Ditulis oleh: Luke, Mars Keuangan
Baru saja, David Sacks mengumumkan di platform X bahwa Presiden AS Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk secara resmi mendirikan cadangan Bitcoin strategis AS. Kabar ini segera menarik perhatian, bukan hanya karena signifikansinya dalam kebijakan, tetapi juga karena pasar merespons dengan tidak terduga - harga Bitcoin langsung turun lebih dari 5% dalam sepuluh menit setelah pengumuman. Ini terlihat paradoks: mengapa kebijakan positif yang begitu signifikan tidak mendorong kenaikan pasar, malah memicu penjualan?
Apa yang terjadi?
Menurut postingan David Sacks, inti dari perintah eksekutif ini dapat dirangkum dalam beberapa poin kunci. Pertama, pemerintah AS akan menggunakan Bitcoin yang diperoleh melalui proses penyitaan aset pidana atau perdata untuk membangun cadangan strategis, yang berarti seluruh rencana ini tidak memerlukan dana dari pajak. Diperkirakan pemerintah AS saat ini memiliki sekitar 200.000 Bitcoin, namun sebelumnya belum pernah dilakukan audit komprehensif. Oleh karena itu, perintah eksekutif ini memerlukan audit menyeluruh terhadap aset digital yang dimiliki pemerintah, untuk memastikan transparansi.
Kedua, bitcoin dalam cadangan akan dilihat sebagai penyimpan nilai, mirip dengan “emas digital”, yang tidak akan mudah dijual. Keputusan ini ditujukan untuk mengoreksi kerugian masa lalu dari penjualan bitcoin prematur – yang diduga telah merugikan pembayar pajak lebih dari $ 17 miliar dalam potensi kerugian nilai. Kementerian Keuangan dan Perdagangan juga diberi mandat untuk mengembangkan rencana yang tidak menambah beban pembayar pajak untuk lebih memperoleh lebih banyak bitcoin. Selain itu, E.O. mendirikan repositori aset digital AS untuk mengelola aset digital lain yang diperoleh oleh pemerintah melalui proses penyitaan selain Bitcoin, tetapi tidak akan secara aktif membeli aset tambahan.
Donald Trump telah memenuhi janji kampanye - menjadikan Amerika sebagai ‘ibu kota kripto dunia’. David Sacks secara khusus menyebutkan peran kunci Menteri Keuangan Scott Bessent, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, dan Direktur Eksekutif Kelompok Kerja Bo Hines dalam mendorong kebijakan ini. Perintah eksekutif ini dianggap sebagai tanda penting dari dukungan pemerintahan Trump terhadap industri aset digital dan teknologi terkini.
Mengapa pasar jatuh?
Seharusnya, perintah eksekutif ini bisa dianggap sebagai kabar baik besar bagi Bitcoin. Ini tidak hanya mengkonfirmasi pengakuan pemerintah Amerika Serikat terhadap Bitcoin sebagai aset strategis, tetapi juga menghilangkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan penjualan dari pemerintah melalui larangan penjualan cadangan yang ada. Yang lebih penting, ini memberikan Bitcoin status cadangan negara mirip dengan emas, yang pada akhirnya akan meningkatkan legitimasi dan nilai pendukungnya secara jangka panjang. Namun, reaksi pasar justru berlawanan, harga Bitcoin turun tajam setelah pengumuman berita, turun lebih dari 5%. Mengapa hal ini terjadi?
Penjelasan yang masuk akal adalah bahwa ada kesenjangan antara ekspektasi pasar sebelumnya dan kebijakan yang sebenarnya. Menjelang perintah eksekutif, ada spekulasi yang meluas di antara komunitas kripto dan investor bahwa pemerintahan Trump mungkin mengambil langkah yang lebih agresif, seperti menggunakan dana fiskal untuk membeli bitcoin secara langsung, untuk meningkatkan ukuran cadangannya secara signifikan. Harapan ini bukannya tidak berdasar, mengingat bahwa Trump telah berulang kali menyatakan dukungan kuat untuk cryptocurrency selama kampanye pemilihannya, dan konsep “cadangan strategis” mengingatkan pada masuknya pemerintah ke pasar. Namun, EO menjelaskan bahwa sumber pendanaan cadangan terbatas pada hasil penyitaan, dan bahwa opsi akuisisi Bitcoin tambahan harus “netral anggaran”, yang berarti bahwa pemerintah tidak akan secara langsung menginvestasikan uang baru untuk membeli Bitcoin.
Bagi banyak investor, ini tanpa keraguan adalah contoh klasik dari ‘mengambil untung adalah berita buruk’. Pasar mungkin sebelumnya telah memperhitungkan ekspektasi ‘pemerintah membeli koin dalam jumlah besar’ ke dalam harga, tetapi ketika kebijakan yang sebenarnya diimplementasikan, meskipun arahnya positif, namun tidak mencapai imajinasi yang paling optimis. Akibatnya, sebagian investor memilih untuk mengambil keuntungan atau stop loss, yang menyebabkan harga turun dengan cepat.
Pertimbangan yang lebih mendalam
Secara logis, penurunan pasar mungkin memiliki faktor-faktor lain. Pertama, harga Bitcoin telah mengalami kenaikan yang signifikan dalam periode waktu tertentu, sehingga setiap berita penting dapat menjadi pemicu penyesuaian jangka pendek. Kedua, lingkungan ekonomi global saat ini kompleks dan berubah-ubah, sikap investor terhadap aset berisiko mungkin lebih berhati-hati, bahkan berita baik pun tidak selalu dapat sepenuhnya membalikkan sentimen pasar. Selain itu, detail pelaksanaan perintah eksekutif masih belum jelas, seperti hasil audit, skema mendapatkan Bitcoin di masa depan, dll., ketidakpastian ini mungkin membuat sebagian investor memilih untuk menunggu dan tidak langsung menambah posisi.
Kesimpulan
Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mendirikan cadangan strategis Bitcoin, sebuah tonggak dalam kebijakan aset digital Amerika. Ini tidak hanya menepati janji kampanye, tetapi juga memberikan dukungan kebijakan untuk nilai jangka panjang Bitcoin. Namun, penurunan pasar jangka pendek mengingatkan kita bahwa perbedaan ekspektasi psikologis investor dan kebijakan nyata sering kali dapat menimbulkan gejolak di pasar kripto yang terus berubah dengan cepat. Bagi Bitcoin, ini mungkin hanya awal yang baru. Di masa depan, dengan selesainya audit dan pelaksanaan detail kebijakan, apakah posisinya sebagai ‘emas digital’ benar-benar dapat stabil, masih patut kita tunggu.