
Penganalisis on-chain, Yuyin, memantau pada 14 April bahwa produser musik terkenal Taiwan, Huang Licheng (Maji Da Ge), memegang posisi long ETH senilai 29 juta dolar AS di Hyperliquid, yang pada saat ETH mengalami kenaikan besar 8% pada hari itu menghasilkan keuntungan mengambang sebesar 2,14 juta dolar AS. Data Hyperbot juga menunjukkan bahwa Huang Licheng pada 13 April telah menutup semua posisi long Bitcoin.
(Sumber: Hyperbot)
Kenaikan 8% dalam sehari untuk ETH adalah kabar baik di neraca yang jarang muncul setelah Maji Da Ge terus berada di bawah tekanan. Data kunci untuk posisi ETH-nya saat ini adalah sebagai berikut:
Nilai posisi long ETH: sekitar 29 juta dolar AS (14.250 unit)
Harga rata-rata saat membuka posisi: 2.195 dolar AS
Harga ETH saat ini: sekitar 2.365 dolar AS
Keuntungan mengambang: 2,14 juta dolar AS
Rasio leverage: 25x
Long BTC: pada 13 April sudah ditutup semuanya
Perlu diperhatikan khusus bahwa keuntungan mengambang sebesar 2,14 juta dolar AS saat ini masih merupakan angka di atas kertas. Di atas latar rugi kumulatif sebesar 26,4 juta dolar AS, keuntungan di neraca kali ini hanya setara dengan sekitar 8% dari total kerugian yang berhasil ditutup; jarak untuk kembali modal secara keseluruhan masih cukup jauh.
Jejak transaksi Hyperliquid milik Huang Licheng adalah catatan yang berulang kali mengalami likuidasi yang ditukar dengan leverage tinggi. Berdasarkan data on-chain, setelah ia mengalami likuidasi paksa pada 22 Maret, ia tetap masuk lagi, lalu kembali membuka posisi long ETH dengan leverage 25x, memegang sekitar 2.700 unit ETH senilai sekitar 5,7 juta dolar AS, dengan niat membalik keadaan melalui strategi roll-over. Namun pasar kembali tidak sesuai ekspektasi, posisi tersebut pada akhirnya seluruhnya dilikuidasi; pada saat itu, kerugian kumulatif sempat menembus 30,35 juta dolar AS.
Hal yang lebih menarik perhatian adalah tangkapan layar biaya transaksi yang ia pajang di X (dulu bernama Twitter)—biaya transaksi kumulatif di Hyperliquid miliknya sudah mendekati 2 juta dolar AS, dan disertai pernyataan yang banyak beredar: “Saya tidak pernah kalah; atau menang, atau dilikuidasi.”
Ucapan itu langsung memicu diskusi hangat di dunia kripto. Sebagian netizen mengejek bahwa hal itu bisa dipakai untuk melakukan copy trade secara terbalik; ada yang menunjukkan bahwa biaya transaksi yang mendekati 2 juta dolar AS sendiri berarti adanya kerugian besar pada modal; sementara yang lain mempertanyakan bahwa operasi berfrekuensi tinggi dengan leverage 25x merupakan perjudian berisiko tinggi, bukan trading profesional.
Huang Licheng adalah produser musik terkenal di Taiwan dan pendiri platform hiburan digital Machi X. Ia melakukan trading kripto berskala besar dengan leverage tinggi di Hyperliquid, dan seluruh catatan posisinya dapat ditelusuri melalui data on-chain, sehingga setiap kali ia mengalami likuidasi atau menambah posisi menjadi fokus pembicaraan terbuka dalam komunitas kripto, yang perlahan mengumpulkan gelar “Raja Likuidasi” secara daring.
Roll-over adalah strategi di mana setelah posisi dilikuidasi atau ditutup (flat), segera membangun posisi lagi dengan modal baru, dengan tujuan memulihkan kerugian melalui pantulan pasar. Bila dipadukan dengan kondisi leverage 25x, ETH hanya perlu turun sekitar 4% untuk memicu likuidasi paksa, dan setiap kali likuidasi tidak hanya membuat kehilangan pokok, tetapi juga menuntut akumulasi ulang biaya pembukaan posisi dan biaya suku bunga dana (funding rate). Akibatnya, dalam lingkungan yang terus mengalami kerugian, konsumsi modal menjadi semakin cepat memburuk.
Keuntungan mengambang sebesar 2,14 juta dolar AS saat ini hanya setara dengan sekitar 8% dari kerugian kumulatifnya sebesar 26,4 juta dolar AS. Meskipun harga ETH bertahan di level saat ini, keseluruhan posisi Huang Licheng setelah dikurangi kerugian historis masih berada dalam kondisi rugi yang besar; jarak yang dibutuhkan untuk kembali modal masih cukup signifikan. Napas lega di neraca kali ini lebih memiliki makna pada aspek psikologis, bukan perbaikan substansial dari sisi keuangan.
Artikel Terkait
Ethereum Memproses 200M Transaksi di Q1 2026, Naik 43% QoQ
Pendiri Ethereum Lubin: AI Akan Menjadi Titik Balik Penting untuk Kripto, Tapi Monopoli Raksasa Teknologi Menimbulkan Risiko Sistemik
DNS eth.limo Diserang, Vitalik Mendesak Pengguna untuk Menunda Akses dan Beralih ke IPFS
Arthur Hayes Memindahkan 3.000 ETH ke CEX Utama, Memicu Dugaan Spekulasi Aksi Jual