
Pada Desember 2024, seorang pengguna anonim melaporkan di X (sebelumnya Twitter) tentang pencurian besar dari dompet perangkat keras Ledger Nano S miliknya. Berdasarkan laporan tersebut, pengguna tersebut kehilangan sekitar $2,5 juta aset digital, termasuk 10 BTC dan portofolio NFT bernilai tinggi. Insiden ini memicu kekhawatiran serius di komunitas kripto terkait kemungkinan kerentanan sistem keamanan Ledger, meskipun perusahaan belum segera mengeluarkan pernyataan resmi.
Pengguna yang terdampak menyatakan bahwa dompet Ledger Nano S miliknya, yang dikenal berfitur keamanan tinggi, berhasil ditembus. Insiden ini menimbulkan pertanyaan penting mengenai keamanan perangkat Ledger, yang memang dirancang khusus untuk melindungi aset kripto dan digital.
Meskipun detail spesifik terkait pelanggaran ini belum jelas, sejumlah teori telah berkembang mengenai kemungkinan penyebab kompromi tersebut.
Spekulasi menyebutkan adanya celah pada sistem Ledger Nano S yang belum diketahui sebelumnya dan telah dimanfaatkan. Hal ini dapat melibatkan manipulasi fisik, di mana perangkat diakses dan diubah oleh pihak ketiga, atau eksploitasi perangkat lunak yang memanfaatkan kerentanan pada firmware Ledger atau perangkat lunak terkait. Dompet perangkat keras dirancang dengan beberapa lapisan keamanan, sehingga pelanggaran yang berhasil kemungkinan besar membutuhkan keahlian teknis tinggi atau akses khusus.
Kebanyakan pelanggaran keamanan di sektor kripto terjadi karena kesalahan manusia atau serangan rekayasa sosial. Skenario yang mungkin meliputi serangan phishing, di mana pengguna secara tidak sadar membagikan private key atau recovery phrase melalui situs web atau email palsu. Selain itu, penyimpanan recovery phrase atau kata sandi yang tidak tepat—seperti menuliskannya di tempat yang tidak aman atau menyimpan secara digital—dapat membuatnya mudah diakses oleh pelaku kejahatan.
Jika pencurian terjadi akibat malware atau spyware pada perangkat yang terhubung milik pengguna, seperti komputer atau smartphone, penyerang dapat mencegat kredensial atau memantau transaksi. Ini menegaskan pentingnya menjaga keamanan endpoint, bahkan saat menggunakan dompet perangkat keras yang mengisolasi private key dari perangkat yang terhubung ke internet.
Dompet perangkat keras Ledger dipercaya jutaan pengguna di seluruh dunia sebagai solusi penyimpanan kripto yang aman. Pencurian yang dilaporkan ini menantang anggapan bahwa dompet perangkat keras hampir tidak dapat ditembus dan menimbulkan kekhawatiran lebih luas tentang keamanan aset digital.
Ledger Nano S diposisikan sebagai salah satu dompet teraman. Insiden seperti ini dapat mengurangi kepercayaan pada merek maupun pasar dompet perangkat keras secara keseluruhan. Jika terjadi pelanggaran keamanan, efeknya bisa meluas ke seluruh basis pengguna dan memunculkan pertanyaan apakah metode penyimpanan lain lebih aman.
Kejahatan yang melibatkan dompet perangkat keras menunjukkan bahwa pelaku siber menerapkan teknik yang makin canggih untuk melewati sistem keamanan yang kuat. Perkembangan teknik serangan ini mengindikasikan bahwa lanskap keamanan kripto terus berubah, sehingga memerlukan inovasi pertahanan yang berkelanjutan.
Ketidakhadiran pernyataan resmi dari Ledger membuat komunitas mencari kejelasan dan jaminan terkait keamanan dompet. Komunikasi transparan dari perusahaan saat insiden keamanan sangat penting untuk menjaga kepercayaan pengguna dan menunjukkan komitmen pada penanganan kerentanan.
Jika Anda memiliki dompet Ledger, berikut langkah-langkah segera untuk meningkatkan keamanan dan melindungi aset digital Anda.
Pastikan perangkat asli dengan memeriksa segel kemasan dan keasliannya menggunakan alat verifikasi resmi Ledger. Dompet perangkat keras palsu merupakan risiko nyata di pasar. Jangan pernah membeli dompet perangkat keras dari penjual tidak resmi atau tidak berizin, karena perangkat tersebut mungkin telah dikompromikan atau dipalsukan.
Selalu lakukan pembaruan firmware terbaru, karena biasanya mencakup patch keamanan dan perbaikan kerentanan penting. Ledger secara rutin merilis pembaruan untuk mengatasi potensi masalah keamanan, dan menjaga firmware tetap terbaru adalah salah satu cara paling efektif melindungi dompet Anda.
Simpan recovery phrase Anda secara offline di tempat yang aman, seperti safe deposit box atau brankas rumah yang terpercaya. Jangan pernah membagikan recovery phrase secara online atau kepada siapa pun yang mengaku mewakili Ledger. Pihak resmi Ledger tidak akan pernah meminta recovery phrase Anda, karena informasi tersebut harus tetap dirahasiakan sepenuhnya.
Periksa saldo dompet dan riwayat transaksi Anda secara rutin untuk mendeteksi aktivitas tidak sah. Gunakan blockchain explorer untuk memverifikasi transaksi terbaru dan pantau akun Anda untuk perubahan mencurigakan. Deteksi dini akses tidak sah memungkinkan Anda segera mengambil tindakan perlindungan.
Pertimbangkan penggunaan passphrase selain recovery phrase untuk perlindungan tambahan, atau gunakan solusi dompet multi-signature yang memerlukan beberapa persetujuan transaksi. Lapisan keamanan ekstra ini dapat secara signifikan mengurangi risiko akses tidak sah ke dana Anda.
Ini bukan kali pertama Ledger menghadapi tantangan keamanan, dan memahami riwayat ini penting untuk mengevaluasi praktik keamanan perusahaan.
Ledger mengalami pelanggaran data besar yang mengekspos data pribadi lebih dari 270.000 pelanggan, termasuk alamat email dan nomor telepon. Walaupun private key atau akses dompet tidak langsung dikompromikan dalam insiden ini, dampaknya sangat signifikan. Serangan phishing terhadap pengguna terdampak melonjak setelah pelanggaran, karena pelaku memanfaatkan data kontak yang bocor untuk menargetkan pelanggan Ledger dengan upaya penipuan.
Pasca pelanggaran data, pelanggan menjadi target email pembaruan Ledger palsu yang mengarahkan mereka ke situs web penipuan. Kampanye phishing ini sengaja dirancang untuk mengumpulkan recovery phrase dan informasi sensitif lain dari pengguna yang lengah. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggaran data dapat menimbulkan risiko keamanan berkelanjutan di luar insiden awal.
Laporan pencurian $2,5 juta dari dompet perangkat keras Ledger Nano S menjadi pengingat bahwa tidak ada solusi keamanan yang sepenuhnya sempurna. Meskipun dompet perangkat keras tetap menjadi metode penyimpanan aset digital paling aman, pengguna harus melengkapinya dengan praktik keamanan disiplin dan kewaspadaan berkelanjutan.
Respons Ledger terhadap insiden ini sangat berpengaruh terhadap reputasi dan kepercayaan pengguna di masa depan. Saat ini, insiden ini menegaskan kebutuhan mendesak edukasi keamanan yang berkelanjutan serta pentingnya menjaga perlindungan berlapis saat melindungi kekayaan digital. Pengguna harus terus mengikuti perkembangan ancaman terbaru dan menerapkan praktik keamanan terbaik.
Ledger mengalami insiden pencurian senilai $2,5 juta yang melibatkan manipulasi fisik dan kerentanan perangkat lunak. Keamanan firmware perangkat dan perangkat lunak terkait telah dikompromikan, sehingga berisiko terhadap aset pengguna. Disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan.
Insiden ini melibatkan akses tidak sah ke sistem Ledger. Dana Anda tetap aman jika Anda menerapkan praktik terbaik penggunaan dompet perangkat keras: verifikasi keaslian perangkat, aktifkan perlindungan passphrase, dan jangan pernah membagikan recovery phrase. Dompet perangkat keras menyimpan private key secara offline, memberikan perlindungan kuat dari serangan jarak jauh.
Jangan pernah membagikan recovery phrase 24 kata Anda kepada siapa pun. Perbarui firmware secara rutin. Gunakan PIN kuat dan aktifkan perlindungan passphrase tambahan. Simpan recovery phrase secara offline di tempat yang aman. Pastikan semua komunikasi diverifikasi langsung melalui kanal resmi Ledger sebelum bertindak.
Ledger segera menambal kerentanan dan memperbarui Ledger Connect Kit ke versi 1.1.8. Perusahaan bekerja sama dengan mitra untuk mengendalikan insiden dan menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan untuk mencegah pelanggaran di masa mendatang.
Trezor Safe 3 dan Coldcard adalah alternatif yang sangat baik. Keduanya menawarkan fitur keamanan unggulan dengan firmware open-source. BitBox02 juga merupakan opsi terpercaya. Dompet-dompet ini menawarkan standar keamanan yang setara atau bahkan lebih baik dari Ledger melalui audit keamanan independen dan inovasi desain perangkat keras.
Pencurian ini utamanya disebabkan oleh kebocoran private key. Ketika private key atau recovery phrase terekspos, pelaku dapat menguasai seluruh aset dompet. Private key adalah mekanisme utama dalam mengelola dan mengakses aset digital.











