Para pendukung menyertakan informasi seperti “tanpa kode kejahatan”, “dukung kebebasan”, dan “sumber terbuka adalah bentuk kebebasan berbicara yang seharusnya dinikmati setiap orang” dalam sumbangan mereka.
Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, mendonasikan 30 ETH (senilai sekitar $113.000) melalui platform pendanaan desentralisasi Juicebox untuk mendukung pembelaan hukum pengembang Tornado Cash, Alexey Pertsev dan Roman Storm.
Menurut data on-chain, transaksi dari Alamat yang terkait dengan Buterin (bernama vitalik.eth) berlangsung pada pukul 1:58 pagi EST pada 30 Mei dan disumbangkan ke dana hukum “Release Alexey & Roman” di Juicebox, yang telah mengumpulkan 595,82 ETH senilai sekitar $ 2,2 juta.
Sumber Terbuka Bukanlah Kejahatan
Termasuk para ahli senior di bidang enkripsi seperti Buterin, selalu mendukung penggunaan alat privasi untuk mengelola aset enkripsi secara pribadi. Buterin telah menerbitkan banyak makalah tentang meningkatkan privasi Ethereum. Oleh karena itu, langkah ini tidaklah mengejutkan.
Pendukung lain menyatakan solidaritas dengan melampirkan pesan dorongan untuk sumbangan mereka. Di bawah kontribusi mereka, frasa seperti “Anda mendukung kami,” “kode tidak bersalah,” “kebebasan dukungan,” dan “open source adalah bentuk kebebasan berbicara yang layak diterima semua orang” bergema kuat.
Ini bukanlah kali pertama Buterin menyumbangkan dana untuk tujuan seperti ini. Pada tahun 2022, dia menyumbangkan 10 ETH (senilai $30,980 pada saat itu) ke dana hukum ‘AssangeDAO’ di Juicebox, sebagai dukungan bagi aktivis Australia dan pendiri WikiLeaks, Julian Assange.
Masalah hukum yang dihadapi oleh pengembang
Tornado Cash adalah alat yang berfokus pada privasi, memfasilitasi transaksi mata uang kripto secara anonim. Namun, potensi penyalahgunaannya telah menyebabkan dimanfaatkannya untuk pencucian uang, serangan hacker, atau pencurian dana. Aktivitas ilegal ini menarik perhatian pihak penegak hukum, yang mengakibatkan Kantor Pengendalian Aset Asing Departemen Keuangan Amerika Serikat (OFAC) memberlakukan sanksi terhadap Tornado Cash pada bulan Agustus 2022.
Tidak lama kemudian, pengembang Tornado Cash, Alexey Pertsev, ditangkap di Amsterdam karena dituduh menyembunyikan aliran keuangan kriminal dan memfasilitasi pencucian uang melalui layanan pencampuran Ethereum yang kontroversial.
Setahun kemudian, pengembang lain seperti Roman Storm dan Roman Semenov didakwa membantu pencucian uang sebesar 10 miliar dolar, Storm ditangkap di Washington. Pertsev dijatuhi hukuman penjara 5 tahun 4 bulan awal bulan ini.
Sementara itu, sejak ditangkap pada tahun 2023, Storm telah ditahan di Amerika dan sidangnya dijadwalkan pada bulan September.
Kesimpulan:
Tindakan sumbangan Vitalik Buterin tidak hanya mencerminkan dukungannya yang teguh terhadap teknologi enkripsi dan perangkat lunak sumber terbuka, tetapi juga menyoroti persatuan dan semangat gotong royong komunitas enkripsi dalam menghadapi tantangan hukum. Kejadian ini juga sekali lagi memicu diskusi luas tentang keseimbangan tanggung jawab pengembang teknologi dan kebebasan inovasi.
Dengan perkembangan kasus hukum pengembang Tornado Cash, dukungan semacam ini dari dunia kripto mungkin akan berdampak besar pada pandangan masyarakat terhadap privasi dan perangkat lunak sumber terbuka.