5 Juni 2026 pukul 20.00 hingga 21.00 (UTC), ETH mencatat kenaikan positif kecil sebesar +0,64% dalam 1 jam, dengan rentang harga 1557,44-1591,41 USDT dan volatilitas 2,16%. Kinerja ini sangat kontras dengan tren penurunan tajam pasar kripto secara keseluruhan pada hari tersebut—RSI Bitcoin turun hingga 7,49, sementara RSI harian ETH ditutup di 9,52, mencatat rekor oversold paling ekstrem sejak Februari 2026.
Dorongan utama dari pergerakan tak wajar ini adalah technical rebound akibat kondisi oversold yang ekstrem. RSI harian ETH pada 5 Juni ditutup di 9,52, lebih rendah daripada pembacaan saat periode sell-off pada 5 Februari 2026, sehingga mengonfirmasi kelemahan yang bersifat sistematis. Sebagian short menutup posisi sebelum akhir sesi perdagangan Jumat, memicu masuknya pembelian jangka pendek.
Di saat yang sama, respons teknis di area likuiditas memperbesar volatilitas. Menurut analisis, terdapat likuiditas beli yang signifikan di area $1.940-$1.950; setelah ETH terus turun dan memasuki zona tersebut, muncul pemicu sinyal beli untuk sebagian strategi kuantitatif. Selain itu, terlihat efek rotasi di sektor altcoin—XRP, SOL, DOGE, dan beberapa koin utama lainnya mengalami terobosan TBO atau kehilangan level support penting. ETH sebagai kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar menarik sebagian dana yang ditarik keluar, sehingga membentuk efek “tempat berlindung” sementara.
Perlu ditekankan bahwa kenaikan positif kecil ini tidak mengubah tren bearish ETH dalam menengah. ETH telah mengonfirmasi dua terobosan TBO secara berurutan, struktur teknis mengalami kerusakan yang nyata. Target penurunan berikutnya mengarah ke $1.385; jika tembus, ETH akan menguji lebih dalam ke target proyeksi pola bendera bullish-bearish di $1.073. Stablecoin dominance terus meningkat (RSI berada di area overbought), yang menunjukkan dana sedang keluar dari pasar kripto. Investor perlu memantau secara ketat indikator stablecoin dominance dan pergerakan Bitcoin—faktor-faktor ini akan menentukan arah pergerakan jangka pendek ETH. Risiko volatilitas saat ini masih berada pada level tinggi.