Cloaked Wireless adalah operator jaringan virtual seluler (MVNO) yang baru-baru ini meluncurkan langkah-langkah ampuh terhadap pertukaran SIM dan serangan port yang tidak sah. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan langkah-langkah kuat terhadap serangan pertukaran SIM dan ekspor port yang tidak sah. Langkah-langkah untuk memecahkan masalah penggantian kartu SIM. Selain itu, mereka juga menonjol dengan menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran, menunjukkan pendekatan ramah kripto di industri telekomunikasi AS.
Dalam ekosistem kripto, ancaman penipuan pertukaran SIM merupakan masalah yang mendesak, membahayakan keamanan pribadi dan finansial.
**Dapatkah Cloaked Wireless mencegah insiden penggantian kartu SIM? **
CEO Jeremy Hill menekankan komitmen perusahaan untuk melindungi data pengguna. Mereka mengklaim mencapai hal ini melalui teknologi otentikasi canggih dan kebijakan pengumpulan data minimal. Hasilnya, kebijakan ini secara signifikan meningkatkan keamanan telepon dan mengurangi kemungkinan pelanggaran.
Selain itu, Cloaked Wireless menawarkan opsi kartu SIM elektronik (eSIM) dan kartu SIM tradisional. Perusahaan mengklaim telah menerapkan kontrol ketat untuk mencegah perubahan akun yang tidak sah, yang merupakan ciri khas penipuan pertukaran SIM.
Untuk memperkuat pertahanannya terhadap serangan pertukaran SIM, Cloaked Wireless memanfaatkan keahlian pakar enkripsi, privasi, dan keamanan. Keterlibatan perusahaan dengan komunitas cryptocurrency terlihat jelas. Ini menawarkan layanan gratis seumur hidup untuk pengembang utama Bitcoin Core.
Namun, perusahaan masih kekurangan pengalaman yang relevan dan catatan yang baik dalam mencegah insiden penggantian kartu SIM.
Upaya bersama industri untuk memerangi penipuan pertukaran SIM mencakup kolaborasi penting. Raksasa komunikasi global Telefónica dan Chainlink Labs bekerja sama bulan lalu untuk mengembangkan solusi berdasarkan teknologi blockchain. Kolaborasi ini menandai integrasi teknologi telekomunikasi dan blockchain untuk melindungi jaringan dari serangan pertukaran SIM.
Insiden keamanan siber baru-baru ini menyoroti perlunya tindakan pencegahan ini. Misalnya, serangan pertukaran SIM mempengaruhi akun X Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada bulan Januari, menyebabkan guncangan di pasar mata uang kripto.
Demikian pula, pada November 2022, pertukaran kripto FTX kehilangan lebih dari $400 juta karena serangan pertukaran SIM. Peretas menggunakan data pribadi untuk memanipulasi operator ponsel agar mentransfer nomor telepon pertukaran ke perangkat yang berada di bawah kendali mereka.
Insiden-insiden ini menyoroti kerentanan yang melekat pada jaringan seluler tradisional, sehingga menggarisbawahi pentingnya memperketat protokol keamanan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Operator nirkabel yang menerima Bitcoin mempromosikan rencana keamanan ponsel pertukaran SIM
Cloaked Wireless adalah operator jaringan virtual seluler (MVNO) yang baru-baru ini meluncurkan langkah-langkah ampuh terhadap pertukaran SIM dan serangan port yang tidak sah. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan langkah-langkah kuat terhadap serangan pertukaran SIM dan ekspor port yang tidak sah. Langkah-langkah untuk memecahkan masalah penggantian kartu SIM. Selain itu, mereka juga menonjol dengan menerima Bitcoin sebagai metode pembayaran, menunjukkan pendekatan ramah kripto di industri telekomunikasi AS.
Dalam ekosistem kripto, ancaman penipuan pertukaran SIM merupakan masalah yang mendesak, membahayakan keamanan pribadi dan finansial.
**Dapatkah Cloaked Wireless mencegah insiden penggantian kartu SIM? **
CEO Jeremy Hill menekankan komitmen perusahaan untuk melindungi data pengguna. Mereka mengklaim mencapai hal ini melalui teknologi otentikasi canggih dan kebijakan pengumpulan data minimal. Hasilnya, kebijakan ini secara signifikan meningkatkan keamanan telepon dan mengurangi kemungkinan pelanggaran.
Selain itu, Cloaked Wireless menawarkan opsi kartu SIM elektronik (eSIM) dan kartu SIM tradisional. Perusahaan mengklaim telah menerapkan kontrol ketat untuk mencegah perubahan akun yang tidak sah, yang merupakan ciri khas penipuan pertukaran SIM.
Untuk memperkuat pertahanannya terhadap serangan pertukaran SIM, Cloaked Wireless memanfaatkan keahlian pakar enkripsi, privasi, dan keamanan. Keterlibatan perusahaan dengan komunitas cryptocurrency terlihat jelas. Ini menawarkan layanan gratis seumur hidup untuk pengembang utama Bitcoin Core.
Namun, perusahaan masih kekurangan pengalaman yang relevan dan catatan yang baik dalam mencegah insiden penggantian kartu SIM.
Bagaimana penipuan penggantian SIM terjadi|Sumber: CyberHoot
Upaya bersama industri untuk memerangi penipuan pertukaran SIM mencakup kolaborasi penting. Raksasa komunikasi global Telefónica dan Chainlink Labs bekerja sama bulan lalu untuk mengembangkan solusi berdasarkan teknologi blockchain. Kolaborasi ini menandai integrasi teknologi telekomunikasi dan blockchain untuk melindungi jaringan dari serangan pertukaran SIM.
Insiden keamanan siber baru-baru ini menyoroti perlunya tindakan pencegahan ini. Misalnya, serangan pertukaran SIM mempengaruhi akun X Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada bulan Januari, menyebabkan guncangan di pasar mata uang kripto.
Demikian pula, pada November 2022, pertukaran kripto FTX kehilangan lebih dari $400 juta karena serangan pertukaran SIM. Peretas menggunakan data pribadi untuk memanipulasi operator ponsel agar mentransfer nomor telepon pertukaran ke perangkat yang berada di bawah kendali mereka.
Insiden-insiden ini menyoroti kerentanan yang melekat pada jaringan seluler tradisional, sehingga menggarisbawahi pentingnya memperketat protokol keamanan.