SBS Transit Menghadapi Pertanyaan Seputar Kontrak Bus, Keahlian Dewan Sebelum RUPS

CryptoFrontier

Asosiasi Investor Sekuritas (Singapura) telah mengangkat kekhawatiran mengenai posisi kompetitif operator angkutan umum SBS Transit, pengawasan dewan, dan keberlanjutan keuangan menjelang rapat umum tahunan perusahaan pada 23 April, menurut pertanyaan yang diungkapkan di Bursa Efek Singapura. Pertanyaan tersebut menyoroti tekanan terhadap dominasi SBS Transit di segmen bus setelah hasil yang beragam dalam tender-tender baru-baru ini dan tantangan operasional pada 2025.

Penurunan Pangsa Pasar dan Kinerja Tender

Pangsa pasar SBS Transit di segmen bus telah turun menjadi sekitar 57 persen pada 2024 dan 2025 dari sekitar 62 persen pada 2022 dan 2023, menurut informasi yang diungkapkan. Perusahaan kini mengoperasikan delapan paket bus yang mencakup 207 rute bus setelah kalah dua dari empat tender paket bus terbaru—Jurong West dan Tampines—sementara mempertahankan Bukit Merah dan Seletar.

Asosiasi Investor Sekuritas (Singapura) mempertanyakan apakah dewan SBS Transit telah menilai mengapa penawaran untuk paket bus Tampines tidak berhasil meskipun menawarkan harga yang kompetitif. Asosiasi tersebut juga bertanya apakah dewan telah mengarahkan manajemen untuk memperkuat daya saing penawarannya menjelang tender Serangoon-Eunos yang akan datang.

Sebagai respons, SBS Transit menyatakan bahwa penghargaan tender didasarkan pada kombinasi kualitas dan harga, dan bahwa penawar yang memenangkan Tampines memperoleh skor keseluruhan yang lebih tinggi dalam kerangka evaluasi yang ditetapkan oleh Otoritas Angkutan Darat (LTA). “Manajemen terus menyempurnakan pendekatannya untuk memastikan proposal ke depan akan sesuai dengan ekspektasi LTA,” kata perusahaan.

Strategi Elektrifikasi dan Inovasi

Asosiasi Investor Sekuritas (Singapura) meminta kejelasan mengenai kemampuan SBS Transit untuk menerapkan dan mengoperasikan armada bus listrik dalam skala besar, mengingat elektrifikasi kini menjadi inti dari strategi angkutan umum Singapura. Asosiasi tersebut bertanya bagaimana kelompok ini berinvestasi untuk membangun keahlian dan membedakan diri dalam bidang tersebut.

SBS Transit menunjuk Depo Bus Sengkang West—yang digambarkan sebagai depo bus listrik multi-lantai besar pertama di Singapura—sebagai contoh kemampuannya. Perusahaan menyatakan bahwa pihaknya meningkatkan upaya di bidang-bidang seperti elektrifikasi dan inovasi.

Keberlanjutan Keuangan Kereta

Asosiasi Investor Sekuritas (Singapura) mempertanyakan apakah operasi kereta SBS Transit dapat berdiri sendiri secara finansial. SBS Transit menyatakan bahwa bisnis keretanya berkelanjutan secara finansial berdasarkan kerangka pembiayaan kereta Singapura yang diluncurkan pada 2025, di mana Otoritas Angkutan Darat memiliki semua aset operasi kereta seperti kereta dan sistem persinyalan, sementara operator swasta hanya berfokus pada operasi dan pemeliharaan.

Berdasarkan sistem baru, operator menerima biaya layanan tetap alih-alih bergantung pada pendapatan tarif. SBS Transit mencatat bahwa Singapore One Rail—usaha patungan antara SBS dan RATP Dev Asia—akan mengoperasikan Jalur Jurong Region yang akan datang berdasarkan model ini.

SBS Transit juga menyatakan bahwa perusahaan tidak terekspos pada penalti keuangan apa pun untuk dua keterlambatan layanan yang berlangsung lebih dari 30 menit pada 2025. Menurut perusahaan, Otoritas Angkutan Darat “telah memastikan bahwa akar penyebab keterlambatan di Jalur Downtown dan Jalur North East terkait dengan faktor eksternal di luar kendali kami.” Perusahaan menambahkan: “Keandalan operasi kereta kami saat ini dibandingkan dengan operator global terkemuka dan jaringan kereta kami tetap termasuk yang paling andal di dunia.”

Keahlian Dewan dan Pengawasan

Asosiasi Investor Sekuritas (Singapura) mempertanyakan apakah dewan memiliki kualifikasi yang cukup untuk mengawasi bisnis kereta yang kompleks, khususnya di bidang seperti pemeliharaan, rekayasa, keselamatan, elektrifikasi, serta teknologi yang sedang berkembang termasuk autonomous driving dan artificial intelligence. Asosiasi tersebut juga bertanya bagaimana dewan memastikan dirinya dapat menuntut manajemen dengan tepat jika dewan itu sendiri tidak memiliki pengetahuan teknis yang mendalam.

Dewan SBS Transit menanggapi bahwa dewan menilai keahlian dan pengalaman tim secara keseluruhan, bukan apakah setiap direktur merupakan ahli teknis. Dewan menyatakan bahwa dewan bergantung pada masukan dari manajemen, staf teknis, dan ahli independen untuk memberikan pengawasan dan memastikan dewan membuat keputusan yang tepat. Sebuah dewan anak perusahaan kereta khusus, yang mencakup anggota dengan puluhan tahun pengalaman operasional, telah dibentuk untuk mendukung dewan utama dalam menangani urusan teknis.

Presiden dan direktur pelaksana Sias David Gerald mencatat bahwa pertanyaan semacam itu dimaksudkan untuk membantu pemegang saham dan dewan saling memahami dengan lebih baik serta mengadakan diskusi yang lebih bermakna.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar