Pi Network menghentikan pembayaran setelah penipuan mencuri lebih dari 4,4 juta Pi token, membekukan permintaan dompet untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
Pi Network sementara menghentikan permintaan pembayaran dompet setelah penipuan yang mengakibatkan pencurian lebih dari 4,4 juta Pi token.
Serangan tersebut, yang memanfaatkan taktik rekayasa sosial, menargetkan pengguna dengan saldo token yang besar.
Meskipun protokol Pi Network tetap aman, penipuan tersebut memanipulasi pengguna agar mengotorisasi transaksi yang tidak sah, yang menyebabkan pencurian besar tersebut.
Pi Network Membekukan Permintaan Pembayaran Karena Penipuan
Sebagai tanggapan terhadap serangan tersebut, Pi Network telah menghentikan sementara permintaan pembayaran dompet untuk mencegah pencurian lebih lanjut.
Penipuan ini didasarkan pada permintaan pembayaran palsu yang dikirim ke pengguna, yang tampak berasal dari sumber terpercaya.
Ketika pengguna mengotorisasi permintaan ini, para penipu dapat mencuri Pi token mereka.
Pengumuman khusus untuk semua #Pioneers.
Tetap waspada.
Halo #Pioneers, Penipu dapat menemukan alamat dompet Anda di blockchain dan dengan jelas melihat berapa banyak koin Pi yang Anda miliki di dompet Anda. Setelah mereka mengetahui saldo koin Pi Anda, mereka akan mengirimkan permintaan pembayaran. Begitu Anda mengklik… pic.twitter.com/xhJPNCLH6M
— Pi Network Alerts (@PiNetworkAlerts) 30 Desember 2025
Laporan menunjukkan bahwa token yang dicuri dialirkan ke satu alamat dompet tunggal, yang telah menerima jumlah besar Pi sejak pertengahan 2025.
Para penipu menggunakan transparansi blockchain untuk menargetkan pengguna dengan saldo besar. Metode ini memungkinkan mereka mengidentifikasi korban dan mengirim permintaan pembayaran palsu.
Pi Network mengonfirmasi bahwa serangan tersebut bukan akibat pelanggaran protokol. Sebaliknya, ini adalah kasus rekayasa sosial, di mana pengguna tertipu untuk menyetujui transaksi.
Keputusan tim untuk membekukan permintaan pembayaran adalah langkah pencegahan untuk melindungi pengguna dari kerugian lebih lanjut.
Komunitas Diberi Peringatan Tentang Permintaan Pembayaran Palsu
Moderator Pi Network telah mengeluarkan peringatan keras kepada komunitas agar mengabaikan semua permintaan pembayaran yang tidak diminta.
Pengguna disarankan untuk tidak mengotorisasi transaksi apa pun, bahkan jika tampak berasal dari sumber yang dikenal atau akun resmi.
Permintaan palsu ini seringkali tampak sah, sehingga mudah bagi pengguna yang tidak waspada untuk tertipu.
Pelacak blockchain menunjukkan bahwa dompet penipuan terus menerima aliran dana yang konsisten.
Penipu utama telah mencuri antara 563.000 dan 877.000 Pi token per bulan dari Juli hingga Desember 2025.
Aktivitas ini mencerminkan skala penipuan yang sedang berlangsung dan risiko serius bagi pengguna.
Berikut berapa banyak penipu Pi teratas mencuri per bulan
Pembayaran ke GCD3SZ3TFJAESWFZFROZZHNRM5KWFO25TVNR6EMLWNYL47V5A72HBWXP
Aktivitas penipuan ini semakin intensif dalam beberapa minggu terakhir, terutama di bulan Desember, saat lebih banyak pengguna memenuhi syarat untuk mentransfer dana.
Hal ini menyebabkan beberapa analis percaya bahwa operasi ini semakin cepat, menargetkan pengguna seiring pertumbuhan jaringan.
Meskipun sudah ada peringatan, beberapa pengguna masih menjadi korban penipuan, sehingga sangat penting bagi Pi Network untuk terus menekankan kehati-hatian dan kewaspadaan.
**_Baca terkait: _**Pi Network Membuka Era Smart Contract Didukung oleh 17,5J KYC Pengguna di Seluruh Dunia
Upaya Keamanan Berkelanjutan Pi Network
Meskipun mengalami kemunduran baru-baru ini, Pi Network terus berupaya meningkatkan keamanannya.
Awal tahun ini, platform memperkenalkan otentikasi dua faktor (2FA) untuk membantu melindungi akun pengguna selama proses migrasi Mainnet. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pi Network untuk meningkatkan keamanan dan mencegah akses tidak sah.
Selain itu, Pi Network telah mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam proses verifikasi KYC (Know Your Customer).
Ini membantu mengurangi beban verifikasi manual sebesar 50%, mempercepat proses bagi pengguna yang memigrasikan saldo mereka ke Mainnet.
Pengenalan langkah-langkah ini mencerminkan komitmen Pi Network untuk meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna.
Tim juga sedang mengerjakan pembaruan mendatang, seperti pembaruan versi Pi Node 0.5.4, yang meningkatkan kinerja perangkat lunak.
Pembaruan ini mengatasi masalah terkait akurasi hadiah dan memastikan pengalaman yang lebih lancar bagi pengguna. Meskipun menghadapi tantangan saat ini, Pi Network tetap fokus pada pengamanan platform dan melindungi penggunanya dari penipuan di masa depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pi Network Menangguhkan Pembayaran Setelah Serangan Pencurian Token Multi-Juta
Pi Network menghentikan pembayaran setelah penipuan mencuri lebih dari 4,4 juta Pi token, membekukan permintaan dompet untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
Pi Network sementara menghentikan permintaan pembayaran dompet setelah penipuan yang mengakibatkan pencurian lebih dari 4,4 juta Pi token.
Serangan tersebut, yang memanfaatkan taktik rekayasa sosial, menargetkan pengguna dengan saldo token yang besar.
Meskipun protokol Pi Network tetap aman, penipuan tersebut memanipulasi pengguna agar mengotorisasi transaksi yang tidak sah, yang menyebabkan pencurian besar tersebut.
Pi Network Membekukan Permintaan Pembayaran Karena Penipuan
Sebagai tanggapan terhadap serangan tersebut, Pi Network telah menghentikan sementara permintaan pembayaran dompet untuk mencegah pencurian lebih lanjut.
Penipuan ini didasarkan pada permintaan pembayaran palsu yang dikirim ke pengguna, yang tampak berasal dari sumber terpercaya.
Ketika pengguna mengotorisasi permintaan ini, para penipu dapat mencuri Pi token mereka.
Laporan menunjukkan bahwa token yang dicuri dialirkan ke satu alamat dompet tunggal, yang telah menerima jumlah besar Pi sejak pertengahan 2025.
Para penipu menggunakan transparansi blockchain untuk menargetkan pengguna dengan saldo besar. Metode ini memungkinkan mereka mengidentifikasi korban dan mengirim permintaan pembayaran palsu.
Pi Network mengonfirmasi bahwa serangan tersebut bukan akibat pelanggaran protokol. Sebaliknya, ini adalah kasus rekayasa sosial, di mana pengguna tertipu untuk menyetujui transaksi.
Keputusan tim untuk membekukan permintaan pembayaran adalah langkah pencegahan untuk melindungi pengguna dari kerugian lebih lanjut.
Komunitas Diberi Peringatan Tentang Permintaan Pembayaran Palsu
Moderator Pi Network telah mengeluarkan peringatan keras kepada komunitas agar mengabaikan semua permintaan pembayaran yang tidak diminta.
Pengguna disarankan untuk tidak mengotorisasi transaksi apa pun, bahkan jika tampak berasal dari sumber yang dikenal atau akun resmi.
Permintaan palsu ini seringkali tampak sah, sehingga mudah bagi pengguna yang tidak waspada untuk tertipu.
Pelacak blockchain menunjukkan bahwa dompet penipuan terus menerima aliran dana yang konsisten.
Penipu utama telah mencuri antara 563.000 dan 877.000 Pi token per bulan dari Juli hingga Desember 2025.
Aktivitas ini mencerminkan skala penipuan yang sedang berlangsung dan risiko serius bagi pengguna.
Aktivitas penipuan ini semakin intensif dalam beberapa minggu terakhir, terutama di bulan Desember, saat lebih banyak pengguna memenuhi syarat untuk mentransfer dana.
Hal ini menyebabkan beberapa analis percaya bahwa operasi ini semakin cepat, menargetkan pengguna seiring pertumbuhan jaringan.
Meskipun sudah ada peringatan, beberapa pengguna masih menjadi korban penipuan, sehingga sangat penting bagi Pi Network untuk terus menekankan kehati-hatian dan kewaspadaan.
**_Baca terkait: _**Pi Network Membuka Era Smart Contract Didukung oleh 17,5J KYC Pengguna di Seluruh Dunia
Upaya Keamanan Berkelanjutan Pi Network
Meskipun mengalami kemunduran baru-baru ini, Pi Network terus berupaya meningkatkan keamanannya.
Awal tahun ini, platform memperkenalkan otentikasi dua faktor (2FA) untuk membantu melindungi akun pengguna selama proses migrasi Mainnet. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pi Network untuk meningkatkan keamanan dan mencegah akses tidak sah.
Selain itu, Pi Network telah mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam proses verifikasi KYC (Know Your Customer).
Ini membantu mengurangi beban verifikasi manual sebesar 50%, mempercepat proses bagi pengguna yang memigrasikan saldo mereka ke Mainnet.
Pengenalan langkah-langkah ini mencerminkan komitmen Pi Network untuk meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna.
Tim juga sedang mengerjakan pembaruan mendatang, seperti pembaruan versi Pi Node 0.5.4, yang meningkatkan kinerja perangkat lunak.
Pembaruan ini mengatasi masalah terkait akurasi hadiah dan memastikan pengalaman yang lebih lancar bagi pengguna. Meskipun menghadapi tantangan saat ini, Pi Network tetap fokus pada pengamanan platform dan melindungi penggunanya dari penipuan di masa depan.