Reece Merrick, direktur pelaksana Ripple untuk Timur Tengah dan Afrika, menggambarkan negara itu sebagai pemimpin global yang didorong oleh kebutuhan ekonomi daripada sekadar spekulasi dalam posting media sosial terbarunya.
Menurut Merrick, pasar Turki jauh mengungguli negara tetangganya.
HOT Stories
Kebocoran penting di XRP Ledger dalam Batch Amendment yang bisa saja menguras dompet pengguna
Ulasan Pasar Kripto: Volatilitas XRP Menekan adalah Resep Rp 2, Akankah Dogecoin (DOGE) Penghapusan Nol Terjadi di Februari? Bullrun Shiba Inu (SHIB) Belum Mungkin
"Türkiye memimpin adopsi kripto di MENA dan berada di peringkat tertinggi secara global!" kata Merrick.
Dia menunjuk data menarik tahun 2026, yang menunjukkan bahwa sekitar 25,6% dari populasi Turki saat ini memiliki cryptocurrency.
Selain itu, survei demografis menunjukkan bahwa adopsi mencapai angka mencengangkan 52% di kalangan dewasa berusia 18 hingga 60 tahun.
Minat ritel dan institusional yang besar ini beralih ke aliran modal yang signifikan.
Merrick mencatat bahwa Turki memfasilitasi hampir $200 miliar transaksi kripto tahunan pada tahun 2025 berdasarkan analitik blockchain dari Chainalysis, volume yang "mengalahkan seluruh wilayah lainnya."
Selama bertahun-tahun, warga Turki berjuang dengan depresiasi berat lira dan tingkat inflasi yang tinggi.
Lingkungan makroekonomi yang tidak pasti ini mengubah cara aset digital digunakan di negara tersebut.
"Didorong oleh lindung nilai terhadap inflasi dan pelestarian nilai, kami melihat pergeseran yang jelas menuju utilitas praktis di pasar berkembang seperti Türkiye," tulis Merrick.
Alih-alih memperlakukan crypto hanya sebagai investasi berisiko tinggi, pengguna Turki semakin mengandalkan blockchain untuk stabilitas keuangan sehari-hari dan transfer tanpa batas.
XRP. Merrick secara khusus menyoroti stablecoin baru Ripple yang dipatok dolar AS, RLUSD.
"Stablecoin seperti RLUSD akan memainkan peran penting sebagai alternatif USD yang stabil di tengah volatilitas lira, mendukung pembayaran lintas batas dan ketahanan keuangan," tegasnya.
Merrick mengonfirmasi bahwa perusahaan blockchain ini sudah bekerja sama dengan sejumlah pemain keuangan tradisional di negara tersebut untuk mengintegrasikannya.
"Kami sangat optimis terhadap pertumbuhan berkelanjutan dan posisi kami di pasar di semua produk kami," tutup Merrick.