Menurut Bloomberg, Nvidia mengumumkan di Computex di Taiwan bahwa Anthropic, OpenAI, dan SpaceX akan menjadi beberapa pengguna pertama CPU pusat data Vera, yang ditargetkan untuk produksi penuh pada kuartal ketiga. Vera adalah mikroprosesor pusat data mandiri pertama Nvidia, dengan desain Arm kustom berinti 88.
Nvidia mengklaim Vera 1,8x lebih cepat pada beban kerja terkait AI dibanding chip x86 berbasis Intel, meski hasil benchmark independen belum dipublikasikan. Vera akan bersaing dengan Intel Xeon, Epyc Advanced Micro Devices, dan Graviton milik Amazon. Nvidia berencana menawarkan rak Vera khusus CPU maupun sistem yang terhubung dengan GPU.