Menurut Kepala Riset Galaxy Digital, Alex Thorn, Bitcoin berpotensi mencapai level tertinggi sebesar $250.000 pada akhir tahun 2027, berdasarkan proyeksi pasar tahun 2026 yang ia buat.
Thorn mencatat bahwa tren pasar untuk tahun 2026 terlalu fluktuatif untuk diprediksi dengan kepastian. Meski demikian, masih ada peluang bagi Bitcoin untuk mencetak rekor tertinggi baru pada 2026, melampaui rekor sebelumnya yaitu $126.080 yang tercipta pada Oktober 2025.
01 Proyeksi Utama: Target 2027 dan Ketidakpastian Tahun 2026
Dalam tinjauan pasar 2026, Alex Thorn, Kepala Riset Galaxy Digital, menetapkan target jangka panjang yang jelas dan ambisius: Bitcoin diproyeksikan mencapai $250.000 pada akhir tahun 2027.
Proyeksi ini didasarkan pada tren makroekonomi yang luas. Thorn menyoroti bahwa akses institusional yang semakin terbuka selaras dengan pelonggaran kebijakan moneter secara bertahap serta meningkatnya permintaan terhadap aset lindung nilai non-dolar.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam dua tahun ke depan, Bitcoin kemungkinan akan semakin diterima secara luas sebagai aset lindung nilai terhadap depresiasi mata uang, serupa dengan emas.
Namun, perjalanan menuju $250.000 tidak akan berjalan mulus. Thorn menekankan bahwa tahun 2026 akan diwarnai ketidakpastian yang signifikan, dengan kondisi pasar yang "terlalu kacau dan sulit diprediksi."
02 Respons Pasar: Volatilitas Jangka Pendek dan Struktur Jangka Panjang
Saat laporan Galaxy dirilis, pasar spot Bitcoin tengah mengalami volatilitas khas akhir tahun. Berdasarkan data pasar Gate, harga BTC pada 22 Desember menunjukkan pola tarik-ulur.
Pada perdagangan intraday, harga sempat turun di bawah $88.000 sebelum kembali naik di atas $89.000. Pada pembacaan terakhir, BTC/USDT bergerak di kisaran $88.836,9 hingga $89.028,9.
Volatilitas harga jangka pendek ini secara sempurna menggambarkan karakter pasar yang "sangat tidak pasti" menurut Galaxy. Jika dilihat dari siklus yang lebih luas, pasar Bitcoin sedang mengalami transformasi besar.
Thorn mencatat bahwa volatilitas jangka panjang Bitcoin secara struktural mulai menurun. Perubahan ini sebagian didorong oleh penerapan strategi covered call berskala besar dan pendekatan penghasil yield untuk Bitcoin.
03 Analisis Ketidakpastian: Rentang Luas yang Terungkap di Pasar Opsi
Harga pasar opsi saat ini memberikan gambaran langsung tentang pandangan pasar yang terpecah dan penuh ketidakpastian untuk jangka menengah. Berdasarkan data yang dikutip dalam laporan Galaxy:
Menjelang akhir Juni 2026, harga opsi menunjukkan peluang hampir seimbang antara Bitcoin turun ke $70.000 atau naik ke $130.000.
Pada akhir tahun 2026, pasar melihat probabilitas yang hampir sama antara Bitcoin jatuh ke $50.000 atau melonjak ke $250.000.
Rentang harga yang begitu lebar sangat jarang ditemukan pada aset tradisional dan dengan jelas menyoroti fase pertumbuhan serta perbedaan pendapat seiring pematangan pasar kripto.
04 Pematangan Aset: Dari Pasar Bertumbuh ke Aset Makro
Tren menarik lainnya adalah volatilitas smile Bitcoin kini menunjukkan opsi put dihargai lebih tinggi secara volatilitas dibandingkan opsi call—kebalikan dari enam bulan sebelumnya.
Pola harga seperti ini lazim ditemukan pada aset makro yang matang seperti emas, bukan pada aset teknologi dengan pertumbuhan tinggi. Hal ini menandakan pergeseran mendasar dalam struktur pasar Bitcoin dan karakter pesertanya.
Thorn meyakini tren "pematangan" ini akan terus berlanjut. Terlepas dari apakah harga Bitcoin terus terkoreksi menuju rata-rata pergerakan 200 minggu, tingkat kematangan dan adopsi institusional aset ini semakin meningkat.
"2026 mungkin akan menjadi tahun yang relatif datar bagi Bitcoin," tulis Thorn dalam laporannya. "Baik berakhir di $70.000 maupun $150.000, proyeksi bullish jangka panjang kami justru akan semakin kuat."
05 Resonansi Makro: Institusi, Kebijakan, dan Permintaan Lindung Nilai Non-Dolar
Dorongan menuju Bitcoin $250.000 didukung oleh tiga tren makro utama yang saling memperkuat.
Pertama, ekspansi akses institusional yang berkelanjutan membawa arus modal yang stabil dan kerangka regulasi yang belum pernah ada sebelumnya ke pasar. Kedua, pelonggaran kebijakan moneter secara bertahap di ekonomi global utama mulai mengikis daya tarik mata uang fiat.
Terakhir, permintaan global terhadap aset lindung nilai non-dolar terus meningkat di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang berkepanjangan.
Thorn menyimpulkan bahwa ketiga kekuatan ini saling memperkuat, sehingga sangat mungkin Bitcoin akan diterima luas sebagai aset inti untuk melindungi nilai terhadap depresiasi mata uang, seperti halnya emas, dalam dua tahun ke depan.
Tetap Terdepan dalam Tren Pasar Kripto dengan Insight Profesional
Gate menghadirkan data pasar real-time dan analisis profesional. Di tengah prospek Bitcoin yang kompleks dalam beberapa tahun ke depan—mulai dari fluktuasi tajam hingga potensi tembus $250.000—investor membutuhkan platform tepercaya untuk mengelola risiko dan menangkap peluang.
Gate tidak hanya menyediakan data trading spot dan derivatif BTC/USDT dengan latensi milidetik, tetapi juga mengintegrasikan laporan terdepan dari institusi riset ternama seperti Galaxy, membantu Anda menemukan kepastian di tengah ketidakpastian.
Tidak peduli apakah pasar menuju $70.000 atau $250.000, memiliki informasi dan alat terbaik selalu menjadi langkah awal dalam mengambil keputusan cerdas.


