Saham Paytm Turun Setelah RBI Membatalkan Izin Perbankan karena Pelanggaran Kepatuhan

Berita Gate, 27 April — Saham Paytm, perusahaan layanan pembayaran dan keuangan asal India, turun hingga 8,4% sebelum memangkas kerugian menjadi sekitar 3,5% setelah Reserve Bank of India (RBI) membatalkan izin perbankan Paytm Payments Bank minggu lalu. RBI mengatakan bank tersebut mengalami pembatasan sejak 2022 karena pelanggaran dalam uji tuntas nasabah (verifikasi KYC), penggunaan dana, dan infrastruktur teknologi. Membiarkannya berlanjut tidak akan melayani para penyimpan dana maupun kepentingan publik, kata regulator.

Masalah kepatuhan tersebut signifikan. Regulator menemukan ratusan ribu akun tanpa verifikasi Know Your Customer (KYC) yang semestinya, yaitu pemeriksaan identitas yang diwajibkan oleh perusahaan keuangan. Selain itu, ribuan kasus menunjukkan satu Nomor Akun Permanen (PAN), nomor identifikasi pajak India, yang terhubung ke banyak akun, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait pencucian uang. RBI juga menemukan bahwa laporan kepatuhan yang diajukan bank tidak lengkap atau tidak benar, yang menandakan adanya masalah tata kelola yang lebih luas.

Perusahaan induk One 97 Communications menyetujui penghentian operasional bank dan akan mempercepat kerja sama dengan bank pihak ketiga untuk mendistribusikan pembayaran dan layanan keuangan. Beberapa pedagang mungkin perlu pengaturan pembayaran baru jika kode QR Paytm, soundbox, atau terminal POS mereka terhubung ke akun Paytm Payments Bank. Pengguna yang memegang FASTags (stiker pembayaran tol elektronik) yang diterbitkan oleh bank perlu penggantian, karena pengisian saldo berhenti setelah 15 Maret 2024. Paytm memperkirakan dampak langsung EBITDA tahunan (laba operasional) sebesar 300–500 crore rupee (sekitar $32–54 juta USD), dengan potensi kerusakan jangka panjang akibat terkikisnya kepercayaan pelanggan.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar