Analis enkripsi @Ashcryptoreal memprediksi bahwa dalam empat hingga enam bulan ke depan, pasar Aset Kripto bersiap-siap untuk menyambut “alt season” yang parabola. Harapan optimis ini didasarkan pada perkembangan simultan dari beberapa faktor makroekonomi: ekspansi pasokan uang M2, kemungkinan The Federal Reserve (FED) beralih ke pelonggaran kuantitatif, dan proyeksi 3 hingga 4 kali pemangkasan suku bunga dalam enam bulan ke depan. Selain itu, kapitalisasi pasar emas yang melampaui 30 triliun USD dapat memicu perputaran modal, sementara 155 aplikasi ETF altcoin yang disetujui kemungkinan akan memiliki dampak di pasar yang setara dengan ETF Bitcoin. Analis menekankan bahwa harga Ether harus menembus dan stabil di atas 5.000 USD untuk secara resmi memulai alt season yang sebenarnya.
Analis enkripsi @Ashcryptoreal pada 26 Oktober menyatakan bahwa meskipun saat ini para penjual panik sedang keluar, total kapitalisasi pasar aset kripto masih dalam tren bull market, dan diperkirakan akan mengalami lonjakan parabola potensial dalam 4 hingga 6 bulan ke depan. Keyakinan ini berasal dari beberapa katalis makro yang sedang terbentuk.

Dalam sejarah, ekspansi pasokan uang M2 sangat terkait dengan peningkatan likuiditas yang mengalir ke aset berisiko seperti Aset Kripto. Yang lebih penting, pasar memperkirakan bahwa The Federal Reserve (FED) akan mengakhiri pengetatan kuantitatif dan kemungkinan akan beralih ke pelonggaran kuantitatif.
Kapitalisasi pasar emas telah mencapai 30 triliun dolar AS, analis percaya bahwa ini mungkin menjadi kunci untuk memicu pergeseran modal menuju Bitcoin.
Meskipun Bitcoin telah naik dari titik terendah 15.400 dolar AS pada November 2022 menjadi 126.000 dolar AS, dengan peningkatan sebesar 8,5 kali lipat, sebagian besar alts gagal mengikuti kenaikan ini. Hanya beberapa alts seperti ONDO, FET, SUI, SOL, dan BNB yang mencetak rekor tertinggi baru.
Ethereum mencapai kisaran tertinggi sejarah sebesar 4.800 USD pada kuartal ketiga tahun 2025, dan menetapkan harga tertinggi baru di 4.900 USD. Para analis umumnya percaya bahwa Ethereum harus menembus dan bertahan di atas 5.000 USD untuk memulai alt season yang sesungguhnya.
Alasan keterlambatan: Dari tahun 2025 hingga sekarang, investor terutama fokus pada aset aman seperti emas, obligasi, dan saham-saham teratas. Ketegangan perang dagang dan kekhawatiran tarif menciptakan ketidakpastian di pasar, mendorong likuiditas menuju aset berisiko rendah, bukan aset Kripto.
Lingkungan pasar saat ini mirip dengan pola bull market tahun 2017 dan 2021: aset aman biasanya yang pertama kali bergerak, membangun kepercayaan trader, kemudian likuiditas akan mengalir ke investasi yang lebih berisiko. Jalur aliran dana yang khas adalah: Bitcoin→Ethereum→altcoin kapitalisasi pasar besar→altcoin kapitalisasi pasar kecil.
Selain perubahan kebijakan makro, lingkungan regulasi yang menguntungkan juga membuka jalan bagi alt season. Saat ini terdapat 155 aplikasi untuk dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) untuk altcoin yang sedang menunggu persetujuan, dan diharapkan akan mendapatkan kemajuan setelah masalah penutupan pemerintah teratasi.
Sejarah terulang: Jika disetujui, pengaruh produk ETF alts ini akan meniru efek ETF Bitcoin yang mendorong masuknya miliaran dolar pada awal tahun 2025. Khususnya, koin seperti Solana dan Avalanche mungkin mengalami fluktuasi harga yang sangat tajam lebih dari 10% didorong oleh berita positif.
Kepercayaan Paus: Data on-chain menunjukkan bahwa perpindahan Bitcoin ke dompet penyimpan jangka panjang meningkat sebesar 15%, menunjukkan keyakinan pemegang besar yang kuat. Volume perdagangan Bitcoin di CEX utama menunjukkan peningkatan aktivitas paus dan pola akumulasi.
Potensi Ethereum: Indeks Kekuatan Relatif (RSI) Ethereum sekitar 55, menunjukkan momentum netral, ada ruang untuk terobosan ke atas, dan tidak berada dalam kondisi jenuh beli. Sentimen pasar sedang beralih ke keserakahan.
Saran operasi saat ini: Bitcoin perlu menembus level resistensi 70.000 dolar AS untuk mengonfirmasi dimulainya fase parabolik. Investor dapat memperhatikan level dukungan Bitcoin di 60.000 dolar AS dan Ethereum di 2.500 dolar AS, yang mungkin menjadi area masuk ideal saat pasar mengalami koreksi.
Dalam konteks likuiditas makro yang akan kembali ke aset berisiko, dan kapitalisasi pasar emas yang mungkin memicu lonjakan harga Bitcoin berikutnya, potensi persetujuan 155 aplikasi ETF alts menjadi katalis struktural yang kuat untuk ledakan alt season. Namun, apakah Ethereum dapat berhasil menembus hambatan psikologis dan teknis kunci di 5.000 dolar AS akan menjadi sinyal akhir untuk menentukan kapan pesta ini dimulai. Investor harus tetap waspada dan memperhatikan kebijakan ekonomi makro serta dinamika harga Ethereum.
Penafian: Artikel ini adalah berita informasi, tidak merupakan saran investasi. Pasar enkripsi berfluktuasi dengan tajam, investor harus berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Artikel Terkait
Mengapa Bitcoin Turun? Bitcoin Everlight Meluncurkan Solusi untuk Penambang yang Menghadapi Tantangan Likuidasi
Mengapa Crypto Terjatuh? Ketahanan Bitcoin Everlight Menawarkan Wawasan Pasar
Grayscale dalam 10 menit terakhir telah mentransfer 9787 ETH dan 446 BTC ke suatu CEX, dengan total nilai sekitar 48,89 juta dolar AS.