Keterkejutan besar di pasar NFT: kelangkaan gagal, IP dan peralihan ke game menentukan siapa yang bisa bertahan sampai akhir

PENGU-8,86%
DOOD-1,81%

Berita Gate News: Pasar NFT sedang mengalami rekonstruksi mendalam, dan sebagian proyek mulai beralih dari aset spekulatif ke model operasional merek serta hak kekayaan intelektual (IP) yang berkelanjutan. Proyek yang diwakili oleh Pudgy Penguins dan Doodles, sedang memperluas batas bisnis melalui ritel, konten, dan AI; di antaranya, Pudgy Penguins telah mencapai penjualan lebih dari 13 juta dolar AS, yang menunjukkan kemampuannya mengubah aset di rantai menjadi bisnis di dunia nyata.

Saat ini, perpecahan industri terlihat jelas. Proyek NFT yang hanya mengandalkan kelangkaan secara bertahap kehilangan daya tarik. CEO CEX, Federico Variola, menyatakan bahwa kebanyakan NFT belum membuktikan kemampuan mereka untuk menghasilkan nilai secara stabil di luar ranah kripto, sehingga penilaian (valuasi) terus mendapat tekanan. Sementara itu, eksekutif industri Fernando Lillo Aranda berpendapat bahwa pasar tidak lagi mengakui logika “kelangkaan = nilai”; proyek yang benar-benar memiliki potensi jangka panjang harus membangun model bisnis yang lengkap, serta menciptakan kebutuhan pengguna di bidang ritel, media, atau game.

Bahkan jalur game pun mengalami pergeseran. Model awal “Play-to-Earn” sulit dipertahankan karena bergantung pada dorongan pengguna baru, dan saat ini secara bertahap beralih ke “Play-to-Own”, yang menekankan kepemilikan aset dan kegunaan yang nyata. Anton Efimenko, co-founder 8Blocks, mengatakan bahwa perubahan ini menurunkan tekanan untuk melakukan penjualan, sehingga kepentingan pemain menjadi lebih selaras dengan perkembangan ekosistem dalam jangka panjang.

Sementara itu, tokenisasi NFT IP menjadi tren baru. Model ini meningkatkan likuiditas dan memperluas jangkauan partisipasi, tetapi juga menghadirkan risiko seperti tata kelola yang terdistraksi (terpecah) serta penurunan loyalitas komunitas. Seiring masuknya dana spekulatif, keputusan proyek dapat menyimpang dari tujuan pengembangan jangka panjang, sehingga menyulitkan pengelolaan operasional merek.

Secara keseluruhan, industri NFT sedang memasuki tahap penyaringan. Proyek yang mampu melewati siklus kripto, membangun kebutuhan pengguna yang nyata, dan membentuk penutupan bisnis (business closed loop) memiliki ruang hidup yang lebih besar, sedangkan aset yang bergantung pada pemanasan (gorengan) jangka pendek secara bertahap keluar dari pasar. Ke depan, apakah kepemilikan digital dapat membentuk nilai yang stabil di bidang hiburan, budaya, dan konsumsi akan menjadi variabel kunci bagi perkembangan NFT.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

MicroStrategy Mengusulkan Dividen Dua Kali Sebulan untuk STRC guna Meningkatkan Likuiditas dan Menstabilkan Harga Saham

MicroStrategy mengusulkan untuk mengubah dividen saham preferen STRC dari bulanan menjadi dua kali sebulan untuk meningkatkan likuiditas dan menstabilkan harga saham, dengan mempertahankan imbal hasil tahunan sebesar 11,5%. Kekhawatiran atas struktur tersebut telah diangkat oleh kritikus Bitcoin Peter Schiff.

GateNews7jam yang lalu

Pi Network Meluncurkan Fitur Smart Contract Pertama di Testnet, Memungkinkan Pembayaran Berlangganan

Pi Network telah meluncurkan fitur Smart Contract pertamanya di Testnet, memungkinkan pengguna menyiapkan pembayaran berlangganan otomatis sambil tetap menjaga kendali atas dana mereka. Ini menandai pergeseran menuju kegunaan ekosistem dan menjadi dasar untuk kemungkinan penerapan di mainnet.

GateNews7jam yang lalu

Dompet Self-Custody Topnod Menjadi Mitra Resmi Blockchain Layer1 Pharos

Topnod telah bermitra dengan blockchain Layer1 Pharos, menyediakan dompet self-custody yang mudah digunakan untuk menyederhanakan akses ke aset dunia nyata. Dompet ini akan mendukung aktivitas airdrop Pharos dan memfasilitasi distribusi aset RWA di blockchain Pharos.

GateNews11jam yang lalu

Buck Protocol Mengumumkan Penutupan, Pemegang Akan Menerima Penebusan Penuh

Protokol Buck mengumumkan penutupan segera, memastikan para pemegang menerima pengembalian modal 100% dengan cadangan yang sepenuhnya didukung. Jendela penebusan telah dibuka tanpa batas waktu untuk pengambilan aset.

GateNews12jam yang lalu

XRP Berkembang Dari Aset Jembatan Menjadi Jaminan DeFi, Kata CEO Evernorth

CEO Evernorth, Asheesh Birla, sedang mengubah peran XRP dari alat penyelesaian menjadi aset produktif dalam keuangan terdesentralisasi, dengan fokus pada efisiensi modal. Perusahaan ini bertujuan untuk mengaktifkan modal yang tidak terpakai melalui inisiatif seperti pinjaman XRP native, memposisikan XRP sebagai pemain kunci di pasar kredit.

CryptoFrontier16jam yang lalu

Sui Meluncurkan Stablecoin USDsui di Seluruh Ekosistem DeFi

Sui telah meluncurkan USDsui, sebuah stablecoin yang terintegrasi ke dalam ekosistem DeFi-nya untuk perdagangan, pinjaman, dan pengembangan aplikasi, meningkatkan likuiditas serta membantu pengembang dalam membangun alat keuangan yang efisien.

GateNews22jam yang lalu
Komentar
0/400
Tidak ada komentar