Menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang, negara tersebut mencatat 671.236 bayi baru lahir dan tingkat kesuburan total 1,14 pada 2025, dengan keduanya menjadi rekor terendah sejak statistik dimulai, seperti yang diumumkan pada 3 Juni. Angka itu mencerminkan penurunan 2,2% year-over-year.
Populasi bayi baru lahir Jepang telah turun selama 10 tahun berturut-turut. Lembaga Penelitian Nasional tentang Kependudukan dan Jaminan Sosial pemerintah sebelumnya memperkirakan jumlah kelahiran akan turun menjadi sekitar 670.000 pada 2040, tetapi tonggak itu telah tiba 15 tahun lebih cepat dari jadwal.