Jamie Dimon mengatakan dia tidak akan membeli saham atau obligasi jangka panjang

JPM1,58%
US5000,88%

Jamie Dimon, CEO JPMorgan Chase, mengatakan ia tidak akan membeli pasar saham yang lebih luas atau US Treasurys berdurasi panjang pada harga saat ini. Dalam wawancara berdurasi satu jam dengan Wilfred Frost di 'The Master Investor Podcast,' Dimon memperingatkan bahwa para investor mungkin meremehkan risiko ekonomi dan geopolitik yang dihadapi pasar global. Ia mengatakan pasar belum sepenuhnya mencerminkan potensi konsekuensi dari perang, defisit pemerintah yang terus membesar, serta meningkatnya ketegangan antara kekuatan-kekuatan besar global. Dimon menyoroti perang di Ukraina dan Timur Tengah, hubungan AS-Tiongkok yang menegang, serta meningkatnya belanja militer sebagai ancaman utama yang berkembang sementara pemerintah menjalankan defisit fiskal yang besar. Ia berpendapat bahwa para investor mungkin belum siap menghadapi ancaman ekonomi dan geopolitik yang menguat secara bersamaan. Komentar ini muncul saat S&P 500 telah naik mendekati 10% tahun ini, didukung oleh belanja konsumen yang berlanjut, inflasi yang melandai, serta antusiasme investor yang kuat untuk perusahaan-perusahaan terkait artificial intelligence.

Dimon Memperingatkan Pasar Mengabaikan Risiko Geopolitik dan Fiskal

Jamie Dimon mengatakan sulit untuk menentukan secara tepat risiko mana yang sudah tercermin dalam harga pasar. Namun, ia berpendapat bahwa investor mungkin belum siap menghadapi apa yang bisa terjadi jika beberapa ancaman ekonomi dan geopolitik menguat pada saat yang sama. Dimon menyoroti perang di Ukraina dan Timur Tengah, hubungan yang menegang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, serta meningkatnya belanja militer sebagai ancaman besar bagi prospek ekonomi global. Tekanan-tekanan ini berkembang pada saat pemerintah sudah menjalankan defisit fiskal yang besar, yang meningkatkan risiko biaya peminjaman yang lebih tinggi di masa depan.

Dimon mengakui bahwa ekonomi global lebih tangguh dibandingkan dekade-dekade sebelumnya, sebagian karena banyak negara kini kurang bergantung pada sumber energi individual. Namun, ia tetap memperingatkan bahwa ketangguhan tidak menghapus risiko adanya titik balik mendadak. Menurut Dimon, bisa jadi diperlukan beberapa guncangan sebelum pasar dan ekonomi mencapai titik balik. Satu konflik atau peristiwa politik mungkin tidak cukup untuk memicu penurunan besar, tetapi kombinasi utang yang meningkat, ketidakstabilan geopolitik, dan suku bunga yang lebih tinggi pada akhirnya dapat menimbulkan tekanan serius.

S&P 500 Naik Mendekati 10% Tahun Ini di Tengah Ketangguhan

Dimon menyampaikan komentar ini ketika pasar keuangan relatif tangguh meski terjadi perang, tarif, dan kekhawatiran tentang utang pemerintah. S&P 500 telah naik mendekati 10% tahun ini, didukung oleh belanja konsumen yang berlanjut, inflasi yang melandai, serta antusiasme investor yang kuat untuk perusahaan-perusahaan terkait artificial intelligence.

Dimon Menyatakan Ia Tidak Akan Membeli US Treasurys Berdurasi Panjang atau Pasar Saham yang Lebih Luas

Saat ditanya apakah ia secara pribadi akan membeli US Treasurys berdurasi panjang, Dimon mengatakan ia tidak akan. Ia berpendapat bahwa harga obligasi Treasury menawarkan kenaikan terbatas pada level saat ini, terutama jika defisit pemerintah dan risiko inflasi terus menjaga suku bunga tetap tinggi. Jamie Dimon juga bersikap hati-hati terhadap saham. Meskipun ia mengatakan ia akan mempertimbangkan membeli satu perusahaan tertentu jika itu mewakili peluang investasi yang kuat, ia tidak akan membeli pasar saham yang lebih luas pada penilaian saat ini.

CEO JPMorgan Menyoroti Defisit Anggaran AS sebagai Titik Tekanan Masa Depan

CEO JPMorgan sangat prihatin terhadap defisit anggaran AS yang terus-menerus. Jamie Dimon mengatakan pinjaman pemerintah yang terus berlanjut pada akhirnya akan menjadi masalah dan dapat memaksa investor menuntut suku bunga yang lebih tinggi untuk mempertahankan utang AS. Secara keseluruhan, Dimon percaya pasar mungkin mengabaikan kemungkinan bahwa konflik geopolitik, tekanan fiskal, dan suku bunga yang lebih tinggi pada akhirnya bisa bergabung untuk menghasilkan guncangan besar.

FAQ

Apa yang dikatakan Jamie Dimon tentang membeli saham atau obligasi pada harga saat ini?
Jamie Dimon menyatakan ia tidak akan membeli pasar saham yang lebih luas atau US Treasurys berdurasi panjang pada harga saat ini. Ia berpendapat harga Treasury menawarkan potensi kenaikan yang terbatas pada level saat ini dan ia tidak akan membeli pasar saham yang lebih luas pada penilaiannya saat ini, meski ia akan mempertimbangkan membeli satu perusahaan tertentu jika itu mewakili peluang investasi yang kuat.

Mengapa Jamie Dimon percaya investor meremehkan risiko?
Dimon mengatakan pasar belum sepenuhnya mencerminkan potensi konsekuensi dari perang di Ukraina dan Timur Tengah, hubungan AS-Tiongkok yang menegang, meningkatnya belanja militer, serta defisit pemerintah yang terus membesar. Ia berpendapat investor mungkin belum siap menghadapi apa yang bisa terjadi jika beberapa ancaman ekonomi dan geopolitik menguat pada saat yang sama.

Apa kekhawatiran utama Jamie Dimon tentang utang pemerintah AS?
CEO JPMorgan sangat prihatin terhadap defisit anggaran AS yang terus-menerus. Dimon mengatakan pinjaman pemerintah yang terus berlanjut pada akhirnya akan menjadi masalah dan dapat memaksa investor menuntut suku bunga yang lebih tinggi untuk mempertahankan utang AS.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar