Pakar Universitas Qatar Memperingatkan Kesepakatan AS-Iran Kecil Kemungkinannya, karena Kedua Pihak Menolak Konsesi

Pada 8 Juni, Jin10 melaporkan bahwa seorang asisten profesor di Qatar University menyatakan bahwa Iran, AS, dan Israel menggunakan kawasan Timur Tengah yang lebih luas sebagai alat tawar dalam perundingan yang sedang berlangsung. Pakar tersebut memperingatkan bahwa kesepakatan AS–Iran akan sangat sulit dicapai karena kedua belah pihak sama-sama meyakini mereka sedang menang, sehingga menolak untuk membuat konsesi. Ia menambahkan bahwa AS dan Israel menekan Iran melalui Lebanon, sementara Iran memberi sinyal siap untuk melanjutkan serangan lagi melalui negara-negara di kawasan Teluk—dinamika yang digambarkan sangat berbahaya bagi kawasan tersebut.
Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar