Mantan CTO Ripple mengonfirmasi bahwa menghancurkan XRP yang disimpan dalam escrow tidak mempengaruhi harga, dan kinerja pasar Ripple lebih baik daripada XLM

XRP-3,58%
XLM-2,6%

Berita Gate News, pada 16 Maret, Chief Technology Officer Ripple yang terkenal, David Schwartz, memberikan bukti bahwa pembakaran token XRP yang disimpan tidak akan memberikan dampak positif yang substansial terhadap harga. Sejak peluncuran rencana pelepasan token yang disimpan pada tahun 2017, Ripple telah menjual sekitar 21,4 miliar XRP, namun diskusi terbaru mengenai pembakaran token yang disimpan yang berpotensi mendorong harga memicu perbincangan hangat di komunitas. Schwartz menunjukkan bahwa tindakan semacam ini mungkin hanya membuang-buang uang dan tidak secara signifikan meningkatkan nilai pasar.

Schwartz juga membagikan data perbandingan harga historis XRP dan Stellar (XLM) di forum X. Pada November 2019, Stellar mengumumkan pembakaran setengah dari total pasokannya, yaitu 55 miliar XLM, dengan harga sekitar 0,065 dolar AS saat itu. Namun, satu bulan setelah pembakaran, harga XLM turun menjadi 0,045 dolar AS, mengalami penurunan sebesar 30%. Sementara itu, selama periode yang sama, meskipun XRP mengalami penjualan di pasar, harganya turun dari 0,295 dolar AS menjadi 0,19 dolar AS, dengan penurunan sebesar 34%. Kedua mata uang ini kemudian pulih kembali. Saat ini, harga XRP sekitar 1,39 dolar AS, meningkat 371%, sedangkan XLM sekitar 0,164 dolar AS, meningkat 152%. Data ini menunjukkan bahwa pembakaran token tidak selalu secara langsung mendorong kenaikan harga.

Selain itu, Ripple tetap menjalankan rencana pelepasan sekitar 1 miliar XRP setiap bulan, tetapi kenyataannya hanya sekitar 200 juta XRP yang dilepaskan, sementara sisanya dikunci kembali untuk mengendalikan fluktuasi pasokan di pasar. Schwartz menegaskan bahwa harga pasar lebih banyak dipengaruhi oleh faktor permintaan dan penawaran secara keseluruhan serta kepercayaan investor jangka panjang, bukan semata-mata oleh tindakan pembakaran token.

Para analis berpendapat bahwa pernyataan ini dapat mempengaruhi ekspektasi komunitas XRP, mendorong investor untuk lebih fokus pada kebutuhan pasar nyata dan pasokan yang beredar, daripada hanya bergantung pada satu tindakan operasional saja. Diskusi ini juga kembali menyoroti keunikan XRP dalam ekosistem aset kripto, di mana performa jangka panjangnya lebih baik dibandingkan token sejenis seperti XLM, memberikan acuan bagi para investor.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Harga XRP Menembus $1,40 Sementara Tren Turun yang Lebih Luas Masih Berlanjut

Kenaikan terbaru XRP di atas $1.40 menunjukkan adanya pergeseran perilaku pasar setelah fase konsolidasi. Meskipun indikator momentum menunjukkan perbaikan, tren bearish yang lebih luas tetap berlanjut, sehingga membatasi potensi kenaikan. Dukungan yang berkelanjutan sangat penting untuk memperpanjang pemulihannya.

CryptoNewsLand2jam yang lalu

Tobu Top Tours Meluncurkan Platform Pembayaran Prabayar Berbasis XRP Ledger, Menargetkan Pasar Jepang senilai ¥30T

Tobu Top Tours telah menjalin kemitraan dengan SBI Ripple Asia untuk meluncurkan platform pembayaran token prabayar di XRP Ledger, memperoleh persetujuan regulasi di Jepang. Dijadwalkan diluncurkan akhir tahun ini, platform ini memungkinkan pengguna mengonversi yen menjadi token blockchain untuk berbagai layanan pariwisata. SBI Ripple Asia juga mengumumkan riset untuk meningkatkan pembayaran lintas negara Jepang–Korea menggunakan XRP Ledger.

GateNews2jam yang lalu

Sinyal Konsolidasi XRP Direset karena Setup Bullish Muncul

XRP baru-baru ini rebound ke $1.39 setelah diperdagangkan antara $1.20 dan $1.40 berkat membaiknya sentimen pasar. Penurunan signifikan pada open interest futures mencerminkan berkurangnya spekulasi, sementara indikator teknis menunjukkan kemungkinan terjadinya breakout bullish, dengan target $1.50 dan mungkin $1.80.

CryptoNewsLand3jam yang lalu

Pedagang Kalshi Memperkirakan XRP Akan Mencapai $1.60 pada Bulan April

Pedagang Kalshi memperkirakan XRP akan mencapai $1.60 pada bulan April di tengah meningkatnya permintaan dan arus masuk ETF yang signifikan. Dengan prospek teknis yang bullish dan pemungutan suara regulasi yang akan datang, dinamika pasar XRP menunjukkan potensi untuk kenaikan lebih lanjut, meskipun ada risiko penurunan level dukungan jika hasilnya tidak menguntungkan.

CryptoFrontier9jam yang lalu

Pendirian Cardano Hoskinson Mengklaim Pemegang XRP Tidak Punya Hak Hukum atas Aset Milik Ripple

Cardano punya Charles Hoskinson menegaskan bahwa pemegang XRP tidak memiliki hak hukum atas aset-aset milik Ripple, dengan menekankan kendali perusahaan terhadap distribusi XRP. Hal ini memicu ketegangan dengan komunitas XRP dan pertanyaan tentang siapa yang diuntungkan dalam mata uang kripto yang terkait perusahaan.

GateNews9jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar