Pasukan Kepolisian Singapura mencegah lebih dari $4,2 juta dalam potensi kerugian penipuan kripto melalui operasi berdurasi enam minggu bersama Coinbase dan enam bursa lainnya, dari 16 April hingga 31 Mei 2023. Anti-Scam Centre dan Cyber Investigation Branch menggunakan alat analisis blockchain dari Chainalysis dan TRM Labs untuk mengidentifikasi lebih dari 145 individu yang berisiko mentransfer dana kepada penipu dalam kategori penipuan peniruan pejabat pemerintah, investasi, pekerjaan, dan cinta. Coinbase Singapura mengumumkan hasil operasi tersebut pada 10 Juli melalui postingan di X. Operasi ini menggabungkan kewenangan investigasi resmi dengan informasi pelanggan yang dimiliki platform kripto, menciptakan jalur langsung dari aktivitas blockchain yang mencurigakan menuju tindakan pencegahan sebelum transfer diselesaikan. Polisi Singapura menekankan bahwa model kemitraan ini merupakan komitmen berkelanjutan untuk menjaga publik melalui operasi proaktif yang berbasis intelijen bersama mitra sektor swasta.
Petugas polisi menggunakan alat analitis dari Chainalysis dan TRM Labs untuk menelaah aktivitas yang terkait dengan penipuan peniruan pejabat pemerintah, penipuan investasi, pekerjaan, dan cinta. Analisis tersebut membantu otoritas mengidentifikasi orang-orang yang tampak berisiko mentransfer kripto. Penyelidik kemudian bekerja sama dengan bursa untuk menghubungkan aktivitas mencurigakan dengan pelanggan yang dapat dihubungi.
Coinbase Singapura menyatakan dalam postingan X-nya pada 10 Juli: “Selama 6 minggu terakhir, Coinbase bekerja sama erat dengan Singapore Police Anti-Scam Centre dan Cyber Investigation Branch dalam operasi anti-penipuan bersama. Bersama, kami mencegah 145+ orang kehilangan gabungan $4,2M+ akibat penipuan.”
Catatan blockchain dapat mengungkap pola transaksi, tetapi otoritas tetap memerlukan cara untuk mengidentifikasi dan menghubungi orang-orang yang mungkin sedang menyiapkan pengiriman dana. Operasi Polisi Singapura menggabungkan kewenangan investigasi resmi dengan informasi pelanggan yang dimiliki platform kripto.
Coinbase, Coinhako, Gemini, Independent Reserve, OKX, StraitsX, dan Upbit berpartisipasi dalam operasi yang dipimpin polisi. Pasukan Kepolisian Singapura mengatakan perusahaan-perusahaan tersebut memberikan informasi pelanggan yang tepat waktu yang membantu petugas melakukan lebih dari 145 intervensi yang ditargetkan. Kontak tersebut dilakukan melalui telepon dan tatap muka.
Pasukan Kepolisian Singapura menyoroti: “Bursa kripto yang berpartisipasi mendukung operasi dengan menyediakan informasi pelanggan yang tepat waktu, memfasilitasi lebih dari 145 intervensi tertarget yang dilakukan melalui telepon dan tatap muka, serta memungkinkan petugas menjangkau calon korban penipuan sebelum dana hilang.”
Angka yang diumumkan oleh Polisi Singapura menyoroti potensi kerugian yang dicegah, yang mencerminkan fokus operasi pada intervensi dini sebelum dana ditransfer. Rilis resmi menekankan skala jangkauan dan koordinasi, meskipun tidak memuat rincian terperinci seperti kasus per kasus atau data level transaksi.
Pasukan Kepolisian Singapura menyatakan: “Polisi akan terus bekerja sama secara erat dengan bursa kripto dan mitra sektor swasta lainnya untuk memerangi kejahatan siber serta tetap berkomitmen menjaga publik melalui operasi proaktif yang berbasis intelijen.”
Kemitraan tersebut masih aktif. Pengungkapan tambahan dapat menunjukkan berapa banyak kasus yang diberi tanda yang dikonfirmasi sebagai penipuan dan seberapa sering intervensi polisi mencegah transfer. Data resmi lanjutan mengenai penipuan yang dikonfirmasi, tindakan penegakan, dan intervensi berulang akan memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang seberapa efektif model ini melindungi pengguna kripto.
Apa yang dilakukan Polisi Singapura dari 16 April hingga 31 Mei 2023?
Pasukan Kepolisian Singapura melalui Anti-Scam Centre dan Cyber Investigation Branch bekerja sama dengan Coinbase dan enam bursa kripto lainnya untuk mencegah lebih dari $4,2 juta dalam potensi kerugian penipuan melalui 145+ intervensi tertarget yang dilakukan melalui telepon dan tatap muka.
Bagaimana Polisi Singapura mengidentifikasi calon korban penipuan?
Petugas polisi menggunakan alat analisis blockchain dari Chainalysis dan TRM Labs untuk menelaah aktivitas yang terkait dengan penipuan peniruan pejabat pemerintah, penipuan investasi, pekerjaan, dan cinta, kemudian bekerja sama dengan bursa untuk menghubungkan aktivitas mencurigakan dengan pelanggan yang dapat dihubungi.
Bursa kripto mana saja yang berpartisipasi dalam operasi Polisi Singapura?
Coinbase, Coinhako, Gemini, Independent Reserve, OKX, StraitsX, dan Upbit menyediakan informasi pelanggan yang tepat waktu yang membantu petugas melakukan intervensi tertarget sebelum dana hilang.
Berita Terkait
INTERPOL Menangkap 5.811 Pelaku dalam Operasi Penipuan Perbankan Global, Membekukan $293 Juta
Bursa Kripto Korea Selatan Turun di Bawah 10 Triliun Won dalam Perdagangan Mingguan
Immunefi: Pada paruh pertama tahun 2023, terdapat 207 serangan peretas di dunia kripto, dengan kerugian senilai 9,72 miliar dolar AS
Polisi Thailand Tangkap Dua Orang atas Skema Pencucian Uang dan Penipuan Asmara Kripto senilai 122,5 juta dolar AS