Menurut Kementerian Keamanan Negara Tiongkok, pada 8 Juni, platform relay AI yang digunakan pengembang Tiongkok untuk mengakses model AI luar negeri dapat mengekspos data pengguna, memungkinkan transfer data lintas negara yang tidak sah, dan memfasilitasi perdagangan data ilegal. Kementerian itu memperingatkan bahwa beberapa operator menyimpan data pengguna di server mereka sendiri tanpa enkripsi yang memadai dan dapat beroperasi tanpa kualifikasi yang tepat.
Peringatan tersebut mencerminkan rezim ketat Tiongkok di bawah Undang-Undang Keamanan Siber, Undang-Undang Keamanan Data, dan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi, yang dapat mengharuskan persetujuan untuk transfer data pribadi atau data penting ke luar negeri.