Pada periode 26 Maret 2026 pukul 09:30 hingga 09:45 (UTC), harga ETH mengalami penurunan sebesar -1,56% dalam 15 menit, dengan kisaran harga 2075,21 hingga 2116,99 USDT, volatilitas 1,97%. Pasar menunjukkan volatilitas yang jelas, volume transaksi on-chain meningkat pesat, dan perhatian pasar pun meningkat dengan cepat. Dana jangka pendek mengalir dengan cepat dan volatilitas pasar derivatif memburuk, menunjukkan karakter perubahan tren utama di tengah tekanan struktural ganda.
Pendorong utama dari pergerakan ini adalah paus besar yang meminjam ETH melalui protokol DeFi untuk melepas likuiditas, kemudian mentransfer dana besar ke bursa utama, sehingga volume spot dan kontrak berjangka meningkat secara bersamaan, menambah tekanan jual secara signifikan. Selain itu, masa jatuh tempo opsi ETH di platform seperti Deribit secara besar-besaran terjadi, dengan total volume opsi ETH yang jatuh tempo pada 26 Maret melebihi 50% dari total posisi terbuka. Perilaku pergeseran dan penutupan posisi opsi oleh institusi dan whale memicu penjualan cepat, memperburuk tekanan pada pasar spot, dan harga kembali ke zona Max Pain, menjadi pendorong utama penurunan.
Selain itu, tingkat biaya dana perpetual kontrak berjangka mengalami fluktuasi besar dalam periode ini, dengan posisi pendek yang menambah tekanan jual jangka pendek. Beberapa whale di on-chain mengalami risiko likuidasi karena menurunnya faktor kesehatan Aave, sehingga mereka melakukan penjualan pasif, menambah tekanan jual. Secara makro, ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve menurun, indeks dolar mencapai tertinggi baru di bulan Maret, konflik geopolitik mendorong harga minyak naik, dan penurunan bersamaan indeks utama pasar saham AS memicu resonansi di pasar global. Dana beralih ke aset safe haven seperti dolar dan emas, meningkatkan tekanan likuiditas pada ETH dan aset risiko lainnya, sehingga volatilitas jangka pendek semakin membesar.
Risiko volatilitas pasar saat ini meningkat secara signifikan. Fokus utama harus pada perubahan opsi yang belum selesai di platform seperti Deribit, aliran dana whale on-chain secara real-time, faktor kesehatan protokol DeFi seperti Aave, serta variabel makro utama (kebijakan suku bunga Federal Reserve, peristiwa risiko geopolitik) yang terus mempengaruhi aset risiko. Trader jangka pendek harus waspada terhadap tekanan jual lebih lanjut dan reaksi likuidasi berantai, serta terus memantau berita pasar dan data on-chain secara real-time.