Senator Demokrat di Senat Minta Sidang Terkait Kepemilikan Kripto Trump Senilai 1,2 Miliar Dolar AS

TRUMP0,92%
WLFI1,20%
BTC0,57%
ETH1,84%
MEME2,73%

Lima senator Partai Demokrat menyerukan diadakannya sidang di Kongres terkait kepemilikan kripto Presiden Donald Trump setelah pengungkapan keuangan mengungkapkan pendapatan terkait kripto sebesar lebih dari 1,2 miliar dolar AS. Senator Elizabeth Warren, Richard Blumenthal, Gary Peters, Dick Durbin, dan Ron Wyden menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa pengungkapan tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi konflik kepentingan, pengaruh asing, dan peran Trump dalam membentuk kebijakan kripto sambil mendapatkan keuntungan dari industri tersebut. Dorongan ini muncul saat pemerintahan Trump berupaya mendapatkan persetujuan Kongres untuk Clarity Act, undang-undang kripto bersejarah yang saat ini tertunda karena ketentuan etika yang menargetkan pengusaha kripto milik presiden.

Senator Menyoroti Konflik Kepentingan dan Kekhawatiran Regulasi

Kelima senator tersebut—yang mewakili Demokrat teratas di komite Perbankan Senat, Investigasi, Keamanan Dalam Negeri, Kehakiman, dan Keuangan—meminta diadakannya sidang di seluruh badan tersebut. Dalam pernyataan Jumat, para legislator mengatakan pengungkapan itu meningkatkan kekhawatiran bahwa presiden mendorong Kongres agar meloloskan legislasi kripto yang menguntungkan industri tempat ia meraup keuntungan, langkah pemerintahan untuk mengecualikan mata uang kripto dan penyedia layanan dari regulasi jasa keuangan yang sudah ada, serta langkah untuk melemahkan penegakan hukum termasuk membubarkan National Cryptocurrency Enforcement Team milik Departemen Kehakiman.

Kepemilikan World Liberty Financial Melibatkan Bangsawan UEA

Para senator secara khusus menyoroti bahwa pengungkapan Trump menunjukkan adanya pihak ketiga yang tidak diketahui memiliki saham di perusahaan kripto keluarga Trump, World Liberty Financial. Bangsawan UEA membeli saham sebesar 49% di perusahaan tersebut tahun lalu.

Clarity Act Mandek karena Ketentuan Etika

Permintaan untuk sidang tersebut datang saat pemerintahan Trump mendorong Kongres agar mengesahkan Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang yang akan secara resmi melegalkan sebagian besar aktivitas kripto di Amerika Serikat. Rancangan ini tertunda karena banyak persoalan, terutama perbedaan pendapat terkait ketentuan etika yang menargetkan kemampuan presiden untuk menerbitkan dan mengesahkan aset digital saat menjabat. Clarity Act maju keluar dari Komite Perbankan Senat pada Mei setelah dua Demokrat keluar dari partainya untuk mendukung pemajuan rancangan tersebut, meskipun para legislator memperingatkan bahwa kesepakatan atas bahasa etika masih diperlukan untuk mendapatkan suara mereka di sidang Senat. Para pendukung undang-undang berargumen bahwa rancangan ini perlu melewati Kongres pada Agustus agar dapat menjadi undang-undang tahun ini, mengingat pemilu sela November yang semakin dekat.

Pengungkapan Menunjukkan Pendapatan Kripto sebesar 1,2 Miliar Dolar AS

Laporan pengungkapan keuangan Trump, yang dirilis bulan lalu, menunjukkan bahwa ia memperoleh lebih dari 1,2 miliar dolar AS dari usaha-usaha terkait kripto. Pengungkapan tersebut mencakup lebih dari 635 juta dolar AS yang terkait dengan koin meme Trump dan lebih dari 588 juta dolar AS dari penjualan token yang terhubung dengan World Liberty Financial. Pengungkapan itu juga menunjukkan Trump memiliki puluhan juta dolar AS dalam bentuk Bitcoin dan Ethereum.

FAQ

Apa yang diminta Demokrat Senat terkait kepemilikan kripto Trump?
Lima senator Demokrat—Elizabeth Warren, Richard Blumenthal, Gary Peters, Dick Durbin, dan Ron Wyden—menyerukan sidang di Kongres terkait kepemilikan kripto Presiden Trump setelah pengungkapan keuangan menunjukkan pendapatan terkait kripto sebesar lebih dari 1,2 miliar dolar AS.

Mengapa para senator meminta sidang terkait usaha kripto Trump?
Para legislator menyebut kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan, pengaruh asing, dan peran Trump dalam membentuk kebijakan kripto sambil memperoleh keuntungan dari industri tersebut. Mereka menyoroti langkah pemerintahan untuk mengecualikan mata uang kripto dari regulasi jasa keuangan yang sudah ada dan melemahkan penegakan hukum, termasuk membubarkan National Cryptocurrency Enforcement Team milik Departemen Kehakiman.

Apa itu Clarity Act dan mengapa tertunda?
Clarity Act adalah legislasi yang akan secara resmi melegalkan sebagian besar aktivitas kripto di Amerika Serikat. Rancangan ini tertunda karena perbedaan pendapat mengenai ketentuan etika yang menargetkan kemampuan presiden untuk menerbitkan dan mengesahkan aset digital saat menjabat. Legislasi ini maju keluar dari Komite Perbankan Senat pada Mei, tetapi memerlukan kesepakatan atas bahasa etika untuk mengamankan suara di sidang Senat.

Penafian: Informasi di halaman ini mungkin berasal dari sumber pihak ketiga dan hanya untuk referensi. Ini tidak mewakili pandangan atau pendapat Gate dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Perdagangan aset virtual melibatkan risiko tinggi. Mohon jangan hanya mengandalkan informasi di halaman ini saat membuat keputusan. Untuk detailnya, lihat Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar