Chainlink Labs bergabung dengan aliansi stablecoin KRW Korea Selatan untuk memperkuat infrastruktur data oracle di tengah perdebatan regulasi.
GAKS membangun jalur stablecoin KRW yang berfokus pada kepatuhan sambil menghindari risiko penerbitan selama ketidakpastian kebijakan di Korea Selatan.
Integrasi oracle mendukung verifikasi data, feeds harga, dan kesiapan institusional untuk sistem stablecoin KRW.
Chainlink Labs telah bergabung dengan Aliansi Global untuk Stablecoin KRW Korea Selatan saat perdebatan kebijakan terus berlanjut. Aliansi ini beroperasi di bawah nama Aliansi Global untuk Stablecoin KRW, juga dikenal sebagai GAKS. Langkah ini memperkuat upaya infrastruktur di sekitar stablecoin yang dipatok ke won. Ini juga mencerminkan persiapan industri menjelang kejelasan regulasi.
Chainlink Labs telah bergabung dengan Aliansi Global untuk Stablecoin KRW 🔗 Korea Selatan, memperkuat infrastruktur oracle, kepatuhan, dan standar lintas rantai saat Korea mendorong stablecoin KRW yang siap institusi dan diatur. #Chainlink #Cryptohttps://t.co/B3Jat8Dxyn
— TWJ News (@TronWeekly) 28 Januari 2026
GAKS dipimpin oleh Wemade, sebuah perusahaan blockchain dan game besar Korea. Aliansi ini berfokus pada standar teknis daripada penerbitan stablecoin. Pendekatan ini memungkinkan anggota mengurangi paparan terhadap risiko regulasi yang belum terselesaikan. Akibatnya, pengembangan infrastruktur terus berlanjut meskipun ada ketidakpastian kebijakan.
Chainlink Labs akan mendukung layanan oracle dan integritas data dalam aliansi. Perannya meliputi standar infrastruktur dan dukungan aset tokenized. Penambahan ini membawa feeds data terverifikasi dan alat verifikasi onchain. Layanan ini banyak digunakan dalam sistem aset digital institusional.
Melalui integrasi ini, anggota aliansi mendapatkan akses ke infrastruktur oracle yang distandarisasi. Pengaturan ini meningkatkan interoperabilitas antar jaringan dan platform. Ini juga mendukung data harga dan input eksternal lainnya yang diperlukan untuk sistem stablecoin. Akibatnya, GAKS memperkuat fondasi teknisnya selama periode peninjauan regulasi.
GAKS diluncurkan pada November 2025 sebagai bagian dari strategi reset blockchain Wemade. Aliansi ini dibentuk setelah beberapa tantangan operasional dan regulasi. Tujuannya adalah menciptakan infrastruktur bersama untuk stablecoin KRW. Yang penting, aliansi ini menghindari bertindak sebagai penerbit token.
Konsorsium ini sudah mencakup Chainalysis, CertiK, dan SentBe. Chainalysis menyediakan alat pemantauan transaksi dan deteksi ancaman. CertiK mendukung validasi node dan audit keamanan. SentBe berkontribusi pada infrastruktur remitansi yang diatur di berbagai wilayah.
Keterlibatan Chainlink menambahkan lapisan oracle khusus ke struktur ini. Bersama-sama, mitra-mitra ini menciptakan tumpukan teknologi yang berorientasi pada kepatuhan. Model ini mendukung keamanan, auditabilitas, dan keandalan data. Oleh karena itu, aliansi ini memprioritaskan kesiapan daripada penerbitan cepat.
Korea Selatan terus memperdebatkan aturan untuk stablecoin yang dipatok ke won. Pembuat kebijakan tetap terbagi tentang kelayakan penerbit dan model pengawasan. Beberapa usulan lebih memilih bank saja. Yang lain mengizinkan penerbit non-bank di bawah pengawasan ketat.
Regulator juga memantau risiko valuta asing dan aliran modal. Bank Korea telah mengangkat kekhawatiran tentang pengendalian moneter. Isu-isu ini memperlambat kemajuan legislatif. Sementara itu, pelaku industri fokus pada persiapan daripada penerbitan.
GAKS mencerminkan pendekatan hati-hati ini dengan berinvestasi dalam standar infrastruktur. Masuknya Chainlink Labs mendukung strategi jangka panjang ini. Aliansi ini terus membangun fondasi teknis sambil menunggu kejelasan kebijakan.
Artikel Terkait
Rhea Finance Collaborates With Titan Exchange to Enable Deep DEX Liquidity on DeFi Trading
Japan XRP Payment Rumors Ignite Massive Market Speculation
AetheriumX 在美成立基金会并获监管牌照,设立生态基金加速亚洲市场拓展
MoonPay tích hợp bảo mật phần cứng Ledger cho AI giao dịch crypto