Saham Oracle Corp. anjlok 6,5% pada Senin ke level terendah dalam 14 bulan karena eskalasi baru antara AS dan Iran membuat pasar bergejolak. Penurunan ini melanjutkan koreksi sebesar 47% sejak awal Juni, didorong kekhawatiran investor terhadap akumulasi utang Oracle yang cepat serta ketergantungannya pada kontrak komputasi awan senilai $300 miliar dengan OpenAI. Oracle memiliki salah satu kewajiban kinerja (performance obligations) terbesar yang belum dipenuhi di industri teknologi, tetapi menumpuk utang dengan laju cepat untuk membangun kapasitas yang dibutuhkan guna memenuhi pesanan tersebut, sehingga memunculkan pertanyaan tentang risiko eksekusi dan kestabilan pelanggan utamanya.
Saham sempat naik tipis dalam perdagangan semalam. Pada Senin, saham ORCL jatuh di bawah level krusial $134 yang menjadi penopang saham tahun ini. Menjelang malam, ticker tersebut sedang tren di bagian teratas di Stocktwits, dengan volume pesan melonjak lebih dari 2.300% dalam 24 jam terakhir. Penilaian sentimen keseluruhan untuk ORCL naik menjadi 'sangat bullish' dari 'bullish' pada hari sebelumnya, pergeseran yang sering menyusul penurunan tajam pada sebuah saham.
Pedagang Ritel Bereaksi atas Penurunan ORCL di Stocktwits
Pedagang ritel di Stocktwits memperdebatkan kapasitas eksekusi Oracle dan implikasi kontraknya dengan OpenAI. Seorang trader menulis: "Oracle sekarang diperdagangkan di bawah posisi saat pertama kali mendaratkan kesepakatan OpenAI. Wall Street sedang menghitung ulang kontrak OpenAI senilai $300+ miliar sebagai liabilitas alih-alih aset. Dalam permainan ini, investor ritel adalah pihak yang menanggung kerugian."
Trader lain mengatakan: "Pasar melihat peluang, tetapi yang dikhawatirkan adalah eksekusi. Oracle memiliki salah satu backlog AI terbesar di industri. Tantangannya: mengubah kontrak menjadi pendapatan sambil membiayai infrastruktur AI besar-besaran. $55B+ yang diinvestasikan pada pusat data AI telah menekan arus kas bebas, dengan kebutuhan modal lebih besar untuk ekspansi."
OpenAI dan Oracle menandatangani kontrak komputasi awan lima tahun senilai $300 miliar pada September lalu. Mulai 2027, Oracle akan memasok OpenAI dengan daya komputasi yang dibutuhkan untuk melatih dan menjalankan model AI frontier miliknya.
Oracle Melaporkan Backlog Rekor dan Rencana Penggalangan Dana $40 Miliar
Bulan lalu, Oracle melaporkan hasil kuartal keempat yang melampaui ekspektasi dan mengatakan backlog melonjak 363% menjadi rekor $638 miliar. Oracle memperkirakan belanja modal hingga $95 miliar untuk tahun fiskal 2027, menyusul belanja $55,7 miliar pada tahun fiskal sebelumnya.
Untuk mencapai itu, Oracle mengatakan akan menggalang $40 miliar dalam bentuk utang dan ekuitas pada tahun fiskal ini. Pada tahun fiskal yang baru saja berakhir, Oracle mengumpulkan $43 miliar dari pembiayaan utang dan $5 miliar dari ekuitas.
Melemahnya Posisi OpenAI Memicu Kekhawatiran
Ketergantungan Oracle pada OpenAI dan melemahnya posisi startup AI tersebut telah memunculkan kekhawatiran seputar kasus investasi ORCL. Anthropic kini bernilai lebih tinggi daripada OpenAI dan juga dilaporkan memiliki laju pendapatan tahunan yang lebih tinggi.
Laporan menunjukkan bahwa OpenAI telah mendorong IPO-nya ke tahun depan. Apple mengajukan gugatan yang menuduh OpenAI melakukan pencurian rahasia dagang. Perkembangan ini telah memperkuat kekhawatiran terhadap bisnis startup AI tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
FAQ
Mengapa saham Oracle jatuh ke level terendah 14 bulan pada Senin?
Saham Oracle anjlok 6,5% pada Senin ke level terendah dalam 14 bulan karena eskalasi baru antara AS dan Iran membuat pasar bergejolak. Penurunan ini melanjutkan koreksi sebesar 47% sejak awal Juni, didorong kekhawatiran investor terhadap akumulasi utang Oracle yang cepat serta ketergantungannya pada kontrak komputasi awan senilai $300 miliar dengan OpenAI.
Berapa backlog Oracle dan rencana belanja modalnya?
Bulan lalu, Oracle melaporkan backlog rekor sebesar $638 miliar, naik 363%. Oracle memperkirakan belanja modal hingga $95 miliar untuk tahun fiskal 2027, menyusul belanja $55,7 miliar pada tahun fiskal sebelumnya. Oracle mengatakan akan menggalang $40 miliar dalam bentuk utang dan ekuitas pada tahun fiskal ini.
Bagaimana pedagang ritel di Stocktwits bereaksi terhadap penurunan saham Oracle?
Volume pesan Stocktwits untuk ORCL melonjak lebih dari 2.300% dalam 24 jam terakhir. Pedagang ritel memperdebatkan kapasitas eksekusi Oracle, dengan salah satu menyatakan bahwa Wall Street sedang menghitung ulang kontrak OpenAI senilai $300 miliar sebagai liabilitas alih-alih aset. Trader lain menyoroti kekhawatiran tentang mengubah kontrak menjadi pendapatan sambil membiayai infrastruktur AI besar-besaran.