Pusat Data AI Memphis milik Musk memicu gelombang pengetatan kebijakan di AS; 70% warga AS menentang proyek lokal

Menurut pemberitaan CNBC, pusat data AI milik Elon Musk di Greater Memphis telah memicu penolakan komunitas yang meluas dan mendorong pengetatan kebijakan di seluruh Amerika Serikat selama dua tahun terakhir. Warga di dekat fasilitas Colossus dan Colossus II mengeluhkan kebisingan, emisi, dan tagihan utilitas yang terus meningkat, sementara keluhan dari warga Memphis telah memengaruhi keputusan kebijakan di seluruh negeri. Minggu ini, Gubernur New York Kathy Hochul memberlakukan moratorium pembangunan pusat data AI selama satu tahun, dan pekan lalu Gubernur New Jersey Mikie Sherrill mengesahkan legislasi untuk memastikan operator membayar biaya listrik yang adil.

Tantangan hukum kian bertambah. Warga Southaven, Mississippi mengajukan gugatan class action pada Juni dengan mendalilkan SpaceXAI menciptakan gangguan publik melalui kebisingan yang berlebihan, sementara NAACP menggugat di pengadilan federal pada April dengan mengklaim adanya pelanggaran terhadap Clean Air Act. Sebuah jajak pendapat Gallup menemukan 70% warga AS menentang pembangunan pusat data AI di komunitas mereka, dengan hampir setengahnya menentang dengan sangat tegas. SpaceX tidak menanggapi permintaan komentar.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar