Menurut Kantor Pengendalian Aset Asing (OFAC) di Departemen Keuangan AS, Nobitex dan tiga bursa kripto Iran lainnya—Wallex, Bitpin, dan Ramzinex—ditetapkan sebagai sasaran sanksi. Departemen Keuangan menyebut peran Nobitex dalam memproses lebih dari 50% arus masuk aset digital Iran pada 2025 serta keterlibatannya dalam pengelakan sanksi dan pendanaan terorisme.
Sanksi itu juga menargetkan ketua dan co-founder Nobitex, Amir Hossein Rad, CEO Seyed Ali Khoee, serta co-founder Ali dan Mohammad Kharrazi. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan langkah tersebut mencerminkan penggunaan aset digital Iran untuk mengelakkan sanksi sementara ekonomi negara itu menghadapi tekanan berat. AS telah menyita sekitar $500 juta aset kripto Iran yang terkait dengan jaringan yang dikenai sanksi.