Maji Big Brother Kembali Terlikuidasi: Posisi Long ETH dengan Leverage 25x Hangus, Total Kerugian Melebihi $25 Juta

Pasar
Diperbarui: 2026-01-26 07:03

Risiko besar dari perdagangan dengan leverage tinggi kembali terbukti di pasar kripto. Berdasarkan data dari platform pemantauan pasar HyperInsight, investor kripto ternama "Maji Big Brother" Huang Licheng baru-baru ini mengalami likuidasi total pada posisi long ETH dengan leverage 25x, yang mengakibatkan kerugian luar biasa sebesar $1,75 juta.

Ini hanyalah salah satu dari rangkaian kegagalan leverage yang dialaminya dalam beberapa bulan terakhir, dengan total kerugian yang kemungkinan telah melampaui $25 juta.

01 Rekapitulasi Peristiwa

Likuidasi terbaru yang dialami "Maji Big Brother" Huang Licheng terjadi di tengah tren penurunan pasar yang berkelanjutan. Menurut BlockBeats, seiring pasar terus melemah, posisi long ETH 25x miliknya dilikuidasi sepenuhnya, sehingga menimbulkan kerugian signifikan.

Meski menghadapi kemunduran, Huang Licheng tidak keluar dari pasar. Sebaliknya, ia membuka posisi long baru. Laporan menyebutkan ia kembali masuk dengan 600 ETH, senilai sekitar $1,75 juta. Gaya trading "pantang menyerah" seperti ini menarik perhatian luas di komunitas kripto.

Data pemantauan pasar menunjukkan bahwa likuidasi terbaru ini mendorong total kerugiannya dalam sebulan terakhir menjadi $4,3 juta, sehingga total kerugian akun mencapai $22,83 juta.

02 Sejarah Berulang

Ini bukan kali pertama Maji Big Brother mengalami kekalahan besar akibat perdagangan leverage. Jika menengok kembali peristiwa pasar pada November 2025, ia juga menanggung kerugian besar dari likuidasi posisi long leverage pada ETH dan HYPE.

Kejadian tersebut pun berlangsung dramatis: posisi Ethereum miliknya menggunakan leverage 25x, sementara posisi HYPE di leverage 10x. Likuidasi tersebut menghapus ekuitas akun, yang anjlok dari $1,9 juta menjadi hanya $149.000 dalam waktu satu minggu—penurunan sebesar 92%.

Dengan leverage 25x, harga Ethereum hanya perlu turun 4% untuk memicu likuidasi. Di pasar kripto, fluktuasi harian sebesar 5% pada aset utama adalah hal yang biasa. Strategi berisiko tinggi seperti ini memang dapat melipatgandakan keuntungan di pasar bullish, namun sangat rentan terhadap gejolak di kondisi pasar yang tidak menentu.

03 Biaya Perdagangan Leverage Tinggi

Pengalaman Maji Big Brother menyoroti potensi destruktif dari perdagangan leverage tinggi. Dengan leverage 25x, pergerakan harga sebesar 4% saja yang berlawanan dengan posisi Anda dapat menghapus seluruh modal—tanpa ruang untuk kesalahan.

Di pasar kripto, volatilitas harian sebesar 5% adalah standar, dan pada token berkapitalisasi kecil, fluktuasi 20% dalam satu hari bukan hal yang langka. Menggunakan leverage tinggi dalam situasi seperti ini ibarat "berjalan di atas tali tanpa jaring pengaman."

Yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah strategi "averaging down" yang ia gunakan untuk menurunkan harga rata-rata saat mengalami penurunan. Dalam lingkungan leverage tinggi, strategi ini sangat berbahaya, karena setiap posisi tambahan justru meningkatkan eksposur risiko secara keseluruhan.

04 Latar Pasar dan Volatilitas Harga

Pasar kripto belakangan ini menunjukkan tanda-tanda divergensi yang jelas. Pada 24 Januari, misalnya, beberapa proyek seperti Kaia (KAIA) melonjak 33,12% dalam satu hari, sementara Hyperliquid (HYPE), token platform DEX perpetual terkemuka, hanya mencatat kenaikan 4,90% di tengah penyesuaian pasar.

Harga Ethereum sangat fluktuatif. Pada 14 Januari, ETH naik 5% ke $3.380, menembus level $3.300 untuk pertama kalinya di tahun 2026. Lonjakan ini memicu gelombang likuidasi posisi short di pasar derivatif, dengan lebih dari $250 juta posisi short Ethereum yang terpaksa ditutup.

Fluktuasi harga yang tajam seperti ini membuat perdagangan leverage tinggi sangat sulit diprediksi. Bitcoin baru-baru ini sempat mencapai $97.800, namun turun di bawah $89.000 pada 23 Januari akibat faktor makroekonomi. Dalam situasi seperti ini, bahkan trader berpengalaman pun kesulitan memprediksi pergerakan jangka pendek secara akurat.

05 Cara Menghindari Nasib "Maji Big Brother" Berikutnya

Dalam laporan terbaru Gate Research Institute, "Tinjauan Pasar Kripto 2025 dan Outlook 2026," para ahli mencatat bahwa kepemilikan Bitcoin kini semakin terkonsentrasi di institusi besar dan kustodian profesional—tren yang dapat membantu menstabilkan pasar secara keseluruhan.

Bagi investor ritel, pengalaman Maji Big Brother memberikan pelajaran berharga. Jangan pernah menggunakan leverage lebih besar dari kemampuan Anda untuk menanggung kerugian. Jangan pernah melakukan averaging down secara membabi buta saat menghadapi kerugian. Jangan pernah mempertaruhkan seluruh modal pada satu posisi.

Pasar kripto penuh peluang—namun hanya jika Anda mampu bertahan cukup lama untuk memanfaatkannya.

Menurut laporan podcast, posisi short senilai $60 juta milik trader ini dilikuidasi sepenuhnya, dengan keuntungan belum terealisasi anjlok dari $24 juta menjadi hanya $4 juta. Ini sekali lagi membuktikan bahwa di pasar kripto yang tak terduga, baik posisi long maupun short dengan leverage tinggi adalah pedang Damocles yang selalu mengancam di atas kepala Anda.

Investor harus selalu mengutamakan manajemen risiko: tetapkan rasio leverage sesuai toleransi risiko, dan disiplin menjalankan strategi stop-loss. Hanya dengan cara ini Anda dapat bertahan—dan berkembang—di pasar yang penuh tantangan sekaligus peluang.

The content herein does not constitute any offer, solicitation, or recommendation. You should always seek independent professional advice before making any investment decisions. Please note that Gate may restrict or prohibit the use of all or a portion of the Services from Restricted Locations. For more information, please read the User Agreement
Like Konten