Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan Nigeria (EFCC) mendakwa Usie Otukpa Osang dengan delapan tuduhan terkait penipuan investasi kripto yang diduga menipu CEO Australia Brian Jacques Creigh lebih dari 9 juta dolar AS antara Mei 2021 dan Mei 2022. Jaksa penuntut menduga Osang dan kaki tangannya menggunakan identitas palsu untuk meyakinkan Creigh berinvestasi di platform perdagangan kripto fiktif bernama Liquid Assets Group, menerima 19,806 bitcoin melalui dompet Binance. Kasus ini mencerminkan upaya lembaga anti-korupsi Nigeria untuk menangani tuduhan kejahatan siber internasional dan melawan persepsi bahwa negara tersebut merupakan surga yang aman bagi penipuan keuangan.
EFCC Mengajukan Delapan Tuduhan terhadap Osang atas Skema Kripto Senilai 8,43 Juta Dolar Australia
EFCC mendakwa Osang di hadapan Hakim Obiora Egwuatu di Pengadilan Tinggi Federal Abuja. Tuduhan tersebut melibatkan 8,43 juta dolar Australia (5,6 juta dolar AS) dan tambahan 3,64 juta dolar AS. Jaksa penuntut menduga penipuan terjadi antara Mei 2021 dan Mei 2022.
Osang dan beberapa kaki tangan yang masih buron menggunakan alias "Oscar Tyler" dan "Ford Thompson" untuk menipu Brian Jacques Creigh, seorang warga negara Australia dan CEO Panacea Capital. Penyidik mengklaim kelompok tersebut meyakinkan Creigh untuk berinvestasi di "Liquid Assets Group," sebuah platform perdagangan kripto online fiktif yang menjanjikan keuntungan besar.
Sebagai bagian dari skema, Osang diduga menerima 19,806 bitcoin (senilai sekitar 1,08 juta dolar AS saat itu) melalui dompet Binance. Osang menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan.
Pengadilan Menahan Terdakwa di Pusat Pemasyarakatan Kuje Menunggu Sidang Jaminan 14 Juli 2026
Setelah pembelaan, jaksa Christopher Mshelia meminta tanggal persidangan dan meminta agar terdakwa tetap ditahan. Penasihat hukum K.I. Shuaibu mengajukan jaminan.
Hakim Egwuatu memerintahkan Osang ditahan di Pusat Pemasyarakatan Kuje dan menjadwalkan sidang jaminan pada 14 Juli 2026.
Pejabat VASPA Menantang Narasi Surga Kejahatan Siber Nigeria
Rume Ophi, Pemimpin Program dan Komunikasi di VASPA, menanggapi persepsi bahwa Nigeria acuh tak acuh terhadap korban kejahatan siber internasional.
"Narasi itu sebagian besar adalah persepsi yang diperkuat yang tidak mencerminkan realitas upaya negara untuk memerangi kejahatan keuangan," kata Ophi kepada Bitcoin.com News.
Ophi menyarankan bahwa warga negara asing sering kali menjadi dalang sebenarnya di balik operasi ini, merekrut warga lokal untuk menjalankannya. Sambil mengakui bahwa lebih banyak yang dapat dilakukan, Ophi menekankan bahwa pihak berwenang Nigeria layak mendapatkan penghargaan atas upaya penegakan hukum mereka dan mendesak publik untuk segera melaporkan penipuan terkait kripto.
FAQ
Apa yang didakwakan EFCC kepada Usie Otukpa Osang?
EFCC mendakwa Osang dengan delapan tuduhan terkait penipuan investasi kripto yang diduga menipu CEO Australia Brian Jacques Creigh lebih dari 9 juta dolar AS antara Mei 2021 dan Mei 2022.
Kapan sidang jaminan untuk Osang dijadwalkan?
Hakim Egwuatu menjadwalkan sidang jaminan pada 14 Juli 2026. Osang ditahan di Pusat Pemasyarakatan Kuje hingga tanggal tersebut.
Berapa banyak bitcoin yang diduga diterima Osang dalam skema tersebut?
Jaksa penuntut menduga Osang menerima 19,806 bitcoin (senilai sekitar 1,08 juta dolar AS saat itu) melalui dompet Binance sebagai bagian dari skema penipuan.