Kepolisian Australia Mengeluarkan Peringatan Penipuan Kripto Berbasis AI yang Menyebabkan Kerugian Investor Lebih dari 74.000 Dolar AS

Key Takeaways
  • JPC3 memperingatkan sindikat kriminal untuk menggunakan AI guna membangun skema investasi menipu yang mencuri puluhan juta dari investor Australia.
  • Scamwatch melaporkan bahwa investor kehilangan antara $31,4 juta dan $45 juta akibat skema penipuan pada 2025 sejauh ini.
  • ASIC menonaktifkan 12.000 situs web penipuan dan 1.100 iklan media sosial pada 2025 untuk memerangi penipuan.

Pusat Koordinasi Kejahatan Siber Joint Policing Cybercrime Coordination Centre (JPC3) yang dipimpin Australian Federal Police memperingatkan bahwa sindikat kriminal menerapkan artificial intelligence untuk membangun skema investasi yang menipu dan telah mencuri puluhan juta dolar dari investor Australia. Peringatan ini bertepatan dengan perluasan inisiatif keselamatan siber publik nasional "Clickfit", yang mendorong konsumen digital untuk mengevaluasi penawaran investasi online sebelum melakukan transfer dana. Angka Scamwatch menunjukkan investor kehilangan antara 31,4 juta dolar dan 45 juta dolar akibat skema penipuan sejauh tahun ini, setelah total kerugian yang dilaporkan melebihi 111,7 juta dolar pada tahun kalender sebelumnya, dengan skema investasi penipuan menjadi kategori penipuan berkerugian tertinggi di Australia.

Rincian JPC3: Taktik Penipuan Berbasis AI dan Metode Rekayasa Sosial

Penyelidik JPC3 menyatakan bahwa jaringan lintas negara menggunakan alat AI untuk secara otomatis menghasilkan ekosistem keuangan penipuan, termasuk platform perdagangan palsu, artikel berita palsu, halaman arahan yang realistis, dan chatbot otomatis. Menurut otoritas, penipuan investasi modern mengandalkan taktik berlapis untuk membangun kredibilitas: para penipu membangun aplikasi seluler dan platform web yang sangat realistis, menunjuk penghubung dengan aksen Australia atau Inggris yang dilokalkan untuk berperan sebagai penasihat keuangan pribadi, serta memperkenalkan investasi mikro awal yang menampilkan keuntungan buatan untuk mendorong korban mentransfer jumlah yang lebih besar atau menggulirkan seluruh dana pensiun. Ketika korban mencoba menarik dana, penipu membekukan akun dan menuntut pembayaran "pajak" sekunder atau pembayaran "administratif" sebelum memutuskan kontak sepenuhnya.

AFP Detective Superintendent Marie Andersson menyatakan: "Di mana penjahat melihat kerentanan dan peluang, mereka tidak akan ragu untuk mengeksploitasinya. Mereka tidak peduli waktu dan usaha yang dihabiskan untuk membangun rekening tabungan, sarang dana, atau dana pensiun; mereka hanya ingin mencurinya." Otoritas menekankan bahwa para korban mencakup semua demografi, dengan kerugian yang terbagi rata antara pria dan wanita, meski pensiunan yang mengelola self-managed superannuation funds tetap menjadi target yang sering.

Polisi Queensland Menyebut Dua Kasus Penipuan Kripto Baru

Otoritas di Queensland mengutip kasus-kasus terbaru yang menyoroti kecepatan dan jangkauan skema berbasis AI yang ditingkatkan. Seorang pria berusia 29 tahun kehilangan 115.873 dolar setelah mengunduh ekstensi browser yang terhubung ke aplikasi perdagangan kripto palsu. Ketika dana dikuras lewat transaksi tanpa izin, upayanya untuk menghubungi layanan pelanggan mengarahkannya ke chatbot AI, yang mengungkap penipuan tersebut.

Seorang wanita lain di usia 60-an kehilangan hampir 74.690 dolar selama 12 bulan akibat penipuan investasi kripto palsu setelah menanggapi iklan media sosial dengan setoran awal 174 USD. Para penipu secara bertahap meyakinkannya untuk mentransfer dana pensiun superannuation; lalu menuntut tambahan 8.376 dolar sebagai biaya administratif palsu ketika ia meminta penarikan.

ASIC Menonaktifkan 12.000 Situs Penipuan pada 2025

Australian Securities and Investments Commission (ASIC) menonaktifkan 12.000 situs web penipuan dan lebih dari 1.100 iklan media sosial pada 2025. Kampanye 'Clickfit' JPC3, yang dimodelkan seperti kampanye keselamatan jalan tradisional, mendorong konsumen digital untuk "stop their scroll" dan mengevaluasi penawaran investasi online sebelum mentransfer dana.

FAQ

Apa yang diperingatkan Australian Federal Police terkait penipuan investasi?

Australian Federal Police-led Joint Policing Cybercrime Coordination Centre (JPC3) memperingatkan bahwa sindikat kriminal menerapkan artificial intelligence untuk membangun skema investasi yang menipu, termasuk platform perdagangan palsu, artikel berita palsu, halaman arahan yang realistis, dan chatbot otomatis yang telah mencuri puluhan juta dolar dari investor Australia.

Berapa banyak investor Australia kehilangan akibat skema investasi penipuan tahun ini?

Angka Scamwatch menunjukkan investor kehilangan antara 31,4 juta dolar dan 45 juta dolar akibat skema penipuan sejauh tahun ini, setelah total kerugian yang dilaporkan melebihi 111,7 juta dolar pada tahun kalender sebelumnya, dengan skema investasi penipuan menjadi kategori penipuan berkerugian tertinggi di Australia.

Tindakan apa yang dilakukan ASIC terhadap operasi penipuan pada 2025?

Australian Securities and Investments Commission (ASIC) menonaktifkan 12.000 situs web penipuan dan lebih dari 1.100 iklan media sosial pada 2025 sebagai bagian dari upaya untuk memerangi skema penipuan yang menargetkan konsumen Australia.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar