Laporan terbaru Bitwise mengungkapkan bahwa pada kuartal IV 2025, kepemilikan Bitcoin korporasi mencapai 1,1 juta BTC, dengan total nilai sekitar $94 miliar. Pada kuartal ini, terdapat 19 perusahaan publik baru yang bergabung sebagai pemegang Bitcoin.
Per 29 Januari 2026, data pasar Gate menunjukkan harga BTC/USDT terbaru di $88.146,9, mencerminkan penurunan sebesar 1,06% dalam 24 jam terakhir.
01 Lonjakan Akumulasi Institusional
Perusahaan publik dan institusi keuangan mendorong gelombang alokasi Bitcoin yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Laporan pasar kripto Bitwise kuartal IV 2025 menyoroti tren mencolok: total kepemilikan Bitcoin korporasi telah melampaui 1,1 juta BTC, dengan nilai pasar yang luar biasa sebesar $94 miliar.
Menurut laporan tersebut, 19 perusahaan publik baru menjadi pemegang Bitcoin pada kuartal ini, menegaskan penerimaan aset digital yang semakin pesat di kalangan investor institusional.
Hal ini sejalan dengan rincian Bitwise: perusahaan publik kini memegang 730.560 BTC, menjadikan mereka kekuatan utama di antara pemegang Bitcoin institusional.
02 MicroStrategy Tetap Memimpin
Di antara seluruh pemegang Bitcoin publik, MicroStrategy terus memimpin dengan strategi investasi agresif dan kepemilikan yang masif. Per 25 Januari 2026, total simpanan Bitcoin perusahaan mencapai 712.647 BTC.
Hanya dalam sepekan terakhir, MicroStrategy menambah 2.932 BTC ke cadangannya, dengan total pembelian sekitar $264,1 juta. Berdasarkan harga akuisisi rata-rata $90.061 per Bitcoin, akumulasi berkelanjutan MicroStrategy menunjukkan keyakinan kuat terhadap aset digital.
Kepemilikan ini memperkokoh posisi MicroStrategy sebagai pemegang Bitcoin perusahaan publik terbesar di dunia, dengan portofolio Bitcoin senilai sekitar $54,19 miliar dan rata-rata biaya pembelian sebesar $76.037 per BTC.
03 Institusi Keuangan Tradisional Masuk ke Pasar
Selain kepemilikan langsung oleh perusahaan publik, institusi keuangan tradisional juga menyediakan eksposur Bitcoin bagi investor institusional melalui produk inovatif.
BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, berencana meluncurkan produk iShares baru yang dirancang untuk menawarkan eksposur langsung ke Bitcoin spot sekaligus menghasilkan imbal hasil melalui strategi manajemen aktif.
Dana baru ini, bernama Premium Income ETF, akan secara utama mengikuti harga Bitcoin dengan memegang BTC secara langsung, mirip dengan ETF Bitcoin IBIT milik BlackRock. Inovasinya terletak pada kombinasi investasi Bitcoin dengan strategi penghasil imbal hasil, sehingga menawarkan alokasi kripto yang lebih sesuai dengan kebutuhan investor tradisional.
Institusi tradisional lain seperti Vanguard juga mulai mengubah sikap mereka, kini mengizinkan puluhan juta klien broker untuk membeli dan menjual dana kripto. Hal ini membuka saluran baru bagi arus modal institusional ke pasar kripto.
04 Dinamika Pasokan dan Permintaan Bitcoin
Seiring perusahaan meningkatkan akumulasi Bitcoin, lanskap pasokan dan permintaan global untuk Bitcoin mengalami perubahan struktural. Menurut Bitwise, sejak peluncuran ETF spot, hanya 374.791 Bitcoin baru yang telah ditambang.
Angka ini jauh di bawah 710.356 BTC yang dibeli oleh ETP spot AS, menciptakan kesenjangan pasokan-permintaan yang signifikan. Ketika pasokan baru tidak mampu mengimbangi permintaan institusional, tekanan harga naik pun terjadi secara alami.
Mekanisme halving Bitcoin memangkas hadiah blok menjadi setengah setiap empat tahun, sehingga laju pasokan baru semakin melambat. Kelangkaan yang terprogram ini, ditambah dengan permintaan institusional yang terus meningkat, membentuk dukungan fundamental yang unik bagi pasar kripto.
05 Tren dan Tantangan Pasar
Meski arus masuk institusional tetap stabil, pasar kripto menghadapi tantangan pada kuartal IV 2025. Terjadi "flash crash" pasar pada 11 Oktober 2025 yang memicu likuidasi satu hari terbesar dalam sejarah kripto, menghapus $1,9 miliar posisi leverage.
Peristiwa ini mengungkap kerentanan pasar di bawah kondisi ekstrem, namun juga mendorong investor untuk meninjau ulang strategi manajemen risiko mereka. Menariknya, meski volatilitas tinggi, banyak indikator fundamental tetap positif.
Sebagai contoh, volume transaksi Ethereum dan Layer 2 melonjak ke rekor tertinggi pada kuartal IV (naik 24,5%), menunjukkan aktivitas blockchain tetap kuat meski harga menurun.
Stablecoin mencatat kinerja luar biasa, dengan volume transaksi stablecoin tahunan melampaui $32 triliun pada 2025—naik 73% dibanding tahun sebelumnya. Dalam sembilan bulan pertama saja, volume stablecoin lebih dari dua kali lipat volume Visa.
06 Evolusi Lingkungan Regulasi
Institusionalisasi pasar kripto sangat terkait dengan perkembangan regulasi. Komite Pertanian Senat AS tengah memajukan CLARITY Act, yang dapat menjadi tonggak penting bagi industri.
RUU ini bertujuan mereformasi struktur pasar kripto, dengan naskah final diharapkan rampung pada kuartal I 2026 sebelum pemungutan suara penuh di Senat.
Jika disahkan, regulasi ini berpotensi ditandatangani menjadi undang-undang pada akhir 2026 dan berlaku mulai 2027, memberikan fondasi regulasi yang kokoh bagi industri kripto untuk tahun-tahun mendatang.
Pasar prediksi di Polymarket saat ini memperkirakan probabilitas 55% bahwa RUU tersebut akan disahkan pada 2025.
07 Data Pasar Gate Terbaru
Menurut data pasar terbaru Gate per 29 Januari 2026, BTC/USDT saat ini tercatat di $88.146,9. Harga ini menunjukkan sedikit penurunan dari level 27 Januari sekitar $88.230.
Analis pasar mencatat bahwa harga Bitcoin belakangan ini bergerak sideways dan menghadapi resistensi di ambang $90.000 pada 27 Januari. Namun, Tom Lee, co-founder Fundstrat, memprediksi Bitcoin dapat mencetak rekor tertinggi baru sebelum akhir Januari 2026.
Optimisme tersebut didorong oleh sejumlah faktor struktural, termasuk arus modal institusional yang berkelanjutan, perluasan saluran modal melalui ETF dan produk tokenisasi, serta potensi pergeseran menuju kebijakan moneter makro yang lebih akomodatif.
Per 29 Januari, Bitcoin diperdagangkan di $88.146,9 di Gate, turun tipis dari hari sebelumnya. Namun, kepemilikan institusional—termasuk oleh perusahaan publik dan ETF—kini mencapai lebih dari 1,1 juta BTC.
Angka ini mewakili 5,2% dari total suplai Bitcoin sebanyak 21 juta, dan proporsinya terus meningkat. Raksasa industri dari keuangan tradisional dan kripto, seperti BlackRock dan MicroStrategy, masih terus meningkatkan alokasi Bitcoin mereka.
Aset kripto perlahan meninggalkan status sebagai investasi pinggiran dan kini menjadi komponen penting dalam portofolio global.


