Pada tanggal 29, merek perhiasan mewah Bvlgari mengumumkan peluncuran sistem “Digital Passport” berbasis blockchain untuk lini produk arlojinya guna meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperkuat verifikasi keaslian produk. Sistem ini menyimpan spesifikasi teknis, informasi garansi, sertifikat keaslian, dan data pelacakan di blockchain, sehingga catatannya tahan terhadap perubahan dan tidak dapat diubah.
Sistem Digital Passport dibangun di atas blockchain Aura, sebuah platform blockchain verifikasi keaslian khusus. Spesifikasi teknis, detail garansi, sertifikasi keaslian, sertifikat, serta data pelacakan setiap arloji dicatat di blockchain. Pelanggan dapat mengakses informasi ini melalui aplikasi seluler atau situs web khusus, tempat mereka dapat melihat proses pembuatan produk, latar belakang desain, serta detail keterampilan perajin.
Sistem ini dirancang untuk memverifikasi keaslian produk dan memungkinkan pelacakan riwayat sambil menjaga integritas data dari waktu ke waktu, menurut pengumuman Bvlgari.
Implementasi Bvlgari mencerminkan tren yang lebih luas di industri barang mewah, di mana minat konsumen terhadap asal-usul produk dan verifikasi keaslian semakin meningkat. Sistem autentikasi dan pelacakan digital telah menjadi elemen kunci dalam membangun kepercayaan merek dan mempertahankan hubungan pelanggan jangka panjang.
Fabricio Buonamassa Stigliani, Direktur Kreatif Jam Tangan Bvlgari, menyatakan: “Digital Passport adalah fungsi orisinal dan tonggak penting dalam industri pembuatan jam tangan Swiss, yang menghadirkan contoh teknologi datamatrix dalam meningkatkan pengalaman pelanggan. Dengan menghubungkan setiap arloji ke digital passport, kami dapat menyediakan verifikasi keaslian yang lebih aman dan memperkuat transparansi serta interaksi dengan pelanggan.”
Sistem Digital Passport Bvlgari memastikan keaslian produk, keterlacakan, dan integritas data dari waktu ke waktu. Sumber: Bvlgari