki akun Gate dan menyelesaikan tahap verifikasi yang diperlukan.
Persiapan akun sangat penting—pastikan Anda telah menyelesaikan verifikasi identitas dan menyetorkan USDT atau mata uang kripto lain yang didukung Gate untuk mendanai transaksi.
Saat memilih token, Anda akan menemukan opsi seperti PAXG, XAUT, dan SLVON di pasar trading Gate. Sebagai contoh, PAXG mewakili token emas yang diterbitkan oleh Paxos, di mana setiap PAXG setara dengan satu ons emas fisik yang disimpan di brankas profesional.
Per 9 Januari 2026, harga live trading PAXG adalah $4.484,54.
Proses trading cukup sederhana: masukkan simbol token (seperti PAXG) di kolom pencarian, pilih pasangan trading yang diinginkan (misalnya PAXG/USDT), dan pada antarmuka trading, Anda dapat memasang order limit maupun market untuk membeli.
Setelah transaksi selesai, token logam mulia ini akan tersimpan di akun Gate Anda, di mana Anda dapat memantau nilainya dan melakukan transaksi lanjutan sesuai kebutuhan.
04 Tren Harga Token Logam: Rekor Tertinggi Logam Mulia
Tahun 2025 menjadi tahun yang kuat bagi logam mulia. Berdasarkan data Coinlore, PAX Gold (PAXG) naik dari titik terendah sekitar $2.630 ke puncak $4.335, menghasilkan return tahunan sebesar 64,76%.
Kinerja ini bahkan melampaui pertumbuhan Bitcoin pada periode yang sama. Memasuki 2026, pasar logam mulia melanjutkan tren kenaikan.
Per 9 Januari 2026, harga terkini PAXG tercatat $4.477,43, naik 67,73% dari $2.669,37 setahun sebelumnya.
Tether Gold (XAUT) juga menunjukkan tren serupa, ditutup di $4.464,09 pada 9 Januari 2026.
Secara historis, volatilitas harga token berbasis logam mulia sangat mencerminkan pasar logam mulia fisik, namun token menawarkan peluang trading yang lebih fleksibel. Di masa ketidakpastian keuangan meningkat, peran emas sebagai aset safe haven semakin menonjol, mendorong permintaan dan pertumbuhan harga emas yang ditokenisasi.
05 Mengenal Berbagai Token Logam Mulia
Gate saat ini mendukung beberapa token logam mulia utama, masing-masing dengan karakteristik tersendiri. PAXG (PAX Gold) diterbitkan oleh Paxos, setiap token mewakili satu ons emas yang disimpan di brankas profesional di London. Token ini menawarkan transparansi tinggi dan diaudit secara berkala.
XAUT (Tether Gold), diterbitkan oleh Tether, juga dipatok 1:1 dengan emas fisik, namun menawarkan pasangan trading yang lebih fleksibel.
Bagi investor perak, SLVON memberikan eksposur ke ETF perak terbesar di dunia (iShares Silver Trust). Meski data harga spesifik SLVON terbatas dalam hasil pencarian, harga perak fisik menembus $77 per ons di akhir 2025, menandakan momentum kenaikan yang kuat.
Ketiga token ini merepresentasikan pendekatan berbeda dalam investasi logam mulia: investasi langsung emas fisik (PAXG dan XAUT) serta pelacakan ETF perak (SLVON). Investor dapat memilih atau mengombinasikan sesuai preferensi risiko dan pandangan pasar.
06 Penilaian Risiko dan Strategi Investasi
Meski token logam mulia menawarkan saluran investasi yang praktis, terdapat risiko tertentu. Pertama adalah volatilitas pasar: walau emas sering dianggap sebagai aset safe haven, harganya tetap dipengaruhi berbagai faktor.
Risiko penerbit juga perlu diperhatikan—nilai token bergantung pada apakah penerbit benar-benar memiliki cadangan emas fisik yang cukup. Memilih penerbit yang teregulasi dan transparan seperti Paxos dan Tether sangat penting.
Bagi investor jangka panjang, rencana investasi berkala bisa lebih bijak daripada pembelian dalam jumlah besar sekaligus. Dengan berinvestasi sejumlah tetap pada token logam mulia setiap bulan atau kuartal, Anda dapat meredam volatilitas pasar dan memperoleh harga rata-rata yang lebih baik.
Bijak juga untuk memperlakukan logam mulia sebagai bagian dari portofolio terdiversifikasi, bukan mengalokasikan seluruh aset padanya. Alokasi aset yang seimbang membantu investor menjaga stabilitas di berbagai kondisi pasar.
07 Tren Masa Depan: Konvergensi Token Logam dan Aset Digital
Seiring teknologi blockchain dan pasar kripto semakin matang, logam mulia yang ditokenisasi diprediksi akan tumbuh lebih pesat. Data pasar September 2025 menunjukkan volume trading bulanan PAXG dan XAUT di bursa terdesentralisasi mencapai rekor tertinggi.
Ini menandakan minat yang meningkat terhadap logam mulia di kalangan pengguna kripto native.
Kemajuan teknologi membuka peluang baru bagi token logam. Interoperabilitas lintas rantai akan memungkinkan pengguna mentransfer dan memperdagangkan token logam mulia di berbagai jaringan blockchain.
Integrasi smart contract dapat menghadirkan produk keuangan kompleks berbasis token logam, seperti pinjaman dengan jaminan dan perdagangan derivatif.
Dengan semakin jelasnya regulasi, kepercayaan institusi terhadap aset ini akan meningkat. Semakin banyak lembaga keuangan tradisional yang masuk ke ranah aset digital, logam mulia yang ditokenisasi berpotensi menjadi jembatan penting antara keuangan tradisional dan dunia kripto.
Prospek
Berdasarkan data pasar Gate, per 9 Januari 2026, harga PAXG berada di kisaran $4.484,54, sementara XAUT ditutup di $4.464,09.
London Bullion Market Association mengutip harga spot emas di $4.480,00 dan harga spot perak di $77,40. Angka-angka ini terpampang di layar bursa maupun pasar fisik, tanpa lagi batasan jam perdagangan.


