Pendiri Bridgewater, Ray Dalio, kembali membahas Bitcoin: Kelangkaan tidak sama dengan cadangan Bank Sentral, emas tetap menjadi aset keras pilihan utama.

GateNews
BTC1,09%

Miliarder investor, pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio baru-baru ini kembali menyatakan sikap hati-hati terhadap peran Bitcoin dalam sistem keuangan global. Dia menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin memiliki kelangkaan dan sejumlah “atribut mata uang”, dari sudut pandang alokasi aset dan manajemen cadangan Bank Sentral, Bitcoin tidak cocok sebagai aset cadangan resmi.

Dalam wawancara terbaru, Dalio menggambarkan Bitcoin sebagai “koin yang bersifat spiritual”. Ia mengakui bahwa jumlah Bitcoin tetap, terdesentralisasi, dan secara luas dianggap sebagai mata uang digital, tetapi karakteristik ini tidak cukup bagi Bank Sentral untuk memasukkannya ke dalam neraca. Dalio percaya bahwa Bank Sentral lebih memfokuskan perhatian pada keamanan, stabilitas, dan kontrol aset, yang justru menjadi kelemahan Bitcoin.

Dalio menekankan masalah transparansi Bitcoin. Dia menunjukkan bahwa transaksi di blockchain Bitcoin sepenuhnya dapat dilacak, yang justru menjadi risiko dalam pengelolaan cadangan. Begitu transaksi dipantau, terganggu, atau bahkan dibatasi, keandalannya sebagai aset cadangan tingkat negara akan dipertanyakan. Sebagai perbandingan, emas lebih sulit untuk dilacak atau dikendalikan setelah keluar dari sistem keuangan, sehingga memiliki sifat perlindungan yang lebih kuat dalam kondisi ekstrem.

Dari sudut pandang keamanan, Dalio juga mengingatkan bahwa Bitcoin memiliki risiko potensial untuk diserang secara teknis, dihancurkan, atau dibatasi oleh regulasi, yang dapat mengurangi daya tariknya sebagai alat penyimpanan kekayaan jangka panjang. Oleh karena itu, ketika memilih antara Bitcoin dan emas, ia selalu lebih condong ke emas.

Meskipun demikian, Dalio tidak sepenuhnya menolak Bitcoin. Ia mengungkapkan bahwa ia masih memiliki sejumlah kecil Bitcoin, dan sebelumnya telah beberapa kali menyarankan para investor untuk memperhatikan Bitcoin dan aset langka seperti emas, sebagai lindung nilai terhadap risiko utang global yang tinggi dan devaluasi mata uang. Namun, ia secara tegas menyatakan bahwa Bitcoin memiliki prioritas yang lebih rendah dalam alokasi asetnya dibandingkan emas.

Ketika membahas stablecoin, Dalio memiliki sikap yang lebih konservatif. Ia berpendapat bahwa stablecoin yang terikat pada fiat, pada dasarnya tetap dipengaruhi oleh sistem mata uang tradisional, lebih cocok digunakan untuk pembayaran cepat dan perdagangan, bukan untuk penyimpanan nilai jangka panjang atau alokasi aset.

Secara keseluruhan, pandangan Ray Dalio memberikan referensi penting untuk topik “apakah Bitcoin dapat menjadi aset cadangan Bank Sentral”. Menurutnya, Bitcoin adalah mata uang digital yang memiliki nilai kelangkaan, sementara emas tetap menjadi pilihan aset keras yang lebih matang dan lebih dapat diandalkan untuk lindung nilai. Sikap ini juga mencerminkan batasan nyata sikap raksasa keuangan tradisional terhadap aset kripto.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Bitcoin vs Emas: Aliran ETF Menunjukkan Rotasi Modal Dini

Arus ETF Bitcoin telah beralih ke wilayah positif selama 30 hari terakhir, meskipun permintaan ETF emas menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah reli yang berkepanjangan. Dalam data terbaru, dana yang fokus pada bitcoin mencatat arus masuk bersih sebesar $273 juta pada 6 Maret setelah arus keluar sebesar $1,9 miliar pada Februari, sementara GLD—the

CryptoBreaking24menit yang lalu

Komputasi Kuantum Tidak Hanya Akan Mengancam Bitcoin—Ini Juga Mengancam Aplikasi Pesan

Singkatnya Peneliti IBM bekerja sama dengan Signal dan Threema untuk merancang sistem pesan yang tahan terhadap serangan kuantum. Kriptografer Ethan Heilman mengatakan bahwa pesan bisa menghadapi risiko kuantum jangka pendek yang lebih besar daripada Bitcoin. Kemajuan dalam komputasi kuantum mendorong pengembang untuk mempersiapkan p

Decrypt58menit yang lalu

Bitwise CIO:Bitcoin jangka panjang bisa mencapai 1 juta dolar, potensi berasal dari posisi "emas digital"

Chief Investment Officer Bitwise Matt Hougan dalam sebuah memo menunjukkan bahwa harga Bitcoin berpotensi mencapai 1 juta dolar AS di masa depan. Dia percaya bahwa Bitcoin sedang bersaing dengan emas untuk mendapatkan posisi sebagai penyimpan nilai digital, terutama dalam konteks perluasan pasar penyimpan nilai global. Jika Bitcoin dapat menguasai 17% pangsa pasar, diperkirakan harganya akan meningkat secara signifikan.

GateNews1jam yang lalu

Pengaturan Altseason 3.0? OTHERS/BTC Uji Coba Ulang Peluncuran Bersejarah sebagai 4 Altcoin Bersiap untuk Potensi Perluasan 5×

LAINNYA/BTC menguji kembali peluncur sejarah, menciptakan pengaturan terstruktur untuk potensi kenaikan 5× di berbagai altcoin terpilih. Arbitrum, Aptos, Pepe, dan Bonk menunjukkan pola support dan resistance yang konsisten dengan volume perdagangan yang terukur. Oscillator dan garis tren menunjukkan momentum yang seimbang, s

CryptoNewsLand1jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar