Analisis Blockchain Mengungkap 4 Dompet Kripto yang Terhubung dengan Jaringan Fentanyl Tiongkok yang Beroperasi dari Jepang

Berdasarkan analisis blockchain terhadap bukti pengadilan, penyidik mengidentifikasi empat dompet kripto yang terhubung dengan organisasi perdagangan fentanyl asal Tiongkok yang beroperasi dari Nagoya, Jepang sejak September 2022. Dompet-dompet tersebut menunjukkan lebih dari 120 interaksi mata uang kripto dengan entitas yang dikenai sanksi oleh otoritas AS. Aparat menemukan bahwa operasi tersebut menerima pembayaran kripto dari kartel narkoba Meksiko yang membeli bahan kimia prekursor fentanyl, serta menelusuri transfer dana yang melibatkan warga negara Tiongkok, Xia Fengbing, yang juga dikenai sanksi. Temuan ini menguatkan peran Jepang sebagai hub transit dalam jalur penyelundupan global dan menyoroti tantangan yang dihadapi otoritas dalam melacak jaringan kriminal berbasis kripto.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar