Saham SK Hynix dan Samsung Electronics anjlok pada 13 Juli, dengan SK Hynix turun 12,43% menjadi 271.000 won dan Samsung Electronics melemah 8,42% menjadi 261.000 won pada pukul 2:03 PM. Para analis menyebut penurunan dipicu memudarnya ekspektasi terkait pencatatan ADR SK Hynix, kekhawatiran laba kuartal II yang diperkirakan meleset dari ekspektasi pasar yang tinggi, serta ketegangan geopolitik AS-Iran yang kembali memanas terkait Selat Hormuz selama akhir pekan. Indeks KOSPI turun 7,67% menjadi 6.902,37, menandai penutupan pertamanya di bawah 7.000 sejak 4 Mei.
Menurut data harga saham Yonhap Infomax (nomor layar 3111), SK Hynix diperdagangkan pada level 271.000 won pada pukul 2:03 PM pada 13 Juli, turun 12,43% dari hari perdagangan sebelumnya. Samsung Electronics mencatat 261.000 won pada waktu yang sama, turun 8,42%. Kedua saham tersebut merupakan pemimpin pasar dan dua saham semikonduktor terbesar, serta kerugian mereka melebar cepat selama perdagangan intraday.
Kim Seok-hwan, peneliti di Mirae Asset Securities, menyatakan bahwa "ekspektasi untuk pencatatan ADR SK Hynix, yang mendorong kenaikan harga saham belakangan ini, telah terwujud, sehingga memicu tekanan ambil untung setelah katalis menghilang." Ia menambahkan bahwa "kekhawatiran bahwa laba kuartal II mungkin tidak memenuhi ekspektasi pasar yang tinggi juga ikut berperan."
Han Ji-young, peneliti di Kiwoom Securities, mencatat bahwa "meski ADR SK Hynix berhasil, kekhawatiran terhadap siklus industri memori yang 'mencapai puncak' masih belum terselesaikan." Ia menjelaskan bahwa "volatilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada saham semikonduktor meningkatkan kelelahan pasar dan menyebabkan arus keluar pasokan." Han juga menyatakan bahwa "kembalinya intensitas konflik geopolitik akibat pengumuman yang saling bertentangan oleh AS dan Iran selama akhir pekan terkait rencana penutupan Selat Hormuz juga tampaknya berdampak."
Indeks KOSPI turun 7,67% menjadi 6.902,37 pada waktu yang sama. Ini merupakan pertama kalinya indeks jatuh di bawah 7.000 sejak 4 Mei, sekitar dua bulan lalu.
Indeks dibuka pada 7.412,03, turun 0,85%, lalu berfluktuasi, kemudian berbalik turun dan memperbesar kerugiannya secara cepat. Circuit breaker dipicu ketika KOSPI anjlok lebih dari 8%, sehingga menghentikan sementara perdagangan pada sore hari. Sebelumnya, sekitar pukul 10:34 AM, "sidecar sisi jual" juga diaktifkan di pasar sekuritas.
Perusahaan sekuritas menyarankan merespons pasar dengan pendekatan yang hati-hati dan bertahap, bukan pembelian yang terburu-buru.
Peneliti Kim menyatakan bahwa "penurunan tajam SK Hynix lebih dekat dengan penyesuaian volatilitas yang secara bersamaan mencerminkan hilangnya peristiwa pencatatan ADR jangka pendek, ekspektasi laba yang meningkat, dan pembongkaran posisi leverage, ketimbang hasil dari kerusakan kondisi industri semikonduktor atau arah profit jangka menengah hingga panjang." Ia merekomendasikan bahwa "hingga ketidakstabilan pasokan saat ini terselesaikan, pendekatan bertahap dengan mempertimbangkan volatilitas sesuai, bukan mengejar pembelian hanya berdasarkan premi ADR."
Apa yang menyebabkan saham SK Hynix dan Samsung Electronics jatuh pada 13 Juli?
Para analis mengaitkan penurunan tersebut pada memudarnya ekspektasi terkait pencatatan ADR SK Hynix, kekhawatiran bahwa laba kuartal II mungkin tidak memenuhi ekspektasi pasar yang tinggi, serta ketegangan geopolitik AS-Iran yang kembali memanas terkait Selat Hormuz selama akhir pekan.
Apa yang terjadi pada indeks KOSPI pada 13 Juli?
Indeks KOSPI turun 7,67% menjadi 6.902,37, menandai penutupan pertamanya di bawah 7.000 sejak 4 Mei. Circuit breaker dipicu ketika indeks anjlok lebih dari 8%, dan sebuah sidecar jual diaktifkan sekitar pukul 10:34 AM.
Berita Terkait
Saham KOSPI Turun 8% saat Goldman Mempertahankan Target 12.000 Meski Pemicu Circuit Breaker
ETF Leveraged Samsung dan SK Hynix Turun Hingga 43% Sejak Peluncuran 27 Mei
Volatilitas Saham Korea Meningkat Dua Kali Lipat di Taiwan dan Jepang di Tengah Konsentrasi Semikonduktor
Saham Samsung dan SK Hynix Turun 10% karena Kekhawatiran Memori Menuju Puncak (Peak-Out)