Anak perusahaan aset digital Nomura di Eropa, Laser Digital, mengurangi eksposur terhadap aset kripto dan memperketat kontrol risiko setelah mengalami kerugian akibat volatilitas pasar pada kuartal ketiga.
Meskipun telah mengambil langkah-langkah tersebut, laba bersih Nomura tetap turun 9,7% secara tahunan menjadi 91,6 miliar yen, tidak memenuhi ekspektasi analis. Sementara itu, harga Bitcoin turun di bawah 75.000 dolar AS pada 2 Februari.
01 Gejolak Pasar
Pasar kripto baru-baru ini mengalami koreksi tajam, dengan harga Bitcoin anjlok ke sekitar 75.000 dolar AS hari ini.
Level harga ini mencerminkan penurunan sekitar 39% dari rekor tertinggi di atas 126.000 dolar AS pada Oktober 2025, menghapus kapitalisasi pasar hingga 800 miliar dolar AS dalam periode yang sama.
Beberapa faktor berkontribusi pada kejatuhan pasar. Eskalasi tiba-tiba dalam ketegangan geopolitik menjadi pemicu utama, mendorong para trader untuk melepas aset berisiko—termasuk kripto—demi likuiditas.
Pada saat yang sama, "liquidation trap" yang dipicu oleh likuidasi massal posisi long dengan leverage memperparah aksi jual. Data menunjukkan bahwa, pada Sabtu saat harga mulai jatuh, lebih dari 850 juta dolar AS posisi bullish dilikuidasi hanya dalam beberapa jam.
Sentimen di pasar keuangan tradisional juga terpukul, dengan indeks futures saham AS secara luas melemah setelah pembukaan akhir pekan.
02 Respons Nomura
Di tengah badai pasar ini, Nomura—perusahaan manajemen kekayaan terbesar di Jepang—mengambil langkah tegas untuk mengelola risiko. Perusahaan ini mengelola sekitar 153 triliun yen aset klien, setara dengan sekitar 15% pangsa pasar domestik.
CFO Nomura, Hiroyuki Moriuchi, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah "mengurangi posisi kripto" sebagai respons atas kerugian yang tidak dirinci di divisi aset digitalnya, Laser Digital, selama kuartal ketiga.
Inti dari langkah ini adalah pengetatan kontrol risiko. Hiroyuki Moriuchi menyatakan, "Kami telah memperketat pengelolaan posisi dan eksposur risiko untuk menekan volatilitas laba jangka pendek."
Perubahan strategi ini terjadi tak lama setelah Laser Digital mengajukan izin sebagai federal trust bank di Amerika Serikat. Meski mengambil sikap defensif dalam jangka pendek, komitmen jangka panjang Nomura terhadap aset digital tetap tidak berubah.
Moriuchi menegaskan bahwa "komitmen perusahaan terhadap inline bisnis aset digital tidak berubah" dan berharap dapat memperluas bisnis kripto "dalam jangka menengah hingga panjang."
03 Tekanan yang Mendasari
Penyesuaian Nomura terhadap kepemilikan kriptonya bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan cerminan dari kinerja keuangan yang lebih luas dan tekanan makroekonomi. Bahkan setelah mengurangi risiko kripto, perusahaan masih menghadapi tantangan profitabilitas.
Bersamaan dengan pengumuman penyesuaian bisnis kripto, Nomura juga meluncurkan rencana pembelian kembali saham senilai 60 miliar yen, atau sekitar 3,2% dari total saham beredar.
Langkah ini kemungkinan dimaksudkan untuk menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental dan nilai jangka panjang perusahaan, meskipun menghadapi hambatan di segmen bisnis berisiko tinggi tertentu.
Tekanan yang lebih dalam mungkin berasal dari kondisi makro pasar keuangan Jepang. Pasar obligasi pemerintah Jepang baru-baru ini mengalami "pekan yang menegangkan," dengan imbal hasil obligasi jangka panjang melonjak ke level yang sebelumnya dianggap mustahil.
Pasar global semakin khawatir bahwa imbal hasil obligasi Jepang yang lebih tinggi dapat menjadi normal baru, yang berpotensi mendorong investor domestik untuk memulangkan lebih banyak dana.
Bagi institusi seperti Nomura yang mengelola aset domestik dalam jumlah besar, perubahan makro semacam ini tak terelakkan akan memengaruhi strategi alokasi aset secara keseluruhan dan selera risiko.
04 Langkah Berbeda Antar Institusi
Pendekatan hati-hati Nomura mencerminkan pola pikir defensif di kalangan sebagian institusi keuangan tradisional di tengah volatilitas pasar saat ini. Namun, perilaku pelaku pasar kripto menunjukkan perbedaan yang jelas.
Bertolak belakang dengan sikap defensif institusi seperti Nomura, data on-chain menunjukkan bahwa "whale"—investor yang memegang lebih dari 1.000 Bitcoin—diam-diam meningkatkan kepemilikan mereka.
Total Bitcoin yang dimiliki kelompok ini telah kembali ke level yang terakhir terlihat pada akhir 2024, menandakan bahwa mereka menyerap koin yang dijual oleh investor ritel yang panik.
Sementara itu, terdapat juga indikasi aksi jual dari institusi lain. Misalnya, pemantauan menunjukkan bahwa perusahaan investasi Fenbushi Capital menarik 2.432 Ether dari bursa.
Perbedaan ini menyoroti kompleksitas pasar saat ini. Sementara fluktuasi harga jangka pendek dan tekanan likuidasi memaksa sebagian pelaku pasar untuk memangkas posisi, para pemegang keyakinan jangka panjang terhadap fundamental kripto justru memanfaatkan penurunan sebagai peluang akumulasi.
05 Strategi Penting untuk Pengguna Gate
Bagi komunitas trader dan investor di Gate yang luas, pengalaman Nomura dan situasi pasar saat ini menawarkan sejumlah pelajaran berharga. Memahami logika di balik langkah institusi dapat membantu individu mengambil keputusan lebih rasional di tengah volatilitas.
Yang terpenting, manajemen risiko adalah hal utama. Tujuan utama Nomura dalam memperketat eksposur adalah untuk "menekan volatilitas laba jangka pendek." Hal ini menegaskan bahwa, terlepas dari sentimen pasar, aturan manajemen risiko yang jelas sangat penting untuk kelangsungan jangka panjang.
Di platform seperti Gate, hal ini berarti menetapkan stop-loss yang tepat, menghindari leverage berlebihan, dan melakukan diversifikasi alokasi aset.
Kedua, penting untuk membedakan antara sentimen pasar jangka pendek dan tren jangka panjang. Meski Nomura memangkas posisi dalam jangka pendek, mereka tetap berkomitmen pada bisnis aset digital untuk jangka panjang. Demikian pula, teknologi blockchain terus menunjukkan perluasan aplikasi lintas industri.
Koreksi pasar saat ini justru dapat menjadi momen yang lebih jernih untuk mengevaluasi fundamental proyek dan memposisikan diri untuk nilai jangka panjang.
Prospek
Harga Bitcoin sempat turun di bawah 75.000 dolar AS pada 2 Februari. Sejak rekor tertinggi, lebih dari 850 juta dolar AS posisi long dengan leverage telah dilikuidasi secara paksa.
Nomura bukan satu-satunya institusi yang mengambil langkah. Anak perusahaan Eropanya, Laser Digital, memperketat kontrol risiko dan mengajukan izin sebagai trust bank di AS setelah kerugian kuartal ketiga, dengan tujuan menyeimbangkan pertahanan jangka pendek dan posisi jangka panjang di tengah gejolak pasar.


