
Menurut laporan eksklusif Financial Times (FT) pada 30 April, SoftBank berencana membagi dan membentuk perusahaan independen baru di Amerika Serikat bernama Roze, dengan aktivitas mencakup robot AI serta infrastruktur pusat data, dengan target IPO paling cepat pada 2026 dan target valuasi sebesar 100 miliar dolar AS. Financial Times juga melaporkan bahwa terdapat keraguan di internal SoftBank terhadap target valuasi dan jadwal IPO.
Menurut laporan Financial Times pada 30 April, Roze dipimpin oleh Masayoshi Son, dengan tujuan mewujudkan investasi terkait AI SoftBank secara lebih konkret melalui skema IPO. Financial Times menjelaskan bahwa aset dasar Roze mencakup rangkaian akuisisi yang telah diselesaikan SoftBank dalam beberapa tahun terakhir:
DigitalBridge: dibeli pada awal 2026 senilai 3 miliar dolar AS, dengan portofolio yang mencakup aset pusat data seperti AtlasEdge, DataBank, dan Vantage Data Centers
Ampere Computing: akuisisi perusahaan perancang chip di AS senilai 6,5 miliar dolar AS
Divisi robot ABB: diumumkan akan diakuisisi senilai 5,4 miliar dolar AS
Financial Times juga menyorot bahwa SoftBank saat ini memiliki hampir 90% saham Arm Holdings, sementara detail saham terkait Roze masih dalam pembahasan. Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa SoftBank sempat melakukan negosiasi untuk membeli operator pusat data Switch dengan nilai sekitar 50 miliar dolar AS, tetapi transaksi itu dihentikan lebih awal pada tahun ini.
Menurut laporan Financial Times pada 30 April, proporsi aset terkait AI SoftBank terhadap nilai aset bersihnya telah meningkat dari sekitar 18% tiga tahun lalu menjadi lebih dari 60%. SoftBank telah menanamkan total lebih dari 41 miliar dolar AS untuk OpenAI, dan pada putaran terbaru menambah 30 miliar dolar AS di atas basis tambahan 30 miliar dolar AS yang sebelumnya telah disalurkan.
Menurut pemberitaan media, untuk membiayai investasi OpenAI putaran terbaru, SoftBank bulan lalu menandatangani perjanjian pinjaman sebesar 40 miliar dolar AS, yang disebut sebagai pinjaman satu kali terbesar dalam sejarah SoftBank dan sepenuhnya berdenominasi dolar AS; sementara ada juga laporan bahwa SoftBank memperoleh pinjaman margin sebesar 10 miliar dolar AS dengan saham OpenAI sebagai jaminan.
Menurut Financial Times mengutip orang dalam pada 30 April, terdapat keraguan di internal SoftBank terhadap target valuasi Roze dan jadwal IPO, dengan sebagian pihak menilai bahwa ketidakpastian akibat konflik geopolitik di Timur Tengah dapat memberi tekanan pada waktu peluncuran penawaran.
Financial Times juga melaporkan bahwa kekhawatiran investor global mengenai apakah laju pembangunan pusat data terlalu panas terus meningkat. Sebagai acuan valuasi, nilai pasar Arm saat ini sekitar 140 miliar dolar AS. Berhentinya negosiasi akuisisi Switch juga berarti masih ada celah pada portofolio aset Roze.
Menurut laporan eksklusif Financial Times pada 30 April, Roze adalah perusahaan independen baru yang direncanakan SoftBank dibentuk dengan pemisahan di Amerika Serikat, dengan bisnis mencakup robot AI dan infrastruktur pusat data, dengan target IPO paling cepat pada 2026 dan target valuasi sebesar 100 miliar dolar AS.
Menurut laporan Financial Times pada 30 April, aset dasar Roze meliputi: DigitalBridge yang dibeli senilai 3 miliar dolar AS (termasuk AtlasEdge, DataBank, dan Vantage Data Centers), Ampere Computing yang dibeli senilai 6,5 miliar dolar AS, serta divisi robot ABB yang diumumkan akan diakuisisi senilai 5,4 miliar dolar AS.
Menurut laporan media, akumulasi investasi SoftBank pada OpenAI telah melebihi 41 miliar dolar AS, dan pada bulan lalu menandatangani perjanjian pinjaman sebesar 40 miliar dolar AS untuk mendanai putaran investasi terbaru; selain itu ada pemberitaan mengenai pinjaman margin sebesar 10 miliar dolar AS yang diperoleh dengan saham OpenAI sebagai jaminan.
Artikel Terkait
PayPal merestrukturisasi tiga lini bisnis utama, dengan aset kripto dan PYUSD sebagai divisi inti
Forefront Tech Menyelesaikan Penetapan Harga $100M IPO, untuk Listing di Nasdaq
ETF Spot Ethereum Alami Net Outflow $21,8 Juta pada 28 April, ETHA dari BlackRock Memimpin dengan $13,2 Juta
PayPal akan Memisahkan Venmo Menjadi Unit Mandiri Dengan Hampir 100 Juta Pengguna
Pendapatan Amazon di Q1 Melonjak 17% menjadi 181,5 miliar dolar AS karena Penjualan AWS Naik 28%
ETF Spot Ethereum Mengalami Arus Keluar 87,72 Juta Dolar AS pada 29 April, Dipimpin oleh Fidelity