Polymarket Diduga Menggunakan Video Perdagangan Palsu dan Influencer Adin Ross untuk Memasarkan ke Pengguna AS, Laporan WSJ

Menurut Wall Street Journal, Polymarket diduga memasarkan platform market prediksinya melalui kreator berbayar yang menerbitkan video simulasi trading dan klaim profit palsu di media sosial. Para kreator menggunakan situs web palsu yang meniru antarmuka asli Polymarket untuk merekam konten trading, dengan beberapa video yang menampilkan keuntungan yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Beberapa video tersebut dilaporkan dikirimkan ke Polymarket untuk ditinjau.

Polymarket mengelola kampanye pemasaran influencer lewat agensi Virality dan menjalin kemitraan promosi bernilai beberapa juta dolar AS dengan streamer Adin Ross untuk mendorong keterlibatan pengguna, demikian laporan tersebut. Aktivitas pemasaran tersebut dilaporkan menjangkau pengguna di AS meski layanan Polymarket dibatasi di Amerika Serikat.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar