Penjelasan Kontrak Perpetual di Gate: USDT-Margined vs. Coin-Margined—Bagaimana Memilih Strategi Terbaik?

Pasar
Diperbarui: 2026-01-23 02:11

Kontrak perpetual merupakan salah satu instrumen derivatif paling populer di Gate. Tanpa tanggal kedaluwarsa, pengguna dapat menahan posisi tanpa batas waktu. Berdasarkan data resmi Gate, kontrak perpetual menyumbang mayoritas volume perdagangan kontrak di platform ini, berkat kemudahan penggunaan dan leverage yang tinggi.

01 Tinjauan Singkat Perbedaan Utama

Perdagangan kontrak di Gate berfokus pada dua model margin utama: kontrak perpetual dengan margin USDT (USDT-M) dan kontrak perpetual dengan margin koin (BTC-M). Perbedaan mendasar terletak pada aset yang digunakan sebagai margin dan penyelesaian.

Sebelum memilih, pengguna perlu memastikan aset mana yang ingin dijadikan dasar perdagangan sekaligus sebagai sarana untuk memperoleh keuntungan akhir.

Agar lebih jelas, tabel berikut merangkum perbedaan utama antara kedua jenis kontrak tersebut:

Fitur Kontrak Perpetual Margin USDT (USDT-M) Kontrak Perpetual Margin Koin (BTC-M)
Aset Margin USDT BTC
Mata Uang Kuotasi & Penyelesaian PnL USDT (dipatok langsung ke USD) Dikuotasi dalam USD, tetapi PnL diselesaikan dalam BTC
Perhitungan Nilai Kontrak Setiap kontrak merepresentasikan jumlah tetap dari koin dasar (misal, 0,0001 BTC) Setiap kontrak bernilai tetap 1 USD
Cocok Untuk Pengguna yang mengutamakan valuasi fiat, memperdagangkan banyak koin, atau fokus pada trading jangka pendek Pemegang BTC jangka panjang, miner yang ingin lindung nilai, atau mereka yang optimis terhadap apresiasi nilai BTC

Sebagai contoh, ketika harga BTC berada di 50.000 USDT, jika Anda membuka posisi long dengan leverage 10x dan BTC naik 5%, keuntungan Anda pada kontrak margin USDT adalah 2.500 USDT. Pada kontrak margin koin, keuntungan Anda adalah sejumlah BTC yang lebih besar.

02 Kontrak Margin USDT: Pilihan Fiat yang Stabil dan Intuitif

Kontrak margin USDT menggunakan USDT, yang dipatok 1:1 dengan dolar AS, baik sebagai margin maupun satuan penyelesaian. Bagi sebagian besar pengguna—khususnya yang berasal dari pasar keuangan tradisional—ini adalah opsi yang paling mudah dipahami.

Keunggulan utamanya adalah kemudahan dalam perhitungan. Baik nilai posisi, kebutuhan margin, maupun PnL akhir, semuanya dihitung dalam USDT. Anda dapat dengan mudah mengartikan keuntungan 500 USDT sebagai sekitar $500, sehingga pengelolaan aset dan perhitungan hasil menjadi jauh lebih sederhana.

Fitur kunci lainnya adalah fleksibilitas operasional. Dengan hanya memegang USDT, Anda dapat memperdagangkan kontrak BTC, ETH, ORDI, dan ratusan aset kripto lain di Gate. Tidak perlu sering menukar BTC, ETH, atau koin lain, sehingga menghemat waktu dan biaya konversi.

Misalnya, jika seorang trader optimis terhadap ETH dan SOL dalam jangka pendek, ia dapat menggunakan USDT dari akunnya sebagai margin untuk membuka posisi margin USDT pada kedua aset tersebut secara bersamaan. Proses trading menjadi jelas dan efisien.

03 Kontrak Margin Koin: Menggandakan Nilai Bitcoin untuk Para Hodler Sejati

Kontrak margin koin, di mana BTC digunakan sebagai margin sekaligus penyelesaian PnL, merupakan model klasik lainnya. Jenis kontrak ini sangat cocok bagi mereka yang optimis terhadap Bitcoin dalam jangka panjang dan ingin menambah kepemilikan BTC.

Pada pasar bullish, kontrak ini menawarkan efek apresiasi ganda. Misalkan Anda menggunakan 1 BTC sebagai margin untuk membuka posisi dan perdagangan Anda berhasil. Anda tidak hanya memperoleh keuntungan yang dihitung dalam BTC (menambah saldo BTC Anda), tetapi juga nilai USD dari margin dan keuntungan Anda ikut naik seiring kenaikan harga BTC.

Hal ini menjadikan kontrak margin koin sebagai alat alami bagi miner dan pelaku lindung nilai. Miner yang terus menghasilkan BTC dapat menggunakan sebagian BTC sebagai margin untuk membuka kontrak lindung nilai, mengunci hasil di masa depan atau melindungi diri dari risiko penurunan harga—semua tanpa perlu menukar BTC ke stablecoin.

Namun, perlu diingat bahwa karena PnL diselesaikan dalam BTC, fluktuasi harga BTC yang tajam dapat membuat keuntungan dan kerugian Anda dalam USDT terasa lebih kompleks.

04 Panduan Pilihan Berdasarkan Skenario dan Cara Trading

Saat memilih antara kedua jenis kontrak, keputusan Anda sebaiknya didasarkan pada tujuan trading dan preferensi posisi.

Jika Anda adalah trader multi-aset jangka pendek atau menginginkan PnL yang jelas dalam denominasi USD, kontrak margin USDT adalah pilihan terbaik. Pendekatan yang terintegrasi ini memberikan fleksibilitas lebih dalam alokasi modal dan memudahkan Anda menangkap peluang di berbagai koin.

Jika Anda adalah pemegang Bitcoin jangka panjang atau sudah memiliki BTC dalam jumlah signifikan dan ingin lindung nilai atau menambah posisi tanpa menjual BTC, kontrak margin koin lebih sesuai. Aset Anda tetap sepenuhnya berada dalam ekosistem Bitcoin.

Setelah memilih jenis kontrak, proses trading di Gate mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Pendanaan dan Transfer: Sesuaikan saldo akun kontrak Anda dengan jenis margin yang dipilih (USDT atau BTC). Dana bisa ditransfer dari akun spot Anda.
  2. Atur Parameter Utama:
    1. Mode Margin: Pilih antara "Isolated" dan "Cross." Pada mode Isolated, margin tiap posisi berdiri sendiri sehingga risiko terpisah. Pada mode Cross, seluruh saldo akun digunakan sebagai margin, memberikan ketahanan lebih terhadap volatilitas namun berpotensi menimbulkan risiko berantai.
    2. Leverage: Beberapa kontrak di Gate mendukung leverage hingga 125x. Ingat, leverage adalah pedang bermata dua—memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian secara proporsional.
  3. Buka Posisi dengan Order: Pilih tipe order (limit, market, atau conditional), masukkan harga dan jumlah, lalu klik "Buy/Long" atau "Sell/Short" untuk mengeksekusi.
  4. Manajemen Risiko: Setelah membuka posisi, selalu pantau "harga likuidasi." Gunakan fitur seperti "Take Profit/Stop Loss" atau "Trailing Stop" untuk mengelola risiko dan mengunci profit lebih awal.

05 Strategi Lanjutan dan Kesadaran Risiko

Setelah menguasai dasar-dasarnya, Anda dapat meningkatkan trading dengan strategi lanjutan. Salah satunya adalah arbitrase funding rate.

Ketika funding rate kontrak perpetual positif, posisi long membayar fee kepada posisi short. Dengan melakukan "short pada kontrak + memegang posisi spot ekuivalen," Anda dapat menciptakan strategi pasar netral untuk memperoleh pendapatan dari funding rate. Pendekatan ini dapat memberikan arus kas relatif stabil, bahkan di tengah volatilitas pasar.

Apa pun strategi Anda, selalu pahami risiko tinggi dalam trading kontrak. Leverage tinggi berarti pergerakan harga kecil yang berlawanan dapat menyebabkan kerugian besar. Pastikan Anda memahami mekanisme "likuidasi paksa": jika saldo margin Anda turun di bawah tingkat margin pemeliharaan, posisi Anda akan dilikuidasi otomatis oleh sistem.

Jangan pernah mengambil risiko di luar kemampuan Anda, dan manfaatkan akun demo untuk berlatih.

Menatap Masa Depan

Seorang trader berhenti sejenak di antarmuka perdagangan kontrak perpetual BTC/USDT di Gate, di mana opsi margin USDT dan margin koin tampil di layar. Dengan USDT dan BTC di akunnya, ia akhirnya memilih kontrak margin koin, membuka posisi dengan 0,1 BTC. Ia sadar bahwa ini bukan sekadar pilihan penyelesaian—melainkan bentuk keyakinan kuat terhadap masa depan aset terdesentralisasi ini dalam satu dekade ke depan.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten