Dewan FDIC Maju Mendorong Aturan RUU Kerahasiaan Perbankan bagi Penerbit Stablecoin

FDIC mengajukan aturan yang diusulkan untuk menetapkan standar kepatuhan Undang-Undang Kerahasiaan Bank (Bank Secrecy Act/BSA) dan kepatuhan sanksi bagi penerbit stablecoin yang terkait bank. Langkah ini akan berlaku untuk penerbit stablecoin yang diawasi FDIC dan mencakup pengawasan anti pencucian uang, konsultasi dengan Departemen Keuangan, serta ketentuan penegakan.

Kunci Utama:

    • Regulator bergerak untuk menetapkan standar kepatuhan bagi penerbit stablecoin pembayaran yang diawasi FDIC.
    • Persyaratan yang diusulkan mencakup program AML/CFT, kontrol sanksi, pelaporan, dan prosedur penegakan.
    • Proposal ini akan membentuk kerangka penegakan federal bagi penerbit stablecoin yang terkait kepatuhan anti pencucian uang dan sanksi.

FDIC Maju dengan Aturan Kepatuhan Stablecoin di Bawah GENIUS Act

Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) mengumumkan pada 22 Mei bahwa dewan mereka telah menyetujui pemberitahuan usulan pembuatan aturan untuk standar kepatuhan BSA dan sanksi yang mencakup penerbit stablecoin pembayaran yang diizinkan (PPSI) dan diawasi FDIC. Proposal ini akan menerapkan persyaratan berdasarkan Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act (GENIUS Act).

Sebuah PPSI adalah penerbit yang disetujui untuk menerbitkan stablecoin pembayaran di bawah pengawasan federal. Di bawah GENIUS Act, FDIC berperan sebagai regulator federal utama untuk PPSI yang merupakan anak perusahaan dari bank nonmember negara yang diasuransikan dan asosiasi tabungan negara yang disetujui oleh lembaga tersebut. Proposal ini akan mewajibkan penerbit-penrbit tersebut mengikuti program anti pencucian uang dan kontra pendanaan terorisme, program sanksi ekonomi, serta persyaratan pelaporan. FDIC menulis:

“Aturan yang diusulkan bertujuan untuk menetapkan prinsip-prinsip dan standar kepatuhan BSA serta sanksi yang sesuai.”

Proposal ini akan mengubah 12 CFR Bagian 350, regulasi stablecoin pembayaran FDIC. Perubahan tersebut akan menambahkan standar kepatuhan BSA dan sanksi untuk PPSI yang diawasi FDIC serta membuat subbagian baru yang mencakup pengawasan dan penegakan AML/CFT. Persyaratan tersebut akan berjalan bersama aturan dari Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) milik Departemen Keuangan dan Office of Foreign Assets Control (OFAC).

Proposal Akan Mengubah Aturan Stablecoin Pembayaran FDIC

Kerangka penegakan FDIC akan mendefinisikan tindakan penegakan AML/CFT yang mencakup perintah berhenti dan menindak (cease-and-desist), perjanjian tertulis, perintah persetujuan (consent orders), memorandum of understanding, dan denda uang perdata. Ini juga akan mencakup tindakan pengawasan yang signifikan yang terkait dengan dugaan kekurangan, kelemahan, pelanggaran hukum, atau praktik yang tidak aman yang melibatkan persyaratan AML/CFT. Komentar akan diterima selama 60 hari setelah publikasi di Federal Register.

Sebelum melakukan tindakan penegakan atau pengawasan tertentu, FDIC akan memberi setidaknya 30 hari kepada direktur FinCEN untuk meninjau tindakan yang direncanakan, kecuali tindakan yang lebih cepat diperlukan. FDIC akan membagikan materi AML/CFT yang relevan, termasuk draf temuan pemeriksaan, draf materi penegakan, kertas kerja (workpapers), dan penyerahan dari penerbit, sambil melindungi informasi yang bersifat istimewa (privileged). FDIC menulis:

“Secara keseluruhan, aturan yang diusulkan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, konsistensi, dan kejelasan pengawasan kepatuhan BSA dan sanksi.”

Proposal ini merupakan bagian dari dorongan lebih luas pada 2026 untuk menerapkan kerangka stablecoin pembayaran dari GENIUS Act. Pada bulan April, FDIC menyetujui proposal terpisah yang mencakup cadangan, penebusan (redemption), permodalan, manajemen risiko, kustodi, serta perlakuan asuransi simpanan untuk aktivitas stablecoin yang diawasi FDIC. Lembaga tersebut memperkirakan lima hingga 30 institusi yang diawasi FDIC dapat menerima persetujuan untuk menerbitkan stablecoin pembayaran melalui anak perusahaan dalam beberapa tahun pertama setelah undang-undang tersebut mulai berlaku.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar