Apakah The Fed Telah Mengakhiri Quantitative Tightening? Titik Balik Likuiditas Pasar Kripto?

Pasar
Diperbarui: 2025-12-03 05:37

Setelah lebih dari tiga tahun melakukan pengetatan neraca secara bertahap, Federal Reserve secara resmi mengakhiri proses pengurangan aset senilai $6,6 triliun pada 1 Desember 2025, menandai berakhirnya putaran pengetatan kuantitatif kali ini.

Pada hari yang sama dengan pengumuman resmi penghentian pengetatan kuantitatif, The Fed menyuntikkan likuiditas sebesar $1,35 miliar ke dalam sistem perbankan melalui operasi repo semalam—langkah satu hari terbesar kedua setelah operasi likuiditas terbesar sejak awal pandemi COVID-19.

01 Pergeseran Kebijakan

Era pengetatan kuantitatif oleh The Fed secara resmi telah berakhir. Ini bukan sekadar penyesuaian teknis dalam kebijakan moneter—melainkan menandai perubahan strategis dalam pendekatan The Fed untuk mengendalikan inflasi.

Pengetatan kuantitatif pada dasarnya melibatkan bank sentral menjual obligasi pemerintah dan aset lainnya atau menghentikan reinvestasi pada aset yang jatuh tempo, sehingga mengurangi kepemilikan dan memperkecil neraca.

Proses ini dapat dipandang sebagai penarikan likuiditas dari sistem keuangan, kebalikan dari pelonggaran kuantitatif.

Putaran pengurangan neraca terbaru yang dimulai pada 2022, bertujuan untuk mengatasi dampak dari stimulus besar-besaran selama pandemi. Saat itu, The Fed menurunkan suku bunga dana federal hingga nol dan menerapkan pelonggaran kuantitatif dengan membeli obligasi triliunan dolar, menyebabkan neraca bank sentral membengkak dengan cepat.

Pada 2022, neraca The Fed mencapai puncaknya hampir $9 triliun, melebihi 30% dari PDB AS. Lonjakan ini diikuti dengan kenaikan inflasi AS yang sempat menembus angka 9%.

02 Alasan Penghentian Pengetatan

Mengapa The Fed memilih untuk menghentikan pengetatan sekarang? Keputusan ini didorong oleh berbagai tekanan yang saling berkaitan.

Stres likuiditas menjadi perhatian utama. Setelah bertahun-tahun "pengurasan," likuiditas pasar uang semakin ketat dan cadangan bank menurun secara signifikan. Menghentikan pengurangan neraca membantu meredakan tekanan likuiditas dan mencegah fluktuasi tajam pada suku bunga pasar uang.

Tekanan utang juga sangat signifikan. Utang federal AS kini telah melampaui $38 triliun. Melanjutkan pengurangan neraca akan meningkatkan biaya pendanaan pemerintah dan memperbesar risiko utang. Seruan untuk perubahan kebijakan akibat tekanan fiskal semakin menguat di pasar.

Faktor kunci yang mendorong The Fed menghentikan pengurangan neraca adalah meningkatnya tekanan penurunan pada perekonomian AS. Pasar memaknai akhir pengurangan neraca sebagai sinyal jelas bahwa The Fed ingin mendukung pertumbuhan ekonomi dan menstabilkan likuiditas pasar.

03 Dampak ke Pasar

Efek berantai dari perubahan kebijakan ini sudah mulai terlihat di pasar keuangan.

Dalam jangka pendek, penghentian pengurangan neraca menguntungkan bank-bank AS dengan memperbaiki likuiditas, menstabilkan suku bunga jangka pendek seperti repo semalam, serta mendukung pasar saham dan obligasi sekaligus menurunkan biaya pendanaan.

Secara global dan di pasar negara berkembang, langkah ini memberikan sinyal positif. Ekspektasi pelonggaran likuiditas diperkirakan akan menguntungkan pasar saham dan komoditas global, sekaligus mengurangi tekanan arus keluar modal dari negara berkembang.

Pasar kripto bereaksi cukup tajam. Per 3 Desember, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $93.600—turun sekitar 30% dari puncaknya di bulan Oktober. Data menunjukkan hampir $1 miliar posisi kripto berleverage dilikuidasi selama aksi jual baru-baru ini.

Kinerja historis juga patut dicermati. Dalam enam bulan setelah The Fed mengakhiri pengurangan neraca pada September 2019, harga Bitcoin melonjak dari sekitar $8.000 menjadi $13.000—kenaikan sebesar 62,5%.

04 Perbandingan Historis

Lanskap kebijakan saat ini memiliki kemiripan dengan masa lalu, namun terdapat perbedaan yang cukup mencolok.

Ketika The Fed mengakhiri pengetatan kuantitatif pada 2019, reaksi pasar sangat dramatis. Bitcoin sempat turun sekitar 35% beberapa bulan setelah perubahan kebijakan, namun kemudian mengalami reli eksplosif selama 18 bulan berikutnya, naik dari sekitar $3.800 menjadi $29.000.

Beberapa analis berpendapat bahwa perbaikan likuiditas umumnya menguntungkan aset berisiko, dan permintaan institusional bisa meningkat seiring dengan semakin jelasnya arah kebijakan.

Namun, kondisi saat ini berbeda. Suku bunga sudah dipangkas ke kisaran 3,75%–4,00%, memberikan latar yang lebih akomodatif. Penggunaan fasilitas reverse repo semalam telah anjlok dari $2,5 triliun menjadi hampir nol, menghilangkan salah satu penyangga likuiditas utama yang sebelumnya menstabilkan pasar.

Perubahan menonjol di pasar kripto saat ini adalah meningkatnya partisipasi institusional. ETF Bitcoin spot kini mengelola lebih dari $50 miliar aset, menciptakan saluran permintaan berkelanjutan yang sebelumnya belum ada.

05 Pasar Kripto

Dampak penghentian pengurangan neraca terhadap pasar kripto mulai terlihat, dengan kinerja yang masih kompleks dan volatil.

Data Gate menunjukkan per 3 Desember, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di atas level support kritis $93.000. Dominasi Bitcoin berada di angka 57,3%, menandakan pasar masih berpusat pada aset kripto terbesar ini.

Para analis mencatat level $86.000 sebagai support utama Bitcoin, sementara resistance berada di kisaran $93.000–$97.000.

Sentimen pasar terbelah. Tom Lee dari Fundstrat meyakini bahwa berakhirnya pengetatan kuantitatif dapat menjadi titik balik bagi pasar kripto. Ia menyoroti bahwa saat terakhir kali The Fed mengakhiri pengetatan kuantitatif, pasar mengalami reli sekitar 17% dalam tiga minggu.

Namun, tidak semua sinyal bersifat positif. Analis pasar Ted Pillows mengamati bahwa probabilitas kenaikan suku bunga Bank of Japan pada Desember telah meningkat menjadi 81%. BOJ sudah menaikkan suku bunga tiga kali selama siklus pengetatan saat ini, dan setiap kali, Bitcoin serta pasar kripto secara umum mengalami aksi jual besar-besaran.

06 Prospek Altcoin

Dengan fokus tertuju pada aset kapitalisasi besar, apakah altcoin memiliki peluang baru ke depan? Pola historis memberikan beberapa petunjuk.

Analis Matthew Hyland mencatat bahwa reli altcoin yang berkelanjutan biasanya terjadi setelah periode tanpa pengetatan kuantitatif, berlangsung antara 29 hingga 42 bulan.

Rasio OTHERS.D/BTC.D saat ini berada di angka 0,36, mengindikasikan masih ada ruang konsolidasi sebelum altcoin biasanya kembali menguat. Jika sejarah berulang, tahun 2026 bisa menjadi awal periode multi-tahun dengan performa altcoin yang kuat.

Sebagai contoh, proyek komputasi AI terdesentralisasi—aset-aset ini mungkin mengikuti logika unik terkait titik balik likuiditas. Jika sebuah proyek diluncurkan selama periode efektif perubahan kebijakan The Fed, proyek tersebut berpotensi mendapat manfaat dari meningkatnya selera risiko.

Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Proyek-proyek baru cenderung tiga hingga lima kali lebih volatil dibandingkan Bitcoin, dengan risiko leverage tinggi dan posisi yang terkonsentrasi. Ketidakpastian regulasi ganda terkait AI dan aset kripto juga masih belum sepenuhnya terselesaikan.

07 Strategi Investasi

Bagaimana investor sebaiknya menyesuaikan strategi menghadapi perubahan kebijakan makro? Berikut beberapa rekomendasi utama.

Tinjau kembali alokasi aset. Bitcoin sebaiknya tetap menjadi fondasi portofolio, idealnya minimal 50% untuk memanfaatkan likuiditas dan fungsi lindung risikonya. Batasi eksposur ke proyek-proyek baru maksimal 15–20% dari total aset, dan lakukan diversifikasi ke dua hingga tiga sektor berbeda.

Kontrol risiko sangat penting. Jika suatu proyek mengalami kerugian 15–20%, kurangi posisi untuk mencegah kerugian lebih lanjut. Jika menggunakan leverage, pastikan tidak melebihi 10% dari total aset.

Pemantauan sinyal sangat krusial. Investor perlu mencermati tren inflasi, data ketenagakerjaan, dan perubahan komentar The Fed terkait kebijakan pelonggaran ke depan.

Transmisi kebijakan The Fed memiliki efek jeda; waktu dari perubahan kebijakan hingga dampak pasar bisa berlangsung antara 6 hingga 18 bulan. Artinya, investor perlu bersabar dan tidak mengharapkan reaksi pasar secara langsung setelah perubahan kebijakan.

Prospek

Setelah pengumuman kebijakan, Bitcoin sempat rebound sekitar 2%, naik dari level terendah $83.862, dengan volume perdagangan meningkat 13% dalam 24 jam. Institusi keuangan tradisional juga mulai bergerak—MSTR baru saja membeli tambahan Bitcoin senilai $11,7 juta, sehingga total kepemilikan mereka mencapai 650.000 BTC.

Seiring The Fed menghentikan penarikan likuiditas dari sistem keuangan global, pasar kripto—yang mungkin paling sensitif terhadap kondisi pendanaan—mulai melakukan repricing. Sejarah memang tidak pernah benar-benar berulang, namun dinamika likuiditas tetap menjadi logika utama yang membentuk pergerakan harga aset.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten

Bagikan

sign up guide logosign up guide logo
sign up guide content imgsign up guide content img
Bergabung dengan Gate
Daftar untuk klaim hadiah 10.000+ USDT
Daftar
Masuk